Pernikahan Adat Batak di Mulia Raja

By Rebebekka on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Holy Matrimony

Venue GKRI Diaspora

Photography Little Story Photo

Videography Deden Darmansyah

Make Up Artist Rossy Pramita

Hair Do Ratna Bella

Groom's Attire Tonnico Tailor

Adat Batak

Venue Gedung Mulia Raja

Event Styling & Decor De Ritz Decoration

Catering Roma Catering

Wedding Reception

Venue Gedung Wanita Patra Simpruk

Event Styling & Decor Bantu Dekor

Photography Little Story Photo

Videography David Gaboes

Make Up Artist hadi_gani

Hair Do Ade Ragil Hair Do

Bride's Attire Inca Natalia Rosalyn Laseduw

Groom's Attire Tonnico Tailor

Catering Puspa Catering Services

Wedding Organizer Deltagama Organizer

Master of Ceremony Rhova Aristo

Invitation Alfahandita (Painting)

Others Little Story (Photobooth)

Wedding Entertainment Deo Entertainment

Banyak orang yang berasal dari suku Batak menikah dengan pasangan yang berasal dari Batak juga karena adat mereka yang sangat kuat. Namun pernikahan dengan mereka yang bukan dari suku Batak juga masih bisa terjadi dengan cara pemberian marga melalui orangtua angkat dari keluarga dekat. Seperti yang dialami Diza yang menikah dengan Paulus yang berasal dari suku Batak. Buat brides to be yang berencana untuk menikah dengan lelaki batak, simak cerita pernikahan mereka berikut ini ya.

Orangtua Diza dan Paulus sudah lama bersahabat. Suatu ketika Diza menemani mamanya ke acara reuni. Disana Diza bertemu dengan orangtua Paulus. Saat itu ibu Paulus meminta contact Diza untuk diberikan kepada Paulus, anaknya. “Tidak mungkin juga aku menolak memberikan nomor teleponku pada orangtuanya. Paulus menghubungiku malam itu juga. Selang beberapa hari kami memutuskan untuk bertemu di Gereja. Seiringnya waktu kami terus melanjutkan hubungan ini dan dari awal memang Paulus sudah bilang untuk serius menjalani hubungan ini ke jenjang pernikahan,” cerita Diza.

Di bulan Oktober, Paulus berulang tahun dan Diza berinisiatif mengundang teman – teman Paulus untuk memberikan kejutan kepada Paulus. Di saat Paulus mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir, malah dia balik membuat kejutan untuk semua yang hadir terutama Diza. Paulus melamar Diza di hadapan semua teman – temannya. “Aku antara kaget, terharu dan malu, hehehe. I said, yes! Menurutku ini romantis karena aku tahu Paulus bukan tipe orang yang romantis dan mau seperti ini depan orang banyak,” kenang Diza bahagia.

Persiapan detail pernikahan baru mereka mulai tiga bulan sebelum pernikahan. Diza dan Paulus yang mempunyai bisnis di bidang Photography Wedding justru lebih banyak mengurus pernikahan klien mereka. Namun akhirnya satu persatu dapat mereka selesaikan dengan baik. Untuk undangan Diza secara khusus meminta bantuan dari adik sepupunya yang jago melukis dengan cat air sedangkan untuk design mereka meminta bantuan sahabat Paulus.

Semuanya memang mereka atur serba cepat menjelang pernikahan mereka, namun tidak dengan gedung pernikahan. Sejak awal tahun 2015, Diza sudah mulai mem-booking gedung untuk acara adat dan resepsi. Khusus untuk gedung adat Batak memang harus dipesan jauh – jauh hari. Tidak semua gedung atau venue bisa mengakomodir kebutuhan acara pesta pernikahan dengan adat Batak. Mereka memilih gedung Mulia Raja yang lokasinya strategis dan bisa menampung banyak undangan. Pesta adat Batak memang identik dengan jumlah undangan yang banyak. Diza sendiri sempat kaget akan hal itu. “Tamu begitu banyak sampai aku tidak ada jeda untuk bisa ke toilet. Namun di pesta adat Batak ini aku bisa benar – benar merasakan menjadi raja dan ratu sehari. Aku sungguh menikmatinya. Banyak teman-teman yang juga mendampingi dari pemberkatan sampai pesta adat,” ungkap Diza.

Diza sendiri mengaku banyak proses yang harus ia lewati dalam pernikahan ini. Salah satunya adalah pemberian marga atau boru untuk Diza. Proses pemberian marga untuk perempuan non Batak akan mengambil marga dari Ibu pengantin Pria. Biasanya tulang atau adik dari ibu pengantin pria akan menjadi orangtua angkat untuk si pengantin wanita agar marga bisa diturunkan kepadanya. “Aku dapat marga Tambunan. Tambunan itu marga dari mama nya Paulus. Amang Bona, adik mama mertuaku mengangkat aku jadi anaknya,” jelas Diza.

Inti dari pesta adat Batak sendiri adalah proses memberikan ulos sebagai simbol saluran berkat kepada pengantin dari orangtua. “Proses mangulosi aku kemarin sangat mengharukan sekali. Mangulosi dilakukan oleh Amang Bona, ayahku secara adat. Walaupun hubungan kami baru terjalin pada saat proses pemberian marga, namun proses mangulosi kemarin benar – benar mengharukan. Di situ aku melihat seorang ayah yang walaupun hanya secara adat memberikan ulos secara tulus dari hati. Hubungan kami sudah seperti bapak dan anak. Mangulosi kemudian dilanjutkan oleh mertua dan orangtua kandungku. Setelah itu kami berdua menyanyikan lagu borhat ma da inang. Semua yang hadir bilang aku lebih jago dari Paulus ketika menyanyikan lagu bahasa batak. Mereka tepuk tangan sangat kuat setelah kami selesai menyanyikannya. Hehehe,” cerita Diza bahagia.

Menurut Diza semua momen yang terjadi dalam pernikahannya adalah hal yang sangat indah. Setelah acara pesta adat, acara dilanjutkan dengan resepsi yang bertema nasional. Sejak dulu Paulus yang merupakan seorang  photographer menginginkan adanya pameran foto di hari pernikahannya. Akhirnya hal itu bisa terwujud saat resepsi berlangsung. Semua teman dekat Paulus yang merupakan sesama photographer membantu mewujudkannya. Diza juga berhasil mewujudkan wedding impiannya dengan memberikan detail sentuhan kayu dari mulai dekorasi pelaminan hingga dekorasi catering. Diza juga merasa senang karena semua yang terlibat dalam acara pernikahan mereka merupakan teman dan sahabat mereka, mulai dari MC, wedding entertainment, photographer hingga wedding organizer. Highlight dari pernikahan Paulus dan Diza adalah saat Paulus menyanyikan lagu so in love with you pada saat menjemput Diza ke pelaminan.

Diza berpesan kepada brides to be untuk selalu banyak berdoa, sabar dan satu suara dengan pasangan agar semua tantangan dalam mempersiapkan pernikahan bisa teratasi.

Top 3 vendor pilihan Diza.

1. Tim MUA dan HairDo

“Mereka sangat profesional sekali. Walaupun kami memiliki hubungan pertemanan yang dekat. Recommended untuk kalian semuanya.”

2. Inca Rosalyn

“Mungkin orang – orang menanyakan ini siapa? Tetapi aku bisa jamin Inca sangat totalitas sekali dalam mengerjakan pekerjaannya. Mulai dari proses pemilihan bahan, semua sangat detail. Dia bisa mewujudkan baju pernikahan impianku. Yang paling penting adalah harga yang pas dengan budget.”

3. Team Photographer dan Videographer dan Photobooth

“Banyak sekali teman – teman yang turun dengan gaya masing masing dalam hasil foto. Mereka mau membantu secara sukarela dan sangat totalitas mulai dari Lamaran, pre-wedding, sampai hari H. Puji Tuhan dan bersyukur bisa mempunyai teman teman yang baik seperti mereka.”

Check Out The Vendor

Comments

Dian Geta

Kalau boleh tau total budgetnya berapa?

Reply

Ita

Boleh Minta Price List Pernikahan nya untuk adat batak?
Dan itu sudah termasuk apa saja ?
Minta dikirim via Email yah. thx

Reply

donaldsidabutar

Aku mau jual DP Gedung Batak nih Di Gorga IV (Cilitan) Untuk Acara Hari Sabtu, tanggal 6 Mei 2017, aku udah bayar DP Rp. 10.000.000, (Harga Geung Rp. 37. Jt) Mungkin ada yang berminat. Untuk Harga Sangat Nego Ya..Bisa Contak Aku di No Hp. 0811874672.

Terimakasih.

Reply

Patrick Kevin

Info gedung nikahan batak di Jakarta : 

Bagi yang berencana menikah tahun ini dan belum dapat gedung, mau bantu teman yang mau oper DP gedung di Gorga IV, Cililitan : 

Tanggal : Sabtu, 21 Oktober 2017
Harga : Rp 37.000.000
DP : Rp 10.000.000

Fasilitas : 
1. Full AC (Aula adat + Nasional + VIP)
2. Kursi adat 1200 kursi + 300 nasional
3. Parkir mobil +/- 300 Mobil

Alamat Gedung : 
Jl. Mandala V, Cililitan Besar, Jakarta Timur (Dekat Mall PGC Cililitan)

Jika minat bisa menghubungi nomor ini +6281380584157

Terima kasih

Reply

Theresia

Buat para Capeng 2017, saya mau over DP Gedung Gorga Mangampu Tua 2 Jl. H. Kamad No. 14 Pondok Bambu, Jakarta Timur untuk tgl 24 November 2017. Harga sewa gedung Rp25juta. DP yang sudah dibayar Rp10juta. Bagi yang berminat, silahkan telp/sms/WA ke nomor 082113165149 Terima kasih

Reply

Ellia Badiari simbolon

Saya mau tanya berapa sewa gedung di mulia raja kalau untuk tanggal 29 juli 2018

Reply

Devi Yuliana

Sama dengan pertanyaan Kak Ita:
Boleh Minta Price List Pernikahan nya untuk adat batak?
Dan itu sudah termasuk apa saja ?
Minta dikirim via Email yah. thx

Reply
×