Meet The Founders: Inda dan Friska

Tidak terasa, The Bride Dept sudah berjalan selama kurang lebih satu setengah tahun. Selama itu pula lah, The Bride Dept secara konsisten membantu para calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan mereka. Tetapi ternyata tidak banyak yang tahu wajah di balik The Bride Dept, yang senantiasa memberikan inspirasi dan informasi kepada pembacanya.

Oleh karena ini, hari ini team editorial The Bride Dept akan memperkenalkan 2 orang founders-nya, yaitu Inda dan Friska. Find out more about their stories below!

Hello Inda dan Friska! Bisa ceritain tidak asal mula website The Bride Dept ini terbentuk?

Inda (I): Hello! Ide untuk mendirikan The Bride Dept ini muncul ketika aku mempersiapkan pernikahan aku di bulan Juli 2014. Ketika itu, aku sedang berada di New York dan aku merasa sangat kesulitan dalam mempersiapkan pernikahanku itu. Aku benar-benar clueless mengenai apapun yang berkaitan dengan pernikahan, mulai dari vendor yang bagus, tata cara pernikahan, hingga cara memilih souvenir. Nah ketika itu aku berpikir, kenapa tidak membuat sendiri saja? Aku pun mengajak Friska untuk bergabung dalam mengembangkan The Bride Dept.

Friska (F): Ketika Inda menceritakan idenya, aku langsung merasa tertarik dan bersemangat untuk bergabung. Menurutku The Bride Dept memiliki keunikan tersendiri dari website pernikahan yang sudah ada di Indonesia. Selain itu, The Bride Dept itu sangat perempuan Indonesia sekali!

Kalau boleh tahu, bagaimana kalian bisa mengenal satu satu sama lain

I: Kita teman satu kampus dulu ketika berkuliah di Sekolah Bisnis dan Manajemen di Institut Teknologi Bandung. Jadi bisa dibilang kita sudah kenal hampir 10 tahun lamanya.

F: Iya. Kita setuju sekali kalau ada yang bilang bahwa kita bertemu teman dan jodoh ketika berkuliah. Ternyata itu terbukti banget di kita! Hahaha.

Apa sih challenge mengembangkan The Bride Dept ini menurut kalian?

F: Bagi aku, tantangan terbesar dalam mengembangkan website The Bride Dept ini adalah untuk senantiasa menjadi sumber yang memberikan inspirasi kepada para brides-to-be. Tidak hanya dari konten-konten yang inspiratif, tetapi juga dari kegiatan yang dilakukan. Kita selalu berusaha untuk menampilkan sesuatu yang baru dan fresh untuk para pembaca kita.

Contohnya seperti live chat Meet The Expert, yang menjembatani para calon pengantin dengan vendor untuk bertanya tanpa harus bertemu langsung. Nah, itu kan sebelumnya tidak ada di media lainnya ya. Hal lain juga seperti acara Bride’s Day Out tahun lalu. Itu kita juga berbeda tuh karena ada workshop dan talkshow informatif dan gratis untuk pengunjung. Kita ingin memberikan value added yang berbeda baik untuk vendor dan juga calon pengantin. Kita juga akan ada acara menarik nih akhir tahun ini. Ditunggu ya!

I: Kalau menurutku sih, challenge nya ada banyak! Pertama, dari bagaimana selalu memiliki content yang menarik. Ini bukanlah hal yang mudah lho karena kita harus membuat pembaca dan followers kita engaged! It takes a lot of planning! Apalagi untuk website dan social media, kita selalu ada content yang berbeda setiap harinya. Selain itu, kita juga harus meyakinkan para vendor untuk bergabung dengan vendor directory kita yang bernama The Golden Book. Vendor directory ini tergolong baru jadi masih banyak yang harus kita lakukan untuk membuatnya menjadi lebih lengkap dan reliable.

Bagaimana sih tanggapan dari pembaca dan orang sekitar kalian mengenai website ini?

F: So far so good! Sering banget kita bertemu pembaca terus mereka bilang kalau selama persiapan pernikahan, website The Bride Dept lah yang dijadikan acuan untuk setiap pertanyaan dan kegalauan yang ada. Hahaha.

I: Iya Alhamdulilah banget sih feedback-nya so far bagus banget! We are happy when our readers are happy!

Apa yang membuat kalian untuk tetap semangat membangun The Bride Dept?

I: Hm, mungkin apresiasi dari pembaca dan juga followers social media The Bride Dept ya. Senang banget lho kalau tahu ternyata apa yang kita lakukan selama ini ternyata berguna untuk orang lain!

F: Passion dan para pembaca! Kebetulan aku memang suka membaca dan menulis, sehingga aku merasa sangat senang dalam mengelola setiap konten yang sudah dipersiapkan untuk para pembaca. Hal lainnya adalah antusiasme para pembaca mengenai The Bride Dept. Ada kepuasan tersendiri ketika mendapatkan email dari para pembaca yang mengucapkan terima kasih kepada The Bride Dept karena telah menginspirasi mereka.

Setelah melihat banyak pernikahan, wedding dreams Friska seperti apa sih?

F: Pernikahan impian aku adalah pernikahan yang tidak terlalu besar sehingga aku bisa menyapa setiap tamu yang hadir tanpa harus “dipajang” di pelaminan. Selain itu, aku juga ingin menikah dengan konsep outdoor sambil menyaksikan matahari terbenam hehe.

Kalau Inda, ada nggak yang mau diubah dari pernikahannya kemarin?

I: Hm, mungkin di bagian stress-nya kali ya hahaha. Kalau dipikir-pikir persiapan pernikahan aku dua tahun yang lalu cukup drama. Padahal setelah selesai menjalaninya kemarin, baru deh kerasa, ngapain deh kemarin drama kayak gitu. Nggak penting banget! Hahaha.

Menurut kalian, seperti apa sih trend pernikahan tahun depan?

I: Sepertinya pernikahan tradisional masih akan menjadi trend ya! Dan sepertinya adat yang dipakai pun menjadi semakin beragam! Contohnya saja, tahun ini tiba-tiba banyak yang menikah dengan adat yang mungkin sebelumnya jarang digunakan pada pernikahan seperti adat Bangka, adat Madura dan lainnya. Senang sekali lho melihatnya sekarang orang banyak yang memilih untuk menikah dengan menggunakan adat tradisional!

F: Kalau pernikahan international, menurutku sih akan tetap white wedding ya. Klasik banget! Tetapi agar terlihat unik dan berbeda, detail dekorasinya akan lebih ditonjolkan dengan permainan warna soft dan pastel.

Last but not least, apa impian kalian berdua untuk The Bride Dept ke depannya?

F: Tentu saja The Bride Dept menjadi semakin maju dan dikenal lebih banyak calon pengantin. Pokoknya harapan kita agar The Bride Dept selalu sukses!

I: Nggak muluk-muluk sih. Hanya  agar The Bride Dept ini selalu menjadi pedoman untuk para calon pengantin di seluruh Indonesia ketika mempersiapkan pernikahannya! Hahaha!

Photo: Dekraft

Makeup: Fidela Herta

Venue: Cassis Kitchen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *