Pernikahan Adat Palembang ala Bella dan Sandi di Ritz Carlton Mega Kuningan

By Friska R. on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Resepsi Pernikahan

Venue Ritz Carlton Mega Kuningan

Event Styling & Decor Gaia Nata Slaras

Photography The Portrait Photography

Bride's Attire Dieva Ipeh

Make Up Artist Ambar Paes

Wedding Organizer Natali Djody

Masih ingat tidak dengan Bella dan Sandi yang lamarannya pernah diulas di The Bride Dept? Di bulan Mei yang lalu pasangan ini mengadakan lamaran dengan adat Palembang bernuansa warna merah. Kali ini, The Bride Dept akan membahas mengenai pernikahan mereka yang baru saja diadakan.

Ungkapan benci dan cinta itu bedanya tipis terbukti kebenarannya di pasangan ini. Seperti plot di film romantic comedy, saat awal berkenalan Bella dan Sandi tidak menyukai satu sama lain. Keduanya kerap berbeda pendapat yang sering berujung menjadi perdebatan dan pertengkaran. Tetapi perlahan mereka menjadi dekat dan rasa diantara keduanya kemudian berubah dari benci menjadi cinta. Kini mereka telah menikah dan mendapatkan ending happily ever after mereka.

Pasangan ini telah menyiapkan pernikahannya selama kurang lebih satu tahun. Persiapan mereka dimulai dengan pemilihan venue pernikahan, Ritz Carlton Kuningan. Setelah mendapatkan venue, mereka kemudian memulai pencarian untuk wedding organizer, hingga akhirnya mereka memilih menggunakan Natalie Jodie Wedding. Bagi para calon pengantin yang sedang mencari WO, Bella menyarankan menggunakan WO ini. “Aku rekomendasi banget Natalie Jodie Wedding, kerjanya teliti per item semua di cek sama dia apalagi buat seseorang yang punya papa perfeksionis kaya aku,” ujar Bella.

Di pernikahannya ini, Bella dan Sandi memakai konsep pernikahan tradisional. Bella mengaku kalau dia memilih konsep ini untuk mendapatkan kesan asli dan authentic di pernikahannya. Karena itu sejak tahapan pre-wedding mereka menggunakan konsep tradisional. Selain itu, Bella merasa pernikahan tradisional dengan unsur adat yang kental dapat menangkap nuansa regal selayak raja dan ratu kerajaan kuno.

Pasangan ini memutuskan untuk memakai adat Islam dengan campuran adat Solo di akad dan adat Palembang di resepsi pernikahan. Bella dan Sandi memulai prosesi pernikahan mereka dengan khatam Al Quran untuk melancarkan dan memudahkan acara perkawinan. Setelah prosesi khatam, mereka kemudian menjalani siraman, midodoreni dan kemudian ditutup dengan dulangan. Acara khatam ini ternyata sangat manjur, pernikahan Bella dan Sandi berlangsung mulus, terlebih Bella memiliki kabar bahagia untuk dibagi. “Alhamdulillah sih terbukti perkawinan lancar, terus aku juga langsung hamil habis honeymoon,” ungkap Bella.

Di pelaminan, Bella terlihat cantik menggunakan riasan paes. Namun sebelum di paes Bella mengaku gugup, “Awalnya aku menjelang perkawinan deg-degan banget karena banyak yang bilang di paes ada yang tidak manglingi, istilah Jawanya.” Untungnya Bella bisa mengatasi ketakutannya itu, “Semua balik ke diri kita, kalau yakin, percaya diri dan didukung vendor makeup dan dukun manten yang bagus, Insyaallah hasilnya bagus,” ujar Bella lebih lanjut.

Ketika diminta untuk memilih momen pernikahan yang paling berkesan untuknya, Bella mengatakan kalau setiap momen di pernikahannya sangat berkesan. Dimulai dari acara pengajian di hari Kamis, siraman di hari Jumat, dan resepsi pernikahan di keesokan harinya, semua sangat bermakna dan meninggalkan kesan yang dalam bagi Bella.

Top vendor yang dipilih oleh Bella adalah:

1. Natalie Jodie

“WO aku Natalie Jodie selalu mendengar curhat, keluh kesah dan senang juga, kita masih menjaga hubungan baik.”

2. Gaia Nata

“Tante Ina dekorasinya di rumah dan di hotel bagus banget.”

3. Irwan Riady

Makeup Irwan Riady di akad dan resepsi bisa menyulap muka aku.”

Bagi para brides-to-be yang sedang merencanakan pernikahannya, Bella memberikan tips berikut:

“Pernikahan itu sekali seumur hidup, pilih vendornya jangan terlalu terburu-buru atau lihat dari teman. Pilih yang sesuai dengan konsep yang kita mau, karena kalau kita sudah tahu konsep, vendor pun kerjanya jadi enak. Siapin juga fisik yang kuat karena acara pernikahan itu selain senang banget juga capek banget. Terakhir, jangan undang tamu terlalu banyak karena pesta kamu nanti jadi ramai banget dan suasananya tidak enak.”