Maksimalkan Malam Pertamamu Dengan 10 Perawatan Kewanitaan Ini

By NSCHY on under How To

Melakukan perawatan kewanitaan menjelang pernikahan merupakan hal yang sangat dianjurkan dan salah satu langkah untuk menyiapkan diri dalam momen yang hanya dirasakan sekali seumur hidup. Perawatan organ kewanitaan dapat dilakukan dari dalam dan luar tubuh. Yuk simak beberapa perawatan organ kewanitaan yang wajib kamu ikuti.

1. Hindari mengkonsumsi makanan yang menyebabkan keputihan

Makanan yang mengandung ragi seperti jamur dan keju, makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi seperti donut, permen, soda, dan sirup serta nanas dapat menjadi penyebab keputihan. Menjelang pernikahan, usahakan kamu mengurangi pengkonsumsian makanan dan minuman tersebut untuk menjaga organ kewanitaan dari dalam.

2. Basuh dengan air rendaman daun sirih

Daun sirih dipercaya dapat menjadi perawatan yang ampuh untuk mengatasi keputihan di organ kewanitaan. Perawatan ini dapat kamu lakukan di rumah dengan merebus air panas yang berisi daun sirih. Diamkan sebentar hingga menjadi hangat-hangat kuku dan basuhkan ke organ kewanitaan.

3. Buah majakani untuk perawatan dari dalam dan luar

Buah majakani dapat digunakan untuk perawatan dari luar dan dalam. Untuk perawatan dari luar dengan menghaluskan daunnya dan dioleskan ke organ kewanitaan dapat mengurangi keputihan dan juga cairan berlebihan di organ wanita.

Untuk perawatan dari dalam dengan meminum ramuan dari buah majakani ini dapat membuat otot di area kewanitaan menjadi lebih elastis dan menjaga kelembaban organ kewanitaan di saat terasa agak kering.

4. Pengasapan dengan ratus vagina

Perawatan yang satu ini dapat dilakukan di salon atau klinik perawatan wanita karena dalam proses pengasapannya dilakukan di kursi ratus yang tertutup agar lebih maksimal. Perawatan ini berguna untuk mengurangi bau tak sedap dan juga menjaga kebersihan organ kewanitaan.

5. Berendam dengan bahan alami

Jika kamu mempunyai tempat untuk berendam di rumah, seperti bath tub, kamu bisa melakukan perawatan ini sendiri dengan cara merendamkan organ kewanitaan dengan rebusan akar wangi, daun sirih dan juga kunyit yang berkhasiat untuk mengurangi keputihan dan cairan berlebih pada organ kewanitaan.

6. Gurah Vagina

Perawatan yang satu ini butuh penanganan dokter karena melakukan proses menyemprotkan cairan antiseptik steril ke dalam organ kewanitaan kamu untuk membersihkannya dari bakteri dan kotoran yang tidak terlihat. Mengingat bahwa perawatan ini mengandung cairan antisepsik dan penyemprotan ke dalam organ kewanitaanmu, pastikan kamu ditangan dokter yang terpercaya ya.

7. Selalu bersihkan dengan air hangat

Membersihkan organ kewanitaan dengan air hangat merupakan perawatan yang paling sederhana yang dapat dilakukan sendiri dan juga kapanpun. Caranya sederhana, cukup bersihkan organ kewanitaan dengan air hangat tanpa menggunakan sabun ataupun cairan pembersih apapun setiap setelah mandi. Cukup dengan air hangat saja untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan.

8. Kurangi pemakaian produk pembersih khusus

Setiap organ kewanitaan memiliki sistem pembersih alaminya masing-masing. Dengan menggunakan produk pembersih khusus atau sabun yang mengandung parfum secara berlebihan dapat mengganggu sistem alami dan juga pH organ kewanitaan yang dapat menyebabkan iritasi, gatal dan juga efek samping lainnya. Jadi sebaiknya tetaplah menggunakan bahan alami sesuai aturan dan juga memperhatikan kuantitas penggunaan produk-produk non alami.

9. Mencukur rambut organ kewanitaan

Rambut yang lebat dan tidak terurus akan menjadi tempat bertumbuhnya jamur dan sarang bakteri. Cukup dilakukan di rumah setelah mandi, jagalah rambut organ kewanitaan agar tetap rapih dan terurus.

10. Konsultasi ke dokter

Selain perawatan sederhana yang dilakukan sendiri di rumah, perawatan menggunakan bahan alami hingga ke klinik dan salon kecantikan, menjelang pernikahan juga sebaiknya kamu mendatangi dan berkonsultasi ke dokter untuk memeriksa kesehatan organ kewanitaanmu. Boleh juga untuk menanyakan perawatan yang tepat untukmu dan jangan lupa untuk konsultasikan perawatan yang sudah kamu lakukan sendiri.

Perawatan alami memang baik daripada menggunakan zat kimia. Namun ada baiknya kamu tetap berkonsultasi dengan orang yang lebih mengerti untuk memaksimalkan perawatan organ kewanitaanmu.