Lovely Engagement Dinner in JW Marriott Hotel Surabaya

By Friska R. on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Lamaran

Venue JW Marriott Hotel Surabaya

Catering Sonokembang

Photography Fotologue

Kebaya Rumah Kebaya

Make Up Artist Savitri Wedding

Seserahan Kreasi Seserahanku

Jauh sebelum Olin dan Didith berpacaran, ternyata mereka sudah saling bertemu sebelumnya pada sebuah acara yang berlangsung di Hotel JW Marriott Hotel Surabaya. Akan tetapi pada waktu itu mereka hanya saling lihat-lihatan saja. Setelah acara tersebut, mereka tidak bertemu lagi karena Didith berkuliah di Amerika. Tetapi namanya jodoh mereka pun bertemu lagi dan kali ini berkenalan secara resmi melalui seorang kerabat. Sejak saat itu lah hubungan keduanya mulai  berjalan. Selama berpacaran, mereka selalu menjalani hubungan jarak jauh karena Olin tinggal di Surabaya dan Didith berada di Jakarta.

Setelah berpacaran beberapa waktu, mereka pun memutuskan untuk menikah dan didahului dengan proses lamaran. Acara ini diadakan sewaktu bulan puasa sehingga acaranya pun sederhana saja. Acara lamaran ini dimulai pada sore hari, dimulai sekitar pukul 15.30 dan berakhir pada saat Maghrib. Lamaran ini diadakan di Hotel JW Marriott Surabaya karena di sinilah tempat pertama kali mereka bertemu.

Susunan acara lamaran ini pun cukup simple. Dibuka dengan beberapa patah kata dari MC, selanjutnya keluarga Didith pun disambut ke tempat acara. Setelah itu keluarganya memperkenalkan diri dan mengutarakan maksud kedatangan mereka pada hari itu, tidak lupa juga untuk ada proses penyerahan seserahan yang sudah dikemas dengan sangat cantik. Dilanjutkan dengan perkenalan dari keluarga pihak Olin dan mereka menerima baik maksud dari kedatangan keluarga Didith. Namun pada saat itu, Olin masih “disembunyikan” sehingga ia harus dijemput oleh kedua orang tuanya.

Yang paling menarik pada acara ini adalah proses tantingan di mana orang tua Olin akan bertanya kepadanya apakah lamaran Didith diterima. Olin pun menyambut bahagia lamaran tersebut dan mereka melakukan proses sungkeman sebagai tanda penghormatan kepada orang tua masing-masing. Kemudian keluarga Olin pun menyerahkan angsul-angsul atau seserahan balasan yang berupa makanan kepada keluarga Didith. Acara tersebut pun ditutup dengan ramah tamah antara kedua keluarga sambil menikmati hidangan buka puasa.

Olin dan Didith pun sangat bahagia karena acara lamaran mereka berjalan mulus dan menyenangkan setelah sempat deg-degan karena seminggu sebelumnya mereka belum menemukan fotografer yang pas. Beruntungnya team Fotologue masih available pada hari itu dan mereka bisa ke Surabaya dari Jakarta. Kebetulan Olin memang menyukasi hasil fotoFotologue.

Menurut Olin, yang terpenting dalam persiapakan acara lamaran adalah kelancaran komunikasi dengan sang pasangan dan juga keluarga. Semuanya harus dihadapi dengan santai dan have fun with it!