Obrolan Wajib dengan Mama Mertua Sebelum Menikah

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pernikahan di Indonesia nggak hanya menyatukan sepasang kekasih menjadi pasangan suami-istri, tetapi juga dua keluarga besar yang berbeda menjadi satu keluarga.

Nggak heran kalau kamu juga perlu pedekate dengan calon Mama mertua supaya hubungan kalian tetap harmonis. Ada beberapa hal yang perlu kamu obrolin bareng Mama Mertua lho, brides, sebelum naik ke pelaminan. Apa saja sih?

“Hal apa yang belum aku ketahui, Ma?”

Meskipun kamu dan pasangan sudah bertahun-tahun berpacaran, belum tentu lho kamu mengenal pasanganmu sepenuhnya. His mother knows him completely. Jadi, nggak ada salahnya kamu ngobrol sama Mama Mertua dan bertanya tentang pasanganmu. Mungkin, kamu nggak tahu betapa tembemnya pasanganmu saat kelas 2 SD atau mungkin dia pernah punya band favorit semasa ABG sampai rela menyisihkan uang jajan demi nonton konsernya. Hal-hal sepele ini bisa kamu dapatkan dari Mama Mertua kamu lho, brides. Selain bisa mengetahui masa kecil pasanganmu, kamu juga bisa menikmati bonding time ketawa-ketiwi bareng Mama Mertua.

“Kalau dia kelaparan, aku harus gimana ya, Ma?”

Konon, cowok itu gampang banget dibahagiain, brides. Kuncinya feed him properly! Nah, Mama Mertua kamu adalah satu-satunya orang yang paham gimana bikin pasanganmu duduk anteng saat perutnya keroncongan. Coba deh tanya ke Mama Mertua cemilan apa yang pasanganmu suka, selera masakannya, dan makanan favoritnya.

“Tenang Ma, aku nggak menjauhkan Mama dari dia kok”

Seringkali Mama merasa insecure saat jagoan kecilnya tumbuh besar dan akhirnya menikahi perempuan impiannya. Mama suka takut kalau anak laki-lakinya bakal berpaling dan nggak care lagi dengannya. Nah, ini saatnya kamu untuk menenangkan Mama Mertua kamu, brides-to-be. Yakinkan beliau bahwa meski anak laki-lakinya telah menikah, kamu nggak akan menjauhkan dia dari Ibunda tersayang. Your mother in law will appreciate this so much!

“Nanti kita mengunjungi Mama kok”

Ketika kamu dan pasangan menikah, orang tua pasti merasa kesepian di rumah. Baiknya sih kamu rajin mengunjungi mereka di akhir pekan, nggak cuma saat hari raya aja, brides. Jangan lupa, beri pengertian ke mertua dan orang tua kamu bahwa kamu akan mengatur jadwal kunjungan supaya adil.

“Doain ya, Ma, biar cepat dapat momongan”

Masalah nggak selesai lho, brides, setelah kamu menikah. Orang tua pasti pengen cepat-cepat menimang cucu. Jangan lupa untuk meminta doa dari orang tua kamu agar cepat punya momongan. Sebaliknya, kalau kamu dan pasangan masih ingin menikmati ‘pacaran’ meski telah menikah, sampaikan dengan baik kepada mereka tentang pertimbangan kamu.

“Bagaimanapun, Mama tetap Ibunya”

Teruslah yakinkan Mama Mertua kamu bahwa posisinya nggak akan tergantikan oleh siapapun, termasuk kamu sebagai istri dari anak lelakinya. Selain bisa mengurangi pikiran negatif yang mungkin muncul di benak Mama Mertuamu, hal ini juga bisa membantu kamu memahami bahwa ada beberapa hal yang cuma bisa dilakukan dan dipahami oleh Sang Mama.

Yang nggak kalah penting, pahami karakter Mama Mertua kamu, brides, supaya kamu lebih mudah menyampaikan maksudmu. Kalau beliau adalah sosok yang santai dan suka bercanda, nggak ada salahnya lho kamu ngobrolin hal ini dengan santai juga. Sebaliknya, kalau beliau adalah tipikal yang serius, kamu juga bisa mengikuti karakternya. Yang pasti, sampaikan maksudmu dengan tetap sopan, tulus, dan penuh kasih sayang.

Enjoy your time with your beloved mother in law, brides!

One thought on “Obrolan Wajib dengan Mama Mertua Sebelum Menikah

  1. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *