Lamaran Manis yang Tak Terduga ala Laksmi dan Made

By Anita Ve on under How To

Proposal yang diterima oleh Laksmi dari pacarnya sungguh tak terduga.

Awalnya, Molly, sahabat Laksmi yang akan menikah beberapa bulan kemudian, meminta tolong kepada Laksmi untuk survey lokasi yang akan digunakan untuk video singkat yang meliput sahabat-sahabat Molly.

Menurut Laksmi, ia ditunjuk oleh Molly karena ia adalah teman yang paling cerewet diantara lainnya. Selain itu, Laksmi juga mengaku cukup organized. Ia pun mulai mencari restoran yang unik, lucu dan agak sepi di Bandung, sesuai permintaan Molly.

Akhirnya, Laksmi pun jatuh cinta dengan Apsara Resto. Selain tempatnya yang cantik, hidangannya pun lezat dan pelayanannya super ramah. “Aku rekomendasikan tempat itu ke teman aku (Molly) dan dia pun langsung oke,” jelas Laksmi.

Singkat cerita, hari H itu tiba dan Molly pun telah menentukan dress code putih untuk acara liputan tersebut. Laksmi mendapat tugas untuk menjemput beberapa teman yang turut diundang. “Temenku bilang dress code nya putih dan se-girly mungkin. Pas dijemput, mereka cuma pakai atasan kemeja putih seadanya,” jelas Laksmi yang merasa saltum dan ada yang aneh dengan mereka. Bahkan beberapa teman sempat mengoloknya karena berdandan melebihi yang punya acara. Laksmi sempat berpikir andai ia membawa celana jeans.

Laksmi juga punya firasat aneh karena pacarnya susah dihubungi. “Gak biasanya kalau janjian kaya gini,” jelasnya. Ia pun menambahkan kejadian aneh berikutnya, “Temanku ga bawa sahabat-sahabat lainnya yang sudah direncanakan.” Laksmi yang semakin bingung pun diliputi berbagai pertanyaan. Tukang foto yang tidak nongol, teman-teman lain yang tidak muncul dan sebagainya.

Akhirnya, mereka pun memesan makanan dan Laksmi yang kelaparan segera menyantap sajian tersebut. Saat suasana santai, tiba-tiba Molly keluar dari ruangan. Ternyata, ia pun datang bersama dengan pacar Laksmi yang membawa seikat bunga dan cincin!

Laksmi yang tak menyangka kalau kekasihnya akan datang, sangat terkejut dan bingung. “Aku kaget banget,” katanya saat mengingat kejutan manis tersebut. “Kaya orang bodoh, udah gatau deh muka kaya gimana,” lanjutnya.

Laksmi pun mendengarkan kata-kata dari kekasihnya. “Terimakasih udah nemenin Made, susah seneng selama 6 tahun,” ungkap Made sambil berlutut dan membawa buket bunga yang cukup besar. Laksmi melihat Made cukup kerepotan saat melakukan proposal tersebut. Ia terharu dan kehabisan kata-kata melihat kekasihnya yang menyodorkan cincin; alhasil jawaban yang keluar dari mulutnya hanya, “Yaiya atuh!

Laksmi mengenang betapa malunya dia, sekaligus terharu saat itu. Suasana restoran yang waktu itu cukup sepi, hanya ada beberapa tamu dan pelayan restoran yang menyaksikannya menangis tersedu-sedu. Perjuangan cinta Made dan Laksmi harus melewati banyak jalan berliku. Mulai dari pacaran backstreet, dijodohkan oleh orang tua hingga harus berpacaran secara LDR. Namun ternyata perjuangan selama 6 tahun itu akan membawa Laksmi ke akhir yang manis.

Laksmi mengaku senang karena proses lamaran itu disaksikan oleh kawan-kawan terdekatnya. Ia pun tak menyangka obrolannya dengan seorang teman yang menanyakan bagaimana ia ingin dilamar, ternyata terwujud di hari itu. “Mereka take notes hal-hal kecil itu,” tambahnya. Bahkan menurut Laksmi, sahabat-sahabatnya lah yang membuat ia yakin untuk menerima Made. “Kalau bukan gara-gara mereka, kita gak bakal jadian,” katanya.

Laksmi yang secara tak sengaja mempersiapkan proposal untuk dirinya sendiri pun mengaku sangat bahagia dengan kejutan dari Made. Hari itu adalah hari spesial untuk Laksmi karena ia dapat berbagi kebahagian dengan orang-orang terpenting dalam hidupnya. “Orang bilang bahagia itu sederhana. Aku setuju banget!”

×