Manis dan Hangat dalam Lamaran Fiya dan Aldia

Manis dan Hangat dalam Lamaran Fiya dan Aldia

Style Guide

Color Pink

The Vendors Who Made This Happen

Fiya dan Aldia merupakan salah satu dari sekian banyak pasangan yang sukses melalui hubungan jarak jauh dan membawanya ke jenjang yang lebih serius. Fiya dan Aldia merupakan dua orang asing yang dipertemukan tanpa sengaja. Fiya tinggal di Kuala Lumpur, Aldia tinggal di Bandung, namun keduanya bertemu di salah satu pertandingan antar universitas di Kuala Lumpur.

“Waktu itu aku hampir enggan berangkat, tapi tetap harus karena menggantikan temanku. Tanpa sangka, di sana aku justru berkenalan dengan Aldia dan menjalankan hubungan sampai 4 tahun.”

Selama 4 tahun tersebut, Fiya dan Aldia mengalami banyak momen hubungan jangka panjang, mulai dari Kuala Lumpur – Bandung, Bandung – Jakarta, dan yang terakhir Jakarta – Arab Saudi. Namun, berkat komunikasi yang baik antara keduanya, akhirnya mereka berhasil melalui tantangan LDR tersebut.

“Pada bulan Juli lalu, Aldia lagi pulang ke Indonesia dan aku lagi makan dengan sahabat-sahabatku. Tiba-tiba, manager resto tersebut keluar dan memberikan kue yang bertuliskan ‘Will you marry me?’ yang diikuti dengan munculnya Aldia sambil membawa bouquet mawar putih untukku.”

Rasanya, Fiya memang sangat akrab dengan LDR, karena ia pun juga tinggal jauh dari orang tuanya. Fiya tinggal di Jakarta, sedangkan orang tuanya berdomisili di Kuala Lumpur dengan profesi sang ayah sebagai pilot. Fiya mengaku sangat sulit mencari tanggal yang pas untuk dicocokkan dengan jadwal sang ayah dan Aldia yang bekerja di sebuah perusahaan minyak dan gas.

“Cari tanggal libur yang sama antara papa dan Aldia itu sulit. Bahkan, kita sampai dua kali ganti tanggal yang cocok karena menyesuaikan hari libur papa dan Aldia.”

Mengingat kesibukan antara sang ayah dan Aldia, seluruh persiapan acara lamaran tersebut dilakukan oleh Fiya dan sang mama. Tentunya, berada di negara yang berbeda membuat mereka harus terus berkomunikasi untuk menjaga semuanya keep on track.

“Orang tuaku baru datang ke Indonesia dua hari sebelum acara, kebayang kan bagaimana hectic-nya? Alhamdulillah, keluara besarku membantu juga persiapannya pada H-1.”

Selama persiapan acara lamarannya, Fiya tidak hanya dihadapkan dengan jadwal orang-orang tersayangnya yang padat, namun juga rasa bingung untuk mengenakan kebaya di hari bahagianya tersebut. Dengan rasa mantap, akhirnya ia menggunakan kebaya Akad nikah yang dikenakan sang mama 27 tahun lalu. Walau ada sedikit sobek di bagian bahu, namun dengan sedikit perbaikan, kebaya tersebut tampak sempurna di hari lamaran Fiya dan Aldia.

“Rasanya amazed saat tau mama masih menyimpan kebayanya. Lebih amazed lagi saat aku dapat kesempatan untuk menggunakannya di hari lamaranku. Sejujurnya, ini adalah salah satu impianku bisa menggunakan pakaian yang mama dan papaku pakai di hari bahagianya dulu, dan mimpiku tercapai. Mungkin modelnya terlihat sangat tua, namun aku bangga mengenakan ini, dan cantik dipadukan dengan dekorasi rustic yang berdominasi warna pink putih.”

Bagi Fiya, momen yang paling berkesan dari lamarannya adalah momen sebelum ia menjawab pertanyaan dari Aldia untuk menikahinya. Saat itu, ia sengaja tidak memberitahu orang tua dan seluruh keluarga bahwa ia akan memohon maaf dan meminta restu sang kakak kandungnya. Saat itu, suasana pun berubah menjadi sangat haru.

Top 3 vendor:

  1. @makomoto_com

“Kak Titin dan Bang Yan Yan adalah orang dibalik hasil foto-fotoku. Mereka sangat menyenangkan dan sangat pintar untuk mengambil angle yang tepat. Mereka juga termasuk vendor yang sabar, padahal aku sempat beberapa kali ganti jam dan banyak kasih pertanyaan, tapi mereka tetap melayani dengan sabar. Mereka juga memberikan hasil preview fotonya dengan cepat. Aku sangat merekomendasikan Makotomoto untuk para brides to be yang masih bingung cari vendor untuk acara bahagianya.”

2. @lailatulmua ft @trihelpy

“Hampir semua keluarga besarku bilang kalau aku ‘manglingi’ walau terlihat natural. Kak Intan dari Lailatulmua juga memastikan kalau warna lipstik yang aku gunakan akan membuatku percaya diri. Kak Helpy dari Trihelpy juga membuat hairdo yang super cepat, padahal rambutku pendek.

3. @kavastudio.id

“Jauh sebelum ada niat untuk mempersiapkan lamaran, dari hampir setahun yang lalu aku sudah mengincar Kava untuk mendekor acaraku nanti. Hasil dekorasinya sesuai dengan yang kita inginkan.”

Tips untuk brides to be,

“Kuncinya adalah berkomunikasi dan percaya. Apapun masalahnya, harus dikomunikasikan, baik ke vendor ataupun ke keluarga. Percayalah ke keluarga besar dan para vendor yang akan membantu acara tersebut. Jangan pikul semuanya sendiri karena akan membuat stress dan mengundang aura negatif. Nggak mau, kan, memancarkan aura negatif di hari bahagia kita?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *