Lamaran Seru Dengan Dekorasi Paper Flower ala Ines dan Hezby

By Leni Marlin on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Photography LNN Photography

Make Up Artist Tanita Herlina

Kebaya Rumah Jahit Giffa

“Aku enggak di-propose Hezby secara personal. Maklum, ia bukan tipe pria romantis. Ia juga kurang ekspresif. Namun, pada akhir 2014, saat kami melakukan deep conversation, Hezby mengajak saya untuk membawa hubungan kami ke arah yang lebih serius. Kami juga mulai merencanakan saving money bersama sejak awal 2015 untuk biaya pernikahan,” tutur Ines memulai kisahnya.

Persiapan

Sebenarnya, persiapan lamaran sudah dimulai pada akhir Maret 2016, khususnya dalam memenuhi perlengkapan seserahan. “Namun, kami semakin intens dan fokus melakukan persiapan sebulan sebelum acara, yaitu setelah hari raya Idul Fitri,” kata Ines.

Tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah saat proses pembuatan cincin. “Kami ini tipe pasangan yang suka melakukan segala sesuatu serba mepet. Padahal, proses pembuatan cincin memakan waktu 1 bulan. Kami baru mulai hunting kurang dari 3 minggu. Akhirnya, kami mohon untuk diprioritaskan. Beruntung, cincin bisa jadi sebelum lamaran,” kata Ines.

Acara lamaran ini diadakan di halaman rumah Ines. Pertimbangannya, supaya bisa leluasa didekorasi. Selain itu, jika acara dilaksanakan di dalam rumah, areanya terbatas. Kesannya kurang nyaman dan tampak sempit.

“Untuk dekorasi, aku memilih warna pink, favoritku. Selain itu, ada tambahan warna merah, peach, dan putih sebagai pemanis,” kata Ines. Sementara itu, properti pendukung menggunakan unsur kayu. Contohnya, spot galeri foto yang dibuat secara handmade. Ide properti ini didapatkan Ines dari hasil browsing.

Begitu juga dengan dekorasi paper flowers. Ia membuatnya sendiri bersama adik-adiknya. “Semua dekorasi yang self handmade dan DIY projects ini aku dapat dari browsing sana sini. Dengan membuat sendiri, dekorasi bisa sesuai dengan keinginanku. Rasanya sangat puas dan acara lamaran pun terasa semakin spesial.”

Menikah Dengan Tetangga

Ines dan Hezby sudah berteman sejak masih TK. Rumah mereka juga berdekatan. Pasangan ini telah mengalami putus nyambung dalam waktu yang cukup lama. Para tetangga yang mendengar berita ini ikut merasa surprise saat keduanya memutuskan untuk menikah.

“Jodoh memang enggak kemana. Ternyata, ia adalah tetanggaku sendiri,” ujar Ines. Ia bersyukur, banyak tetangga yang mengenal keduanya ikut menawarkan bantuan. Rupanya, mereka juga ingin terlibat dalam acara bahagia itu.

Uniknya, karena jarak rumah keduanya tidak begitu jauh, rombongan keluarga Hezby hanya perlu berjalan kaki kurang dari 5 menit saja menuju rumah Ines. “Perjalanan yang benar-benar bebas hambatan,” kata Ines sambil tertawa.

Selain itu, momen berkesan yang dirasakan Ines pada acara lamarannya ini adalah pada saat acara guyonan yang sifatnya tebak-tebakan. Saat itu, Hezby diminta untuk menebak keberadaan Ines di antara 2 orang yang berbeda dan tertutup kain. “Para tamu yang lain juga ikut penasaran dan ingin menebak. Mereka tampaknya cukup terhibur saat kain dibuka dan ternyata itu bukan aku.”

Menurut Ines, acara guyonan seperti ini sering dilakukan dalam prosesi lamaran di lingkungan keluarganya. Tujuannya sekadar untuk hiburan saja. “Entah adat darimana. Mungkin terlihat aneh karena seluruh badan tertutup kain. Namun, acara ini berhasil membuat keluarga dan teman-teman yang hadir merasa terhibur.”

Bukan hanya itu, prosesi pertukaran cincin yang dilakukan oleh kedua ibunda mereka juga sangat berkesan di hati Ines.

Top 3 vendor yang direkomendasikan Ines adalah:

1. Tanita Herlina (make up)

“Puas dan senang banget menggunakan jasa make up Kak Tanita. Ia mau menuruti kemauanku soal rambut dan wajah. Hasil make up pun terlihat flawless dan soft. Banyak yang memujiku di hari lamaran itu. Kak Tanita juga seru diajak ngobrol saat proses make up. Ini bisa mengurangi rasa deg-deganku.”

2. LNN Photography

“Aku bersyukur banyak yang mendukung acara lamaranku. LNN Photography sangat membantu dalam mengabadikan setiap momen. Mereka juga memberikan ide agar pose foto tidak boring, tetapi bisa seru-seruan bersama teman-teman dan keluargaku.”

3. Rumah Jahit Giffa (couple attire)

“Baju batik Hezby dan kain lilit batik yang aku pakai dibuat oleh Rumah Jahit Giffa. Begitu juga baju-baju untuk keluarga inti kami. Kami tidak perlu memberi tahu detail modelnya seperti apa. Rumah Jahit Giffa sudah profesional dan paham tentang model yang sesuai keinginan. Mereka juga bisa mencocokkan modelnya untuk kita.”

Kepada para pasangan yang sedang mempersiapkan lamaran, berikut tips dari Ines:

  • Bagi yang tidak menggunakan jasa WO atau dekorasi, cobalah untuk browsing referensi mengenai DIY projects engagement decor di internet. Di sana ada banyak referensi yang memudahkan kamu untuk mendapatkan ide untuk acara lamaran. Untuk mengeksekusinya, minta tolonglah kepada pihak keluarga. Dengan cara ini, kamu juga bisa memiliki quality time bersama mereka.
  • Persiapkan susunan acara yang jelas dan terstruktur. Jangan lupa mengkomunikasikannya dengan pihak terkait seperti MC dan perwakilan keluarga yang menjadi pembicara.
  • Relax and enjoy the moment. Ini berguna supaya mood kalian tetap happy. Kita bakal bertemu dengan banyak orang saat acara lamaran. Jadi, santai dan nikmati acara tersebut. Jangan lupa tersenyum dan menyapa teman, keluarga, dan tamu yang lain. Ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah membantu dan datang ke acara lamaran kalian.