Pernikahan Allyssa Hawadi dan Candi Soeleman

By Septa Mellina on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Daun-daun Decoration

Photography Soe and Su

Bride's Attire IKAT Indonesia by Didiet Maulana

Make Up Artist Irwan Riady

Pemandu Adat Mamie Hardo

Wedding Organizer Natali Djody

Catering Akasya Catering

Wedding Entertainment Vidi Aldiano

Sama-sama bergelut di dunia yang lekat dengan pernikahan membuat pasangan Allyssa Hawadi dan Candi Soeleman menginginkan konsep yang berbeda untuk hari bersejarah mereka. Ini terlihat mulai dari tempat pelaksanaan akad nikah yang berlangsung di lahan kosong di kediaman Allyssa. Lahan kosong itu pun disulap menjadi tempat yang cantik dan romantis, saksi kebahagiaan keduanya.

“Aku dan Mas Candi hampir tiap minggu ke kawinan karena kerjaan kita sama-sama di dunia wedding, aku makeup artist sedangkan Mas Candi adalah seorang fotografer. Awalnya kita mikir, bosen ah kalo di gedung atau di hotel. Rasanya semua hotel di Jakarta sudah kita kelilingi. Akhirnya kita mikir untuk bikin acara akad di rumahku,” kata Allyssa. Selain mendekor, bagian tersulit tentunya adalah mengeruk tanah kosong seluas 700 meter itu serta membersihkan puing-puing dan ilalang yang menjulang tinggi. Hampir sebulan lamanya pengerukan berlangsung dengan menggunakan alat berat dan melibatkan banyak pekerja bangunan.

Kerja keras pun membuahkan hasil. Tepat pada 20 September lalu, Allyssa dan Candi melangsungkan pernikahan mereka  di tempat yang sama. Lucunya, Allyssa dan Candi memutuskan untuk menggunakan adat Sunda padahal dari kedua orang tua mereka tidak ada yang langsung berdarah sunda. Kedua orang tua Allyssa sendiri berasal dari Sumatera Barat, hanya sang ayah lah yang memiliki darah campuran Sunda. Tetapi karena tahun lalu kakak Allyssa menikah sudah dengan adat Minang, maka Allyssa mengusulkan adat Sunda untuk pernikahannya supaya terlihat berbeda dan tidak membosankan.

Nah, sesuai dengan adat Sunda, pasangan pengantin harus melalui prosesi ngeyeuk sereuh yang sarat dengan nilai filosofis, nasihat serta sex education. Ngeyeuk sereuh sendiri disajikan dengan cara yang lucu agar pendidikan seks yang diajarkan tidak terdengar frontal. Saat ngeyeuk sereuh berlangsung, Allyssa dan Candi melakukan beberapa prosesi yang melambangkan kehidupan pernikahan seperti menggulung sarung, mengulek dan menumbuk, membelah buah dan lainnya. “Prosesi ngeyeuk sereuh tuh MC-nya ngomong pakai Bahasa Sunda, sementara aku dan Mas Candi nggak terlalu paham bahasa itu. Jadi lucu banget dengarnya,” ujar Allyssa.

Selain venue, pemilihan warna kebaya yang dikenakan Allyssa saat akad nikah juga terbilang unik. Saat banyak pengantin wanita memilih warna putih untuk akad nikah, Allyssa justru memilih warna emas kesukaannya. “Aku bilang sama Mas Didiet apakah mungkin pakai warna lain untuk akad nikah? Karena saat akad nikah, aku mau pake warna gold kesukaanku. Surprisingly, Mas Didiet mendukung rencanaku ini. Jadi kita pilih gold dan ungu. Paduan warna ungu itu sendiri dipilihkan Mas Didiet. I let the master choose and do what they got to do,” ungkap Allyssa bahagia.

Untuk bahan kebaya sendiri, Mas Didiet memberikan berbagai pilihan kain dengan motif beragam namun satu warna. Tujuannya agar kebaya terlihat cantik saat dipadu padankan dengan motif yang berbeda-beda tersebut. “Yang aku ingat pada saat itu ada renda yang dipilih sama Mas Didiet yang digunakan untuk bagian paling bawah kebayaku. Saat fitting kedua, aku kaget banget sekaligus amazed melihat ada motif burung merak di seluruh kebayaku. Semua itu dipilih oleh Mas Didiet. I trust his magical works,” Allyssa melanjutkan.

