Pemicu Pertengkaran Selama Persiapan Pernikahan

Kesibukan dan kehebohan selama persiapan pernikahan biasanya akan diwarnai dengan keributan kecil bersama pasangan. Hal ini wajar kok, karena kalian berdua mungkin sama -sama banyak pikiran sehingga menjadi lebih sensitif dari biasanya. Lantas, hal – hal seperti apa yang seringkali menjadi pemicu pertengkaran dengan pasangan kita, berikut listnya :

  1. Memihak Keluarga Masing-Masing
    Pernikahan bukan hanya melibatkan dua pribadi antara kamu dan pasangan, namun kedua belah pihak keluarga besar. Seringkali dua pihak keluarga ini memiliki keinginan dan ideliasme masing – masing mengenai pesta pernikahan itu sendiri, especially kedua pihak berasal dari latar belakang suku yang berbeda. Perselisihan bisa terjadi ketika kamu dan keluarga bersikukuh dengan konsep yang kalian mau namun pihak lainnya tidak setuju dan memiliki pendapat lain. Ketika pasangan kita turut mendukung keluarganya, ini bisa menjadikan pemicu pertengkaran antara kalian berdua.

    Solusi
    Menjelang pernikahan dimana semua orang menjadi tegang dan sensitif, kamu dan pasangan lah yang harus menjadi penengah kedua belah pihak keluarga kamu. Tentu kita akan menjadi pembela keluarga kita masing – masing, namun alangkah bijaknya apabila kalian berdua bisa lebih netral dan tidak memperkeruh suasana dengan keributan kecil antara kalian berdua.
  2. Pasangan Terkesan Cuek Dengan Urusan Pernikahan
    Sudah menjadi rahasia umum jika para pria cenderung tidak peduli dan cuek dengan urusan pernikahan. Hal ini juga bisa menjadi pemicu pertengkaran terutama jika kamu merasa sudah sangat letih ketika mempersiapkan segala hal.

    Solusi
    Jangan terlalu berlebihan bereaksi ketika menghadapi pasangan yang cuek karena hal itu adalah hal yang normal. Utarakan saja pelan – pelan seperti apa keinginan kamu terhadap pasangan, karena semakin kamu menyerang mereka untuk terlibat mereka malah bisa semakin menghindar.
  3. Pasangan Lalai Melakukan Tugas
    Agar pasangan bisa terlibat dalam persiapan pernikahan, kamu bisa memberikan mereka daftar tugas yang bisa mereka lakukan. Berikan mereka tanggung jawab untuk area yang sesuai dengan kesukaan para pria seperti soal fotografi, transportasi atau entertainment. Nah, biasanya pertengkaran bisa tersulut akibat pasangan kita malah lalai menunaikan tugas yang sudah kita percayakan kepada mereka.Solusi
    Meskipun kita sudah memberikan tugas dan tanggung jawab kepada pasangan kita namun jangan menyerahkan sepenuhnya kepada dia. Diam – diam, supaya dia tidak tersinggung, kita juga menanyakan kepada vendor perihal kesiapan mereka. Jika pasangan kamu ternyata benar – benar lalai dalam menjalankan tugasnya hendaknya kamu berlapang dada untuk memaafkan dia ya, apalagi jika kesalahannya tidak fatal. Ingat brides, don’t sweat the small stuff.

  4. Pihak Ketiga
    Selain masalah teknis dalam persiapan pernikahan, pertengkaran yang kerap dilanda oleh brides dan grooms to be adalah pihak ketiga yang entah dari mana datangnya selalu saja hadir ketika hari H semakin dekat. Pihak ketiga tersebut bisa saja mantan kamu, mantan pasangan kamu atau bahkan orang baru dalam kehidupan kalian berdua. Ketika kalian sering ribut – ribut karena persiapan pernikahan, si orang ketiga hadir dan biasanya menjadi penampung curhatan kita tentang pasangan. Keadaan ini malah akan makin memperburuk keadaan kamu dan pasangan.Solusi
    Hindari curhat mengenai pasangan dengan lawan jenis. Ketika kamu bermasalah dengan pasangan kamu, tentu saja si pihak ketiga menjadi terlihat lebih baik dari pasangan kamu. Hal ini bisa membahayakan hubungan kamu. Begitu juga dengan pasangan kamu, apabila ia terlihat kembali menghubungi mantannya atau wanita lain sebaiknya kamu jangan over reaction, tetap tenang dan tanyakan baik – baik apa maksudnya. Lebih baik kamu tahu dari awal daripada belakangan setelah pernikahan terjadi.

Setiap masalah pasti akan selalu ada solusinya. Selalu tenangkan diri dan tidak mencari – cari kesalahan melainkan jalan keluar di setiap permasalahan yang terjadi. Yang patut diingat juga agar tidak berlebihan ketika sedang bertengkar dengan pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *