Momen Kalungan Hangat Bianca dan Shaun

By NSCHY on under The Engagement

Momen Kalungan Hangat Bianca dan Shaun bertema Dusty Pink

Style Guide

Style

International

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Event Styling & Decor The Bloomingbuds

Photography Felix Hidajat

Bride's Attire Sebastian Gunawan

Make Up Artist Tirza Vania

Catering Culture Royale

Others Bridesmaid Outfit by Love, Bonito

Siapa sih yang akan menolak skydiving proposal dari orang tersayang?

Skydiving adalah salah satu cita-cita dan impian Bianca. Beruntungnya, pada pertengahan 2017 lalu, Bianca, Shaun dan teman-temannya travelling ke daerah Western Australia dan sekitarnya lalu menyempatkan diri untuk melakukan skydiving seperti yang selalu menjadi cita-citanya.

Ternyata, bukan hanya satu cita-cita saja yang terwujud, namun dua sekaligus. Pada momen tersebut, Shaun menyatakan perasaannya untuk membangun rumah tangga bersama Bianca.

He got down on one knees on our animal jumpsuit onesies, because it was winter in Australia” cerita Bianca.

Dilamar di tempat impian di depan teman-teman terdekat tentunya merupakan momen yang tidak akan terlupakan bagi Bianca, “mulai dari adrenaline rush, sampai air mata bahagia dan haru karena proposal yang menyentuh.”

Setelah proposal romantic tersebut, Bianca dan Shaun tidak menunggu waktu lama untuk menyegerakan lamaran mereka dengan acara Kalungan. Acara Kalungan ini merupakan momen di mana orang tua Shaun meminta izin kepada orang tua Bianca secara formal dengan sebuah simbolis, yaitu kalung.

Bagi Shaun dan Bianca, momen lamaran ini merupakan momen yang hangat karena di situlah Shaun berkesempatan untuk berkenalan dengan keluarga besar Bianca yang berjumlah cukup banyak. Sebaliknya, Bianca juga berkesempatan untuk berkenalan dengan keluarga Shaun yang berdomisili di luar Jakarta.

Karena lamaran ini diadakan di rumah, Shaun dan Bianca memilih warna pastel dengan palet warna dusty pinkdan goldsebagai warna dominan untuk mengedepankan sentuhan manis dan hangat yang tidak terlalu formal dalam lamaran mereka.

“Salah satu keuntungan menyelenggarakan lamaran di rumah adalah tidak terlalu banyak kesibukan untuk mempersiapkan ini dan itu, namun bagaimana kami bisa mengedepankan suasana yang hangat untuk keluarga kami berdua,”

Bagi Bianca, salah satu momen berharga dalam lamarannya yang akan selalu terkenang adalah ekspresi wajah Shaun saat menunggu Bianca keluarga dari kamar saat permohonan izin antar orang tua, “baru lamaran aja sudah tegang banget, apalagi saat hari pernikahan nanti ya,” tambah Bianca.

Top vendors:

“Aku mengagumi hasil kerja dan hasil karya seluruh vendor yang kami pilih. Karena persiapan Kalungan ini sangat last minute, semuanya bisa berjalan dengan lancar.”

Tips untuk brides to be,

“Jangan overthinking. Prioritasnya adalah memastikan seluruh tamu undangan nyaman dan senang di dalam momen tersebut. Siapkan hidangan yang lezat, suasana yang nyaman yang tidak terlalu formal, dan pastikan juga kalau kamu punya spotyang cukup untuk berfoto, cause you will treasure the memories.”