2 Gaya Dalam Satu Pernikahan

By arinda.p on under The Wedding

the bride dept alaia darryl

Style Guide

Style

International

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue JW Marriott Hotel Jakarta

Event Styling & Decor Elssy Decor

Lighting Lumens Indonesia

Photography Reza Aditya

Videography Aftermoments

Bride's Attire Biyan

Make Up Artist Hair Do - Penny

Wedding Entertainment Widya Orchestra

Invitation Micasa Jakarta

Wedding Organizer Sausalisto

Salah satu hal yang banyak menjadi pelajaran untuk para calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahannya adalah bagaimana berkompromi dengan banyak pihak. Tak hanya dengan vendor, tapi juga dengan keluarga terdekat. Hal ini terjadi pada pernikahan Alaya dan Darryl yang sebelumnya sudah pernah kita tampilkan acara lamarannya disini. Dalam pernikahannya, Alaya dan Darryl menggabungkan 2 gaya dalam satu pernikahan yaiyu tradisional dan internasional. Yuk, baca lengkapnya!

Pada pernikahan Alaya dan Darryl ini mereka harus berkompromi mengenai adat yang akan dipakai pada rangkaian pernikahan tersebut. Sedari kecil Alaya sudah bermimpi untuk terlihat seperti princess di hari pernikahannya sehingga international style adalah pilihan yang ia inginkan. Akan tetapi hal tersebut sepertinya mustahil karena orang tua Alaya mewajibkan pernikahan dengan adat Minang apalagi kakeknya Alaya merupakan seorang Datuk di Sumatera Barat. Alaya merasa bersyukur karena pihak Darryl banyak mengalah dalam proses pemilihan adat ini, apalagi keluarga Darryl merupakan orang Jawa asli. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk menggunakan adat Minang kental untuk akad nikah dan international style untuk resepsi agar Alaya dapat mengenakan wedding gown seperti layaknya seorang princess.

Akad nikah Alaya dilaksanakan pada akhir 2014 di JW Marriott. Jika kebanyakan pernikahan Minang sekarang banyak yang menggunakan kebaya modern, Alaya memutuskan untuk menggunakan baju kurung karena keluarga Alaya ingin mempertahankan ke-khas-an adat Minang. Untuk kelengkapan busana dan aksesoris adat tersebut, keluarga Alaya memercayakannya kepada Pak Buchyar. Memang tidak banyak yang mengenal Pak Buchyar, tapi sebenarnya beliau adalah salah satu pemandu adat Minang yang paling senior di Indonesia (Pst.. Beliau sudah berumur 85 tahun lho! Tapi masih terjun langsung memandu semua rangkaian pernikahan kliennya)! Salah satu keunikan dari Pak Buchyar ini adalah semua aksesorisnya yang antik dan terbuat dari emas, oleh karena itu suntiang yang digunakan konon lebih berat dibandingkan jika menyewa nya dari tempat lain. Akan tetapi menurut Alaya, suntiangnya terasa ringan pada hari H dan tidak seberat yang ia bayangkan pada awalnya.

Untuk  resepsi pada malam hari, temanya adalah . Hal itu didapatkan dengan menggunakan pelaminan yang memiliki backdrop dari kaca (glass) dan juga lantai pelaminan yang terbuat dari melamine putih (bukan karpet seperti kebanyakan pelaminan lainnya). Selain itu, dekorasi ruangan dipercantik dengan adanya dan pohon berwarna putih. Jadi benar-benar terasa elegan. Dalam memilih , Alaya sempat kebingungan mengenai model dan -nya dan pada akhirnya pilihannya jatuh kepada Biyan. Untuk menambahkan unsur Indonesia ke -nya, Alaya menambahkan banyak payet dengan motif brokat. Overall, Alaya sangat suka dengan hasil rancangan Biyan dan sangat merekomendasikan Biyan.

Untuk  resepsi pada malam hari, temanya adalah Glamour Elegant. Hal itu didapatkan dengan menggunakan pelaminan yang memiliki backdrop dari kaca (glass) dan juga lantai pelaminan yang terbuat dari melamine putih (bukan karpet seperti kebanyakan pelaminan lainnya). Selain itu, dekorasi ruangan dipercantik dengan adanya chandeliers dan pohon cherry blossom berwarna putih. Jadi benar-benar terasa elegan. Dalam memilih wedding gown, Alaya sempat kebingungan mengenai model dan designer-nya dan pada akhirnya pilihannya jatuh kepada Biyan. Untuk menambahkan unsur Indonesia ke wedding gown-nya, Alaya menambahkan banyak payet dengan motif brokat. Overall, Alaya sangat suka dengan hasil rancangan Biyan dan sangat merekomendasikan Biyan.

Menurut Alaya, semua vendor yang digunakan nya sangat memuaskan. Tapi personal favorit Alaya jatuh kepada Anpa Suha yang menurutnya makeupnya seperti magic! All in all, according to Alaya, “ My wedding is exactly the same as I pictured and dreamed of!”

×