Perfect Rustic Outdoor Wedding at Bali of Ketrin & Sandy

By NSCHY on under The Wedding

Perfect Rustic Outdoor Wedding of Ketrin & Sandy at SKY Ayana Resort Bali

Style Guide

Style

International

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Cinta tak kenal waktu, tempat, dan juga usia, begitu kata kebanyakan orang. Ketrin dan Sandy ialah salah satu pasangan yang berhasil memerangi tantangan perbedaan usia yang jauh dan berhasil melangkah ke jenjang pernikahan.

“Usia kita berbeda 10 tahun, makanya aku nggak pernah kepikiran untuk tertarik sama Sandy. Sandy pun juga begitu, waktu pertama kali ketemu, usiaku 19 tahun, dan dia bilang, aku terlihat sangat masih kecil.”

Liburan ke Edinburg merupakan momen lengkap yang manis bagi Ketrin. Selain di sana ia berkesempatan untuk quality time dengan orang tua Sandy, ini juga merupakan liburan pertamanya dengan sang pacar.

“Sebelumnya aku selalu ditolak kalau meminta izin untuk liburan bersama pacar ke orang tua. Tapi kali ini, mungkin karena Sandy langsung meminta izin ke orang tuaku dan berliburnya bersama keluarganya, kita mendapatkan izin. “

Di momen liburan kali itu, Ketrin tidak hanya mendapatkan kebahagiaan dari berlibur, namun juga kejutan spesial dari Sandy, tepat seperti lamaran keinginannya.

“Aku pernah cerita ke Sandy, kalau aku dilamar, aku ingin ada fotografer yang mengabadikan momen itu. Beautifully planned, Sandy menyiapkan fotografer saat melamarku di Calton Hill.”

Tidak hanya mendapatkan momen lamaran impiannya, Ketrin juga mendapatkan pernikahan impiannya, di Bali. Tepatnya, momen pemberkatan diadakan di Amphi Theatre Ayana yang terletak di atas tebing dengan pemandangan laut lepas nan indah.

Untuk memberikan kesan classy, Ketrin dan Sandy memilih dominasi warna putih dan hijau untuk menjadi warna dominan dekorasi pemberkatan. Perpaduan cantik ini terlihat dari seragam bridesmaid dan sisters yang serba putih, dan dresscode para tamu dengan warna pastel. Momen pemberkatan juga semakin syahdu dengan iringan lagu lagu pembuka “Jurrasic Park Theme” dari John Williams, The Piano Guys karena ingin memilih lagu yang anti-mainstream.

“Aku memilih konsep elegant rustic agar saat melihat kembali foto-foto pernikahan kita bertahun-tahun ke depan, hasilnya akan tetap terlihat cantik.”

Dibalik cantiknya pakaian pemberkatan Ketrin ternyata ada cerita menarik di dalamnya, yaitu dress-nya yang diganti di detik-detik terakhir menjelang pernikahannya karena ia merasa kurang merepresentasikan dirinya saat waktu fitting. Alhasil, pakaian pemberkatannya selesai dijahit dalam waktu tiga hari, “pakaian ini sederhana, tapi sangat cocok untuk pemberkatan di pagi hari,”.

Rangkaian acara pernikahan Ketrin dan Sandy semakin dipermanis dengan father daugther dance, couple first dance dan juga pertunjukan kembang api yang berlangsung selama 3 menit dan kejutan ulang tahun untuk sang Papa yang kebetulan bertepatan satu hari sebelum pernikahannya. Selain itu, Ketrin pun juga mendapatkan kejutan dari sang adik yang menyanyikan lagu “Say You Won’t Let Go” dari James Arthur.

Tak lupa, para bridesmaid dan groomsmen pun juga memberikan kejutan, sebuah video yang menceritakan tentang persahabatan antara mereka dan pendapat mereka tentang Ketrin dan Sandy.

Momen tersebut sangat cantik terlihat di tengah-tengah momen resepsi yang dipenuhi dengan dekorasi lampu-lampu yang dililit di pohon-pohon, dengan hiasan bunga-bunga dan kain-kain yang memberikan kesan romantis dan sentuhan kayu-kayu untuk konsep rustic-nya.

Pada momen resepsi tersebut, Ketrin mempercayai Yogie Pratama untuk menyempurnakan penampilannya dengan bahan lace tipe cord lace yang jarang digunakan oleh para pengantin di luar sana, “menurutku ini unik, dan nggak banyak orang yang menggunakannya. Lagipula, Yogie juga meyakinkanku kalau aku cocok mengenakan bahan tersebut,”.

Bagi Ketrin dan Sandy, walaupun ada rasa stress dan ketakutan akan ketidaksempurnaan, tapi mereka berdua menikmati setiap momen dalam mempersiapkan pernikahannya. Buat Ketrin, membuat folder khusus di handphone sangat membantunya untuk mempersiapkan pernikahan saat menemukan foto-foto inspirasi atau ide untuk konsep pernikahannya, mulai dari folder Bridesmaid & Groomsmen untuk inspirasi foto-foto outfit, Wedding Decoration, sampai Make up & Hairdo yang dilengkapi dengan inspirasi mendetail mulai dari riasan bagian mata, alis, dan juga tatanan rambut.

Congratulation, Ketrin dan Sandy! Semoga rumah tangga kalian selalu cantik seperti momen pernikahan kemarin.

Top 3 vendor:

1. @kenisha_wo

“Anggota timnya luar biasa, bisa mengorganisir dengan baik. Bukan hanya aku dan Sandy yang puas dengan pelayanan mereka, tapi semua tamu pun juga ikut memuji dan puas. Dari awal, kita pun yakin dengan Kenisha karena mereka sangat berpengalaman di Bali.”

2. @yu_cienlotus

“Dekorasinya melebihi ekspektasi kita. Semua yang kita harapkan selalu berusaha mereka kabulkan, seperti box acrylic sebagai bagian dari dekorasi agar align dengan undangan pernikahan kita.”

3. @morden.co

“Semua momen berhasil ditangkap dengan baik dan luar biasa, rasanya nggak ada yang terlewat.”

Tips untuk brides to be,

“Selain berdoa, beristirahatlah dan me time satu minggu sebelum hari H, bisa hangout dengan teman-teman, spa, atau hal apapun yang membuatmu bahagia. Untuk persiapan, buatlah folder di handphone khusus untuk inspirasi pernikahan, jadi saat menemukan ide, langsung kumpulkan di dalam folder tersebut. Aku punya banyak folder, mulai dari inspirasi bridesmaid & groomsmen, make up, dan yang lainnya. Banyak menanyakan pendapat orang boleh aja, tapi menurutku, semakin banyak bertanya, semakin mudah galaunya. Jadi, selama persiapan, kita cuma banyak tanya ke mama, dan wedding stylist kamu, Jessica Boediardjo dan beberapa bridesmaid-ku. Pilihlah orang terpercaya yang tahu seleramu atau satu selera denganmu dan pilihlah orang yang bisa memberikan pendapat yang jujur, bukan hanya menyenangkanmu.”