Melayu Deli Wedding of Vina and Dimas

By Friska R. on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Akad Nikah

Venue Private Residence

Bride's Attire Advina

Wedding Reception

Venue Bandung Convention Center

Event Styling & Decor Galeni Decoration

Photography Polar Photograph

Bride's Attire Adity

Make Up Artist Sanggar Tien Santoso

Wedding Organizer Wildan and friends

Acara lamaran Vina dan Dimas merupakan salah satu acara yang meninggalkan kesan tersendiri kepada team The Bride Dept karena acara yang cantik itu banyak didominasi oleh DIY proyek yang dikerjakan bersama oleh Vina dan kedua orang tuanya.

Beberapa minggu yang lalu, Vina pun melangsungkan acara pernikahannya dengan Dimas di Bandung. Untuk acara ini, mereka berdua memilih adat Sunda pada akad nikah, sedangkan mereka memilih untuk menggunakan adat Melayu Deli untuk resepsi di malam harinya. Pemilihan adat tersebut didasari oleh background ibu Vina yang merupakan orang Sunda dan ayahnya yang memiliki darah Melayu.

Untuk prosesi adat yang dijalani, Vina memang menjalani adat Sunda secara keseluruhan, yang terdiri dari saweran, nincak endog, meuleum harupat huap lingkung, dan pabetot bakakak. Masing-masing prosesi tentunya memiliki makna yang baik dan doa agar perjalanan rumah tangga mereka berdua berjalan dengan lancar. Namun apabila Vina bisa memilih, maka ia menfavoritkan acara saweran.

Pada acara ini, Vina dan Dimas diberi nasihat oleh kedua orang tua mereka di teras/halaman (penyaweran). Mereka disawer dengan menggunakan bokor yang berisi uang logam, beras, irisan kunyit tipis, dan permen. Pengantin harus duduk di bawah payung dan orang tua melantunkan kidung. Pada akhir kidung, isi bokor ditaburkan. “Semua orang antusias dan semua keluarga heboh nangkepin sawerannya dan kita semua bener-bener ceria dan happy banget!”

“Untuk Prosesi Resepsi Melayu, aku hanya menyelenggarakan tarian penyambutan pengantin, tari sekapur sirih, tari serampang dua belas dan prosesi tepung tawar. Tujuannya adalah untuk mengenalkan Adat Melayu Deli ke para tamu undangan,” jelas Vina.

Satu hal yang cukup menarik perhatian adalah bentuk pelaminan resepsi mereka yang cantik dan anggun. Vina mengaku bahwa ia mendapatkan inspirasi dari Istana Maimun yang berlokasi di Medan. Mereka juga memasukkan unsur cina peranakan, tidak heran kita dapat melihat detail-detail seperti piring yang digantung di resepsi pernikahan Vina.

“Walaupun aku banyak terinspirasi dari Istana Maimun, itu tidak berarti aku harus menggunakan warna kuning (warna dari dekorasi Istana tersebut). Aku mencoba sesuatu yang berbeda, yaitu warna bold yang identik dengan warna merah, fuschia, ungu. Dan ternyata hasilnya sangat bagus! Yeay!” cerita Vina gembira.

Highlight dari pernikahan Vina adalah acara Malam Tepung Tawar yang dipandu Tante Vina yang berasal dari Medan. Sang tante pun juga membawa beberapa keperluan seperti bunga balai. Banyak tamu yang terkesima dengan bunga balai ini sehingga mereka memintanya sebagai souvenir untuk dibawa pulang. “Beberapa dari tamuku datang ke acara Malam Tepung Tawar karena rasa penasaran mereka dan sesudah acara itu mereka jadi mengerti dan tidak penasaran lagi. Sedangkan untuk tamu yang pernah mendengar tentang acara ini mengaku kalau mereka seperti berasa di Medan! Haha.”

Ternyata busana Melayu Deli yang dikenakan oleh Vina juga menyimpan banyak makna, seperti:

  • Bunga matahari (cahaya) : kelak rumah tangganya selalu diberi keterangan.
  • Kalung serati : suami dan isteri selalu sehati dan satu tujuan.
  • Kalung cekak : suami dan isteri kelak menjalani kehidupan pada tempatnya dan tidak berlebihan melebihi kemampuan.
  • Ekor merak : isteri selalu cantik untuk suami.
  • Kupu-kupu : isteri cantik dan mandiri seperti kupu kupu yang dapat terbang jauh dan tetap cantik.
  • Jurai : selalu hidup dalam rumah tangga yang rukun seperti jurai yang menjuntai dan tetap bersatu.

Top 3 vendors rekomendasi dari Vina adalah

1. Galeni Decoration

All my vision become reality

2. Bennu Makeup

“Makeup-nya sesuai dengan ekspektasiku dan mangling tetapi tidak merubah wajah kita jadi in the next 10 years or more, anakku kelak bisa ngenalin kalo itu muka ibunya hehe.”

3. Wildan And Friends

Team yang selalu nenagin aku ketika mulai overwhelmed, sigap, on time, dan sabar memenuhi keinginan aku yang banyak.

Vina juga berpesan untuk pembaca The Bride Dept untuk tidak panik dan selalu fokus. Alasannya adalah karena pernikahan merupakan acara yang membahagiakan untuk kedua keluarga sehingga pasti banyak keinginan, masukan, perbedaan dari berbagai pihak yang harus kita satukan. Jika kamu berada diluar kota penyelenggaraan acara, saranku adalah trust your mom, karena beliau pasti tahu yang terbaik untuk anaknya dan keluarga.

Vina juga memberikan tips untuk tidak terburu-buru. Kumpulkan selalu review berbagai vendor agar dapat membandingkan harga dan kualitas masing-masing vendor. Yang terpenting adalah jangan termakan dengan branding karena yang terkenal belum tentu memiliki kualitas yang bagus. Budget planning yang jelas agar acara yang direncanakan tidak melebihi kemampuan karena perjalanan kehidupan kamu dan suami setelah acara pernikah jauh lebih penting lohh!

×