Lamaran Perpaduan Adat Jawa dan Betawi dengan Nuansa Kayu

Style Guide

Color Red

The Vendors Who Made This Happen

Lamaran

Selain hari jadi, banyak pasangan yang memilih hari ulang tahun pasangannya untuk menapaki tahap lebih lanjut dalam hubungannya, entah itu lamaran atau pesta pernikahan. seperti Nindya dan Rifqi, pasangan yang bertemu sejak lebaran tahun lalu yang mengadakan acara lamaran tepat di hari ulang tahun Nindya yang ke 25. Di hari ulang tahun dan acara lamaran ini, Nindya mendapatkan lebih dari 6 whole cake dengan judul “Aku melamarmu di hari ulang tahunmu”. Manis, ya?

Hubungan mereka dimulai saat lebaran tahun lalu, berawal dari persahabatan ayah Nindya dan Rifqi. Pasalnya, setelah lost contact beberapa tahun, ayah Nindya dan Rifqi kembali bertemu untuk silaturahmi Lebaran tahun 2015 lalu. Di situlah pertama kali Nindya dan Rifqi berkenalan. Meskipun mereka tidak saling mengobrol dan berkenalan lebih jauh, namun sepulang dari acara silaturahmi tersebut, ibu Nindya merasakan firasat baik kepada Rifqi dan berkata, “Kayaknya dia jodoh kamu, Kak”. Sepulang dari silaturahmi tersebut, Nindya dan Rifqi memulai komunikasi yang intens lewat LINE dan sempat beberapa kali bertemu.

Mungkin kedekatan mereka dijodohkan dari persahabatan ayah mereka. Namun, ternyata Rifqi mempunyai perasaan yang jujur kepada Nindya dan mengajaknya untuk menjalani hubungan serius di akhir tahun 2015 lalu, saat Nindya sedang mengadakan lunch break di kantornya, Rifqi datang dan langsung meminta Nindya untuk menjalani hubungan yang serius dengannya. Karena kedekatan kedua keluarga yang sudah terjalin lama, mereka tidak mendapatkan kesulitan untuk melangkah lebih jauh. Beberapa minggu setelah Rifqi mengajak Nindya untuk serius, ia langsung mendatangi orang tua Nindya untuk meminta izin meminang anaknya yang disusul dengan kedatangan orang tua Rifqi beberapa waktu setelahnya.

Keduanya memadukan adat Jawa dan Betawi untuk acara lamaran ini dengan dekorasi nuansa kayu dan barang-barang antik seperti pendopo yang dibuat sendiri oleh Ayah Nindya yang dibantu dengan tangan-tangan ahli, serta gebyok, kursi, lemari dan mejanya. Pasalnya, ayah Nindya adalah orang yang sangat Jawanis dan menjunjung tinggi leluhurnya yang membuatnya memutuskan untuk membuat pendopo Jawa di taman belakang dalam waktu 2 minggu. Saking seriusnya, ayah Nindya sampai nggak ngantor selama pembuatan pendopo tersebut!

Tidak hanya dekorasi, adat Jawa dalam lamaran ini juga terlihat dari seserahan balik untuk Rifqi yang diisi dengan makanan khas Jawa yang bermakna. Mulai dari ayam bakar yang menandakan bahwa sang lelaki sudah siap memberikan nafkah untuk keluarganya. Lalu ada Jadah Manten / Wjaik / Uli untuk mendoakan mereka lengket terus hingga akhir hayat dan Pisang Raja yang mendoakan mereka kelak mendapatkan keturunan yang baik.

Lamaran ini sangat menantang bagi Nindya, pasalnya, satu hari menjelang acarapun lantai dan kayu masih ada yang belum terpasang yang akhirnya memaksa mereka untuk menutup atap dengan dekorasi kain putih yang menjuntai.

“Untungnya, tamu-tamu nggak ada yang sadar dengan pendopo yang belum sempurna ini. Malah mereka kira memang didekorasikan seperti ini.”

Untuk lamaran ini, dari awal Nindya sudah menginginkan warna merah sebagai warna kebayanya. Tapi sayangya, ia sempat kesulitan untuk menemukan warna yang cocok. Tapi saat dibawa ke tempat langganan orang tuanya, saat ditunjukan motif Hungaro dengan warna merah valentine, Nindya langsung jatuh hati kepada bahan tersebut.

Bagi Nindya, momen lamaran ini sangat berkesan untuknya. Terlebih lagi harinya yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Selain seserhana dari Rifqi, ia juga mendapatkan whole cake yang banyak untuk merayakan hari ulang tahunnya. Selain itu, Nindya juga sangat tersentuh saat papanya speechless dan menangis saat menerima lamaran dari ayah Rifqi. Padahal, awalnya ia yang meminta ayah Rifqi untuk tidak ada perwakilan dalam meminta dan menerima lamaran ini, namun malah ayah Nindya yang diwakilkan oleh adiknya karena speechless saat waktunya bicara.


Top 4 vendor:

1. MUA Allyssa Hawadi

“Allyssa itu sahabat aku dari TK, begitu dapat tanggal lamaran, aku langsung menhubungi Chacha untuk mengosongkan tanggal dan make up-in aku. Alhamdulillah banget jadwalnya pas. Setiap acara ulang tahun, pasti Chacha yang make up-in aku, jadi saat lamaran ini, Chacha untuk ngerti bentuk muka dan seleraku.”

2. Akasya Catering

“Suka banget sama semua makanan Akasya. Untuk makanan sehari-hari aja aku suka makan Akasya Express. Memang agak susah untuk dapat catering ini karena selalu penuh bookingan. Tapi alhamdulillah lagi waktunya pas dan aku bisa booking Akasya Catering untuk acara lamaranku.”

3. Imaginarts

“Untuk foto, Clara dan tim bener-bener mewujudkan seleraku untuk foto-fotonya. Mereka sangat ramah dan on time.”

4. Singgih Dekor

“Untuk dekorasi, papaku sendiri yang memilih Singgih Dekor ini. Aku puas dengan dekorasi bunga-bunganya yang cantik dan beragam”


Saran untuk brides to be,

“Kadangkala, ada tipe orang tua yang ingin turut campur dalam segala persiapan. Di satu sisi, sebagai anak kita suka merasa kesal, tapi ikhlasin dan percaya aja kalau orang tua pasti kasih yang terbaik untuk anaknya. Untuk diri sendiri dan pasangan, hindari juga konflik yang akan menyinggung perasaan masing-masing. Mendekati hari H, usahakan untuk tetap santai dan tetap lakukan aktivitas regular dengan pasangan, mulai dari makan malam sampai nonton bioskop untuk mengurangi ketegangan. Last but not least, jangan lupa shalat dan berdoa untuk kemantapan hati dan kelancaran acara.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *