Pernikahan Adat Minang dan Jawa Bernuansa Rumah

Style Guide

Venue Hotel

The Vendors Who Made This Happen

Akad Nikah
Wedding Reception

Pernikahan adat Minang dan Jawa jika digabungkan tentunya akan sangat menarik untuk disimak. Hal ini juga menggambarkan keragaman budaya Indonesia. Terlebih lagi jika dekorasi pernikahan adat Minang dan Jawa ini dibuat seolah-olah berada di rumah sendiri.

Penggunaan dua adat yang berbeda dalam pernikahan Fala dan Ihsan rupanya memiliki kisah tersendiri. “Almarhum mamaku orang Minang, makanya kami ingin menggunakan adat Minang. Kalau adat Jawa ya karena kami memang berdarah Jawa hehe,” jelas Fala. Tidak hanya itu, ternyata orang tua mereka pun dulu menikah menggunakan adat Jawa.

Dengan dua adat yang berbeda, warna-warna dekorasi yang dipilih pun berbeda. Dalam akad nikah yang menggunakan adat Minang, dekorasi tampak didominasi oleh warna-warna yang lembut seperti rose gold dan champagne. Fala bahkan secara khusus meminta songket dan sunting yang ia kenakan berwarna rose gold, menyamai warna dekorasi pilihannya. “Aku memang maunya nuansa akad nikah itu soft, tapi nuansa emas khas Minang tetap ada kok,” tambah Fala.

Untuk resepsi pernikahannya, Fala memilih warna peach, pink, dan emas sebagai warna dekorasi. Ketiga warna tersebut adalah warna-warna yang Fala sukai. “Aku ingin nuansanya timeless dengan warna-warna itu,” ucapnya lagi. Agar terlihat serasi dengan busana warna hitam yang ia dan Ihsan kenakan saat resepsi pernkahan, Fala memilih warna lime green sebagai warna seragam keluarga intinya. “Aku pilih lime green sebagai warna seragam keluarga inti agar terlihat fresh di samping pengantin yang menggunakan busana hitam.”

Hal yang paling The Bride Dept sukai dari pernikahan Fala dan Ihsan adalah konsep pernikahannya yang unik dan dekorasinya yang menyerupai rumah. Menurut Fala, ia dan Ihsan ingin agar tamu undangan merasa nyaman seperti sedang berada di rumah. Dengan konsep ini, ada banyak meja dan kursi yang tersedia di venue. Persis seperti sedang berada di rumah. Lebih lanjut, Fala juga menjelaskan mengenai detail dekorasi pernikahannya yang sangat unik dan cantik. “Ceritanya, area penerima tamu adalah halaman depan rumah. Ayahku secara khusus minta dekorasinya berupa pohon mangga, lengkeng, jambu, pisang, dan masih banyak lagi. Kalau area pelaminan itu area ruang tamu. Meja-meja panjang yang tersedia itu meja makan. Sisanya adalah ruang untuk duduk-duduk sambil menonton band yang tampil mengisi acara.”

Dalam mempersiapkan pernikahannya, Fala mengaku bahwa ia dan Ihsan tidak menggunakan jasa wedding planner. Semua hal mereka kerjakan sendiri, mulai dari menentukan vendor hingga berkoordinasi dengan vendor secara langsung. Fala juga merasa sangat terbantu oleh peran Ihsan yang aktif dalam persiapan pernikahan. “Ihsan juga selalu menekankan bahwa dia 100% mendukung aku untuk mewujudkan pernikahan impianku. Apa yang dia bilang benar-benar tercermin dalam perbuatannya. He’s very very helpful!” puji Fala.

Siapa sangka, keterlambatan berlangsungnya resepsi pernikahan malah menjadi momen berkesan bagi Fala dan Ihsan. “Gara-gara telat, teman-teman yang menggunakan seragam jadi punya kesempatan untuk berbaris rapi menyambut prosesi aku dan Ihsan masuk ke dalam ruang resepsi. Padahal ngga ada yang mengoordinir untuk berbaris lho!” kenang Fala. Pemandangan teman-temannya yang sudah siap menyambut ia dan Ihsan tentu saja membuat keduanya kaget. Terlebih lagi, seragam teman-teman mereka yang senada dengan dekorasi juga mempercantik dekorasi itu sendiri.

Bagi Fala, sulit untuk menentukan top 3 vendors karena ia dan Ihsan merasa sangat menyukai dan sangat puas dengan hasil kerja semua vendor. “Konsep dekorasi yang dibuat bersama Dalang Indonesia direalisasikan dengan bagus banget, kami suka banget!” ujar Fala bersemangat. “Aku juga suka banget sama Mas Adi Adrian, Ibu Tari Donolobo, Mas Resna, dan Des Iskandar. Tamu-tamu undangan juga bilang bahwa mereka suka pre-wedding kita yang dibantu oleh tim Why Moments. Soulful Band juga sangat entertaining, apalagi pas mereka membawakan Bohemian Rhapsody yang sama sekali ngga biasa dibawakan dalam acara pernikahan. Selain itu, Parfait Press juga did a good job dalam membuat undangan pernikahan dan souvenir pernikahan kita. All of them are very recommended!

Fala menutup wawancaranya dengan memberikan tips persiapan pernikahan untuk pembaca The Bride Dept:

Tentukan konsep pernikahan yang kamu inginkan bersama kedua keluarga sejak awal, karena pernikahan adalah acara yang akan melibatkan banyak orang. Jadikan kenyamanan tamu undangan sebagai prioritas, karena pada akhirnya yang terpenting adalah semua orang bisa merasa bahagia pada hari pernikahan kita dan akan selalu mengenang hari pernikahan kita. Hal-hal kecil yang terlewat akhirnya ngga akan jadi masalah kok.

One thought on “Pernikahan Adat Minang dan Jawa Bernuansa Rumah

  1. Suntingnya warna rose gold bagus banget 😀 😀
    Trus konsep dekornya lucu ya dan warna lime green buat baju seragam itu benar benar fresh banget 🙂 Jadi penasaran sama konsep prewedding-nya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *