Menghindari Berat Badan Naik Setelah Menikah

By Septa Mellina on under How To

Konon, hati yang bahagia bisa bikin berat badan melonjak. Jadi, nggak heran jika banyak pengantin baru yang mendadak menggendut setelah menikah. Bagaimana tidak, semasa single, segala masalah harus kamu hadapi sendirian. Kini setelah menikah, kamu memiliki pasangan untuk berkeluh-kesah dan bertukar pikiran. So, psychologically speaking, you’re more stable than before.

Belum lagi jika sang istri belajar memasak ini-itu untuk disantap bersama. Sementara si suami akan sering mengajak makan bersama di luar rumah. Jarum timbangan yang terus bergerak ke kanan pun tidak bisa terhindarkan. Untuk menyiasati kenaikan berat badan yang drastis, kamu bisa melakukan tips ini, brides.

1. Hindari ngemil sambil menonton TV

Bermalas-malasan di depan TV sepulang kantor sembari ngemil memang hal yang sangat menyenangkan, brides, apalagi kamu bisa menikmatinya bersama orang yang kamu sayangi. Tapi kebiasaan ini bisa membuat berat badanmu naik karena kamu tidak bisa mengontrol asupan kalori dan gula dalam cemilan yang masuk ke tubuhmu.

Untuk mengatasinya, kamu bisa merekam acara favoritmu dengan DVR dan menontonnya di waktu lain. Atau, kamu juga bisa menontonnya di Youtube. Selain menyiasati tontonan, trik kedua yang bisa kamu lakukan adalah memilih cemilan yang menyehatkan, misalnya buah-buahan, dark chocolate, atau yogurt. Trik ketiga, pastikan kamu sudah makan sebelum menikmati tayangan TV. Saat kamu sudah kenyang, kamu nggak akan kepengen ngemil lagi. So, you can enjoy the show while chatting with your husband.

2. Seringlah menimbang berat badan

Yang satu ini memang susah banget dilakukan karena timbangan seringkali menjadi momok menakutkan. Padahal dengan sering menimbang kamu bisa memperkirakan berat yang perlu kamu kurangi. Timbanglah berat badanmu setidaknya seminggu atau sebulan sekali supaya kamu bisa mengantisipasi kenaikan berat yang berlebihan.

3. Kurangi porsi makan

Salah satu trik untuk mengurangi porsi makan adalah dengan menggunakan piring/ mangkuk dengan diameter yang lebih kecil. Selain itu, perbanyaklah porsi buah-buahan dan sayur dalam asupan makananmu, brides, setidaknya dua pertiga dari keseluruhan porsi. Sementara sepertiga sisanya bisa kamu isi dengan ikan atau dairy products lainnya.

Nah, karena laki-laki membutuhkan lebih banyak kalori dibanding perempuan, kamu bisa menambahkan porsi makan untuk pasanganmu untuk mendukungnya beraktivitas.

4. Perhatikan yang kamu konsumsi saat hang out

Saat kamu dan pasangan hang out, godaan untuk meneguk minuman bersoda dan junk foods memang kerap sulit dihindari. Well, you can savor them once in a while. Sebelum hang out kamu bisa makan makanan sehat lebih dulu di rumah. Jika tidak sempat, kamu bisa memilih menu sehat di kafe. Untuk menghindari konsumsi gula berlebih, kamu bisa memilih jus, air mineral, atau pilihan minuman lainnya yang less sugar. Kamu tetap bisa menikmati quality time bareng suami tanpa perlu khawatir akan naiknya berat badan.

5. Jangan terlalu sering makan di luar atau memesan makanan

Kemajuan teknologi memang sangat membantu kegiatan kita sehari-hari. Saat lapar atau ingin ngemil, kamu cukup memesan makanan pilihanmu via telepon atau aplikasi and in couple of minutes, those delectable foods are well-served. Tapi kamu nggak boleh terlena dengan kebiasaan ini, brides. Daripada memesan pizza yang mengandung banyak kalori, cobalah membuat pizza sendiri. Dengan demikian, kamu bisa memperbanyak jumlah sayur dalam topping pizza.

Seperti disebutkan sebelumnya, kamu dan pasangan pasti akan lebih sering makan di luar bersama-sama. Cobalah untuk membuat dinner date dengan pasanganmu di rumah. Memasak bersama, makan bersama, dan membersihkan meja makan setelah dinner tentu akan lebih menyenangkan karena kalian bisa makan masakan sehat sekaligus memiliki quality time tanpa suasana yang crowded. Plus, budget untuk fine dining bisa kamu simpan untuk liburan akhir tahun atau keperluan lainnya.

6. Membuat weekly meal plan

Dengan merencanakan menu masakan untuk seminggu ke depan akan menghindarkan kamu dari mengonsumsi makanan tak sehat. Kamu juga bisa menghindari kebiasaan impulsive buying saat melihat cemilan atau junk food di supermarket. Di akhir pekan, cobalah ajak pasanganmu ke pasar tradisional untuk berbelanja bahan makanan. Selain mendapat bahan masakan yang murah dan segar, berbelanja di pasar tradisional juga menyenangkan lho.

7. Olahraga bersama

Yang satu ini wajib kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuhmu dan pasangan. Buatlah jadwal berolahraga bersama di akhir pekan. Kamu juga bisa membuat membership card bareng di pusat kebugaran. Umumnya, seseorang akan lebih bersemangat berolahraga jika ada pasangan yang menemaninya.

8. Jalan kaki

Sesekali, ajaklah pasangan kamu untuk berjalan kaki di sore atau malam hari seusai dinner. Sembari berjalan kaki, kamu dan pasangan dapat saling bertukar cerita tentang pekerjaan atau rencana-rencana ke depan. Selain menyehatkan tubuh, jalan kaki bersama juga bisa mempererat hubungan kamu dan pasangan.

9. Rileks

Selain kesehatan fisik, kamu dan pasangan juga harus memperhatikan kesehatan mental. Stres yang terus-menerus dapat meningkatkan nafsu makan atau ngemil, brides. Agar tidak stres, pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup dan minum air putih. Jika kamu mulai burnout dengan tekanan pekerjaan, ajaklah pasanganmu untuk berpiknik di taman kota, menonton teater, atau mencoba adult coloring.

Selamat mencoba tips ini ya, brides. Good luck!

×