Lovely Wedding at Latitude Bali

By Valeska on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Latitude Bali

Event Styling & Decor Rose Barrel Decor (Hand Bouquet)

Photography Blessed Melon

Videography Yopi Gunawan

Bride's Attire Vera Wang

Jewellery & Accessories Signature Wedding Details

Make Up Artist Lona Makeup

Catering Ixora Cake

Wedding Entertainment Aimer

Kisah bahagia hari ini datang dari Meldiane dan Hindra yang telah melangsungkan pernikahan di Bali. Meldiane yang bertemu dengan Hindra melalui komunitas gereja rupanya tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan menikahi Hindra. “Hindra sama sekali bukan tipeku haha, tetapi Hindra sangat penyayang dan care sama aku. Dia bisa menjadi sangat cheesy, tetapi dia juga smart. Hal-hal itu yang membuatku jatuh cinta dengan Hindra,” ungkap Meldiane. Pasangan yang telah berpacaran selama dua tahun ini ternyata memiliki cerita proposal romantis yang sangat menarik. Rupanya, saat Hindra melamar Meldiane di depan Infinity Chapel Conrad Bali, keduanya diusir oleh satpam yang bertugas saat itu. “Kata bapak satpam, tidak boleh ada kegiatan di kapel pada saat itu, jadi aku dan Hindra diusir,” kenang Meldiane. Meskipun momen romantis mereka sedikit terganggu, Meldiane segera mengiyakan lamaran Hindra dan mendapat tepuk tangan yang meriah dari keluarga mereka yang saat itu juga berkumpul.

Dalam mempersiapkan pernikahannya, Meldiane membutuhkan waktu kurang lebih setahun. Bagi Meldiane, tantangan terbesar dalam mempersiapkan pernikahannya datang dari dirinya sendiri. “Aku cukup perfeksionis, jadi ada banyak hal yang aku kerjakan sendiri, kecuali membuat kerajinan DIY (do-it-yourself). Aku mampu membuat konsep, tetapi eksekusi DIY agak lemah hehe,” ujar Meldiane.

Hal yang menarik dari pernikahan Meldiane dan Hindra yang diadakan di Latitude Bali ini adalah konsep dress untuk bridesmaid yang Meldiane buat sendiri. Meldiane pun menjelaskan, “Pernikahan impianku adalah pernikahan yang intimate dengan suasana santai juga dikelilingi oleh keluarga dan sahabat-sahabat terdekat, sehingga aku terpikir untuk membuat konsep bridesmaid dress yang mencerminkan free spirit dan lively, tanpa meninggalkan kesan girly,”. Dalam membuat konsep tersebut, Meldiane tidak hanya mempertimbangkan kesesuaian warna powder blue bagi bridesmaid-nya dengan tema pernikahannya, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan bridesmaid-nya dalam mengenakan dress yang ia konsepkan. “Konsep pernikahanku kan garden party, jadi aku buatkan konsep mini dress dan midi dress. Dengan demikian, bridesmaid-ku bisa bergerak dengan bebas dan nyaman,” tambah Meldiane.

Dalam mengadakan outdoor wedding, cuaca terkadang bisa menjadi kendala dan Meldiane ternyata juga mengalami kendala tersebut. Beberapa hari sebelum hari H, ternyata cuaca memburuk sehingga hujan pun turun. “Sejujurnya, turunnya hujan beberapa hari sebelum menikah membuatku panik. Aku sampai terpikir untuk menyewa pawang hujan, lho! Outdoor wedding kan kalau kena hujan bisa berantakan,” cerita Meldiane. Meldiane pun akhirnya memutuskan untuk pasrah saja dan meyakini bahwa hari besarnya tetap akan berjalan dengan baik dan lancar. Ketika hari H tiba dan cuacanya sangat cerah, Meldiane merasa sangat bersyukur.

Saat ditanya mengenai top 3 vendor pilihannya, Meldiane sempat merasa sedikit bingung, karena, bagi Meldiane, semua vendor yang terlibat dalam pernikahannya telah bekerja dengan sangat baik. Meldiane bahkan memiliki kriteria tersendiri dalam mencari vendor. Meldiane menjelaskan, “Penting bagi vendor untuk berempati terhadap calon pengantin, karena aku percaya vendor yang berempati akan memberikan kualitas jasa yang baik. Aku juga memilih vendor yang mudah dihubungi, sehingga komunikasi tetap berjalan lancar. Selain itu, penting bagiku untuk memilih vendor yang goal-oriented,”. Wah, ini bisa jadi tips yang berguna ya, brides!

Meldiane juga memiliki tips yang ingin ia berikan bagi pembaca The Bride Dept:

“Kalau kamu perfeksionis, mempersiapkan pernikahan itu bisa bikin stress berat, jadi ingatlah bahwa tidak ada yang sempurna. Kan yang paling penting adalah kehidupan setelah menikah, bukan hari pernikahannya saja. You have a choice each and every single day, so why not choose to feel blessed, grateful, excited, thankful, and happy while preparing your wedding day?

Top 3 vendors pilihan Meldiane:

  1. Signature Wedding Headpiece & Details
  2. Rose Barrel Decor
  3. Rikky Alik