Pernikahan adat Sunda dan Minang ala Citra dan Waris

Style Guide

Venue Hotel
Color Silver

The Vendors Who Made This Happen

Akad Nikah
Resepsi Pernikahan

Kisah cinta Citra dan Waris dimulai dari mushola tempat mereka biasa bertemu dan sholat bersama semasa kuliah.

“Kita sering banget bertemu saat sholat, saat aku mau sholat, Waris pasti baru datang dan biasanya aku langsung memintanya untuk menjadi Imam. Sepertinya dia memang senang banget jadi imam, sampai akhirnya Insyaallah tanggal 20 November 2016 dia akan menjadi imam aku selamanya..”

Mau tahu cerita lengkap mengenai kisah cinta Citra dan Waris sampai akhirnya mereka sampai ke pelaminan? Yuk simak cerita lengkapnya berikut ini.

Hubungan pertemanan Citra dan Waris terputus setelah sama-sama lulus kuliah, sampai akhirnya di bulan Mei 2014 saat Citra ada di Bali dalam rangka acara kantornya, mereka berdua bertemu secara tidak sengaja. Pertemuan itu berlangsung singkat dan sedikit kikuk tanpa bertukar nomor telpon, Line, WhatsApp ataupun BBM. Waris baru mulai follow Instagram, add Line dan Path Citra di awal tahun 2015, dan mulai berani untuk mengajak Citra ngobrol melalui Line di akhir Januari 2015. Mulai intens chatting, Citra dan Waris akhirnya bertemu untuk pertama kalinya setelah sekian lama di salah satu mall di Jakarta. Setelah pertemuan itu, mereka semakin menemukan kecocokan dan hubungan mereka pun kian serius.

“Kita menjalankan hubungan serius ini tanpa ada kata jadian atau ritual semacamnya seperti anak zaman sekarang. Dari awal kita dekat Waris memang langsung to the point banget kalau dia mau menikah tahun depan.”

Setelah 4 bulan pendekatan dan 8 bulan pacaran, di bulan Maret 2016 Waris mengajak Citra untuk menikah di bulan November 2016. Awalnya Citra agak ragu karena beberapa pertimbangan seperti pekerjaan, kebiasaan selama ini mandiri dan khawatir akan sulit beradaptasi dengan hubungan serius, sampai akhirnya menawarkan untuk menunda pernikahan sampai pertengahan tahun 2017. Namun kesabaran Waris berhasil meluluhkan hati Citra dan akhirnya Citra resmi dilamar oleh Waris dan keluarganya pada tanggal 21 Agustus 2016 dan menikah di tanggal 20 November 2016. Menurut Citra, jodoh memang unik dan merupakan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Menurutnya, Waris memiliki karakter, pola hidup dan pola pikir yang sangat berbeda dengannya, namun ternyata Waris merupakan jodoh yang terbaik untuknya.

Akad Nikah

Untuk acara Akad Nikah Citra dan Waris memilih menggunakan adat Sunda karena Ibunda Citra dan orang tua Waris berasal dari Sunda. Memilih tema simple, Citra dan Waris tetap menjalankan prosesi adat yang menurut mereka penting untuk dijalankan, diantaranya:

  • Huap Lingkung, dimana pengantin disuapi oleh orang tua masing-masing dilanjutkan dengan saling menyuapi dengan saling merangkul.
  • Pabetot Bekakak, prosesi dimana pengantin menarik ayam dengan satu tangan.
  • Maeuleum Harupat, prosesi dimana suami memegang lidi untuk disulut api oleh istri, dan lidi yang terbakar dicelupkan ke air di dalam kendi, melambangkan amarah suami yang akan padam setelah disiram oleh kelembutan wanita.
  • Nincak Endog, Proses injak telur dan mencuci kaki suami yang melambangkan bentuk bakti istri kepada suami.
  • Ngelangkahan Barera, prosesi yang menggambarkan rintangan yang terjadi di dalam rumah tangga harus dilalui bersama, dan
  • Sawer, yang merupakan prosesi yang mencakup kantung berisi uang kertas, coklat, beras, biji-bijian, yang dimaksudkan untuk memeriahkan acara setelah upacara adat selesai.

Resepsi

Untuk acara resepsi, Citra dan Waris mengangkat konsep modern dengan nuansa yang kental dengan budaya Minang, karena Ayah Citra berasal dari Sumatera Barat. Citra juga sangat bersyukur karena sang ayah mengerti keinginannya untuk tidak menggunakan Suntiang, namun tetap mengangkat nuasan Sumatera Barat. Berkat bantuan dari vendor dekorasi, Airy Designs, keinginan Citra berhasil diwujudkan dengan sempurna.

Setelah berdiskusi dengan tim Airy Designs, Dea dan Tika, akhirnya diputuskan dekorasi pelaminan akan mengangkat nuansa hijau dan white flower, warna kesukaan Citra, dan dicampur dengan sedikit warna champagne. Citra sengaja tidak mengangkat warna emas untuk menghindari kesan minang yang terlalu mencolok. Airy Designs juga menyisipkan dua buah songket Padang dengan warna dasar hijau dan ukiran berwarna champagne. Di area pernikahan, Airy juga menambahkan dekorasi pepohonan, kayu, dan sedikit daun-daun untuk mengangkat tema rustic dan membuat suasana ruangan resepsi menjadi semakin menawan.