Tidak cuma kebaya Allyssa yang mempesona, riasan wajah dan sanggul Allyssa juga nggak kalah cantik. Ketika dipaes, Allyssa tidak merasa pusing, berat, ngantuk atau perasaan tidak nyaman lainnya. Kuncinya, kata Allyssa, adalah berserah kepada Tuhan. “Aku puasa seminggu dan dapat puasa mutih satu hari , mungkin itu juga yang membantu aku jadi lebih kuat dan ikhlas saat hari H. Tante Mamie sering kali meminta aku merem saat dirias karena Tante Mamie bacain doa-doa. Makeup Tante Mamie tuh luar biasa banget, aku nggak pernah lihat steps makeup seunik itu,” ia berkisah.

Resepsi pernikahan juga semakin spesial karena adanya kejutan dari sahabat dan teman-teman terkasih yang disertai speech serta surprise penampilan Maliq & D’Essentials yang dirahasiakan oleh Candi, khusus dipersembahkan untuk Allyssa. Pastinya, pernikahan yang hangat dan cantik ini berhasil terwujud atas kerjasama keduanya.

“Mas Candi tuh spesifik dan perfectionist untuk hal-hal detail. Mas Candi berperan langsung untuk konsep dekorasi dan entertainment. Dia yang urus semua surprise entertainment buat aku. Sementara itu, aku yang mengurus hal-hal printilan seperti buku pengajian, undangan dsb. It was all about teamwork,” gumam Allyssa. Team The Bride Dept yang datang ke pernikahan Allyssa pun mengakui bahwa konsep pernikahan apalagi entertainment yang disajikan dipernikahan Allyssa dan Candi ini sangatlah thoughtful dan menyenangkan! Bagaimana tidak, berbagai band dan penyanyi terkenal di Indonesia hadir disini dan memberikan penampilan terbaiknya. Ya, mulai dari Andien Aisyah, Raisa, RAN, Mario Ginandjar hingga Maliq & d’Essentials tampil dan menghibur semua tamu yang hadir di acara ini.

Serunya punya pasangan fotografer, kata Allyssa, adalah mendapat foto kece saat prosesi pernikahan. Saat memasang cincin pernikahan, misalnya, Candi menyarankan Allyssa agar memasangkan cincin tersebut perlahan-lahan agar hasil fotonya maksimal. “Sesuai pengalaman aku dan Mas Candi, banyak pengantin yang lupa bahwa baju akan di foto dan butuh hanger yang bagus biar terlihat mewah saat di foto. Makanya, dari jauh-jauh hari aku sudah pesan hanger baju untuk aku dan Mas Candi dan juga patung manekin untuk kebayaku agar hasil fotonya maksimal,” Allyssa menambahkan.

Again, congratulation Allyssa-Candi! We are very happy for you both!

Ketika diminta untuk memilih top 3 vendors, Allyssa memutuskan untuk memuji semua vendor yang sudah bersusah payah mewujudkan pernikahannya yang cantik tersebut!

Didiet Maulana

“Mas Didiet tuh salah satu orang yang aku temui yang sangat passionate sama bidangnya. Aku dan Mas Candi benar-benar bisa melihat itu sejak awal ketemu dia. Jadi, saat pembuatan baju, aku dan Mas Candi nggak banyak request karena kita tahu we can count on him a lot.”

Mamie Hardo

“Tante Mamie super totalitas banget, sampe saat ngerjaiin makeup aku, beliau taaruf untuk aku dan Mas Candi agar acara pernikahan lancar. Selain makeup dan sanggulnya sendiri, Tante Mamie benar-benar baik banget sama aku dan Mas Candi. Ada banyak nasihat yang diberikan. Tante Mamie juga bantu memilih kain dan asesoris.

Daun-daun Decoration

“Dari awal, aku sudah jatuh cinta banget sama Tante Mince. Tema etnik dekorasi Tante Mince dan Tante Ria sangat tradisional tapi cantik. Aku hanya kasih highlight tema dan warnanya, sisanya aku serahkan ke beliau. Tante Mince dan Tante Ria juga total banget saat kerja. Mereka begadang di rumahku dari pagi sampai pagi lagi saat ngedekor!”

Irwan Riady

“Makeup artist yang satu ini, selain makeupnya yang bagus,  beliau tuh orangnya super duper humble. Aku senang banget dirias oleh Mas Irwan. Rasanya benar-benar nyaman karena Mas Irwan ramah banget, profesional banget, dan aku merasa saat dimakeup-in Mas Irwan kayak nggak ada gap antara client sama vendor karena Mas Irwan bikin kita tenang banget dengan ngajak ngobrol selagi proses makeup.”

Natalie Djody

Wedding organizer kita Mba Netty, orangnya super santai dan nggak pernah terlihat panik atau terlihat pusing sekalipun. Pembawaan beliau yang super tenang juga banyak banget membantu aku khususnya untuk tidak pernah panik dalam mempersiapkan pernikahan. Kalau Sama Mba Netty dan tim, semua beres before even you know it.”

Akasya

“MAKANANNYA