Lamaran Unik dengan Tema Rustic ala Rara dan Opik

By Gregoria Elsa on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Venue Hotel Bumi Bandhawa

Event Styling & Decor Mooi Project

Photography Bhakti Ibek

Kebaya Fragrance Kikichan

Make Up Artist Rifqa Widya

Pertemuan pertama Rara dan Opik terjadi pada tahun 2008 dalam acara buka bersama, saat itu Rara masih SMA dan Opik sudah kuliah. Awalnya mereka hanya berteman biasa. Lalu saat Rara sudah kuliah sekitar awal tahun 2011, setelah sekian lama tidak bertemu Opik, tidak sengaja mereka akhirnya bertemu lagi di Trademark salah satu acara fashion market di Bandung. Dari situlah Rara dan Opik mulai berkomunikasi lagi dan akhirnya memutuskan untuk pacaran.

Sudah hampir 5 tahun Rara dan Opik menjalin hubungan. Karena masing-masing sudah merasa yakin satu sama lain, sehingga tidak ada acara melamar secara personal. “Jadi awal tahun 2016, Opik ke rumah untuk bilang sama orang tuaku kalau memang dia pengen serius sama aku. Dan akhirnya setelah pertemuan keluarga, kita resmikan deh tanggal 24 Juli kemarin sebagai acara lamaran resmi kita,” ucap Rara.

Pada awalnya, Rara merasa kasihan dengan orang tuanya kalau acara lamaran diadakan di rumah karena takutnya repot dan harus bersih-bersih rumah. Sehingga Rara memutuskan untuk membuat acara lamaran ini di tempat lain. Setelah mecari beberapa venue, akhirnya dia jatuh cinta dengan Hotel Bumi Bandhawa, karena tempatnya yang sejuk dan banyak pepohonan dan terasa sangat homey. “Dan cocok banget dengan konsep lamaran impian aku, yang ingin acara garden intimate yang dihadiri oleh keluarga dekat & kerabat dekat saja. Temanya sih overall rustic, didominasi dengan white & pink flower,” jelas Rara.

Dekorasi acara lamaran ini banyak menggunakan ornamen-ornamen kayu dan beautiful white flower. Rara juga request pada vendornya untuk membuat satu backdrop foto di luar dengan ornamen kayu dan sign entrance (sign engagement). “Dan seneng banget sih vendor dekor dari Mooi Project bisa mewujudkan hal itu. Jadi perpaduan antara tema rustic dan tempat Bumi Bandhawa pas banget menurut aku,” tuturnya.

Untuk baju saat lamaran, Rara sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari, namun pada H-2 acara, baju nya kurang cocok untuk dipakai. “Aku udah panik banget, lalu akhirnya aku mengunjungi workshop Teh Kiki untuk mencari baju yang pas untuk acara lamaran. Akhirnya aku menemukan Lolita kebaya ini, tak pikir panjang akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan kebaya ini untuk acara lamaranku,” ungkap Rara.

Top 3 vendors yang dipilih oleh Rara dan Opik adalah:

1. Mooi Project

“Menurutku mereka bisa mewujudkan tema konsep lamaran aku yang emang pengen banget tema-tema rustic dan white flower.”

2. Fragrance Kikichan

“Menurutku teh Kiki itu macam last minute savior di saat aku panik banget baju aku gagal, aku nemuin baju lamaran yang pas di workshop nya teh Kiki dan teh Kiki baik banget sih ngasih masukan mengenai busana yang aku kenakan.”

3. Hotel Bumi Bandhawa

“Staff hotel nya ramah banget dan makanan nya enak. Hotel Bumi Bandhawa cocok untuk acara semi garden dan intimate.”

Bagi para pasangan yang sedang menyiapkan acara lamaran, Rara membagi tips berikut:

  1. Koordinasi mengenai rangkaian acara lamaran yang ingin kita lakukan harus benar-benar dibicarakan antar keluarga, karena tiap keluarga tradisinya beda-beda.
  1. Agak sedikit cerewet sama vendor agar hasil nya sesuai dengan yang kita inginkan.