Baju Pengantin

Untuk pakaian pengantin, Citra dan Waris mempercayakannya kepada Biyan. Citra bercita-cita mengenakan dress panjang saat resepsi pernikahannya, dengan model simple agar nyaman dipakai dengan sedikit sentuhan Minang. Akhirnya Mas Biyan membuatkan dress panjang menjuntai dengan bahan brokat dengan ditaburi beads di seluruh gaunnya. Untuk warna, Biyan menyarankan abu-abu karena menurutnya sangat cocok dengan kulit Citra dan juga matching dengan dekorasi pelaminannya. “Cantik banget! Aku tidak terlalu cerewet ke Mas Biyan karena aku percaya desain yang dibuat Mas Biyan pasti amazing!” cerita Citra

Kehadiran sahabat-sahabat Citra di hari bahagianya merupakan momen yang tidak terlupakan untuknya. Momen itu juga ternyata berhasil didokumentasikan oleh tim Iluminen, terutama saat Citra dan sahabat-sahabatnya sedang mengobrol dan bercanda, sehingga foto-fotonya benar-benar candid. “Indra memang the best banget!,” ujar Citra.

Saat The Bride Dept bertanya mengenai Top 3 Vendor di acara pernikahannya, berikut jawaban dari Citra dan Waris:

  1. Artea Organizer: “SUPER banget sama Artea (Akte dan Ria), mereka membuat bagaimana caranya supaya semua orang HAPPY saat acara berlangsung dan mereka teliti sekali. Mulai dari perencanaan sampai hari-H. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Mereka benar-benar membantu dalam mencari solusi dan apabila ada masalah mereka juga benar-benar mendengarkan masukan dari kami.”
  1. Iluminen: “BEST, hanya itu yang bisa kami sampaikan untuk Iluminen! Mulai dari prewedding, lamaran, pengajian, akad nikah, dan resepsi, semua dibantu oleh Iluminen. Indra super nice, teamnya juga ok banget, dan foto-fotonya tidak pernah gagal di setiap moment dan selalu membuat kami senyum-senyum sendiri.”
  1. Airy Designs: “AMAZING, mulai dari lamaran, akad sampai resepsi semuanya bagus. Puas banget dengan hasil dekorasi Airy. Dea dan Tika benar-benar membuat dekorasi di setiap acara sesuai dengan yang kami inginkan. Mereka juga tidak pernah bosan mendengarkan keinginan kami dan selalu membantu mencari solusi setiap ada masalah. Dea dan Tika juga sangat santai pembawaannya, jadi meeting dengan mereka selalu seru dan bisa mengurangi stress, hehe…”

Highlight dari seluruh rangkaian acara pernikahannya menurut Citra adalah saat Akad Nikah menggunakan adat Sunda dan melakukan seluruh prosesi adat sunda. Selain itu, Citra dan Waris juga sangat senang dengan konsep acara resepsi yang modern namun tetap kental dengan nuansa Minang. Pelaminan dengan sedikit sentuhan songket Padang, momen saat mereka memasuki ruangan resepsi diiringi gendang tabuik dan tari piring dengan MC yang menyambut dengan bahasa Padang, MC acara yang kemudian diganti dengan MC yang lebih fun dan modern, menu makanan yang sebagian berasa masakan khas Padang, dan penerima tamu yang mengenakan pakaian Padang dengan aksesoris khas Sumatera Barat. Tidak ketinggalan, momen throwing hand bouquet dan tamu yang beruntung mendapatkan voucher belanja dari mereka berdua juga meninggalkan kesan yang mendalam.

Untuk Citra dan Waris, momen yang paling berkesan adalah pada saat akah nikah dimana Citra keluar setelah Ijab Kabul dan melihat wajah sang suami, Waris, yang telah dengan lantang dan lancar mengucapkan lafal ijab Kabul hingga diikuti oleh kata SAH dari para tamu yang hadir. “Alhamdulillah di hari yang penting ini semua orang-orang terpenting dalam hidupku hadir dan semuanya sehat, senang banget,” kenang Citra.

Citra dan Waris juga memberikan tips bagi para bride-to-be yang sedang mempersiapkan acara pernikahan. Yuk simak 4 tips dari Citra dan Waris berikut:

  1. Karena kita berurusan dengan banyak kepala, jadi akan banyak perbedaan pendapat dan keinginan, untuk itu saling menghargai dan komunikasi menjadi kunci utama dalam mempersiapkan proses menuju pernikahan.
  1. Sebaiknya dari awal buat anggaran pernikahan dengan matang bersama pasangan jadi kita bisa mengukur kemampuan kita dengan budget yang ada.
  1. Jangan diet berlebihan khususnya para perempuan, diet boleh asal normal dan jangan sampai terlalu kurus karena akan terlihat tidak segar di foto.
  1. Banyak berdoa. Aku sarankan sebaiknya puasa Senin & Kamis bagi yang muslim, karena terus terang mengurus pernikahan dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi dan puasa cukup meningkatkan kesabaran kita, hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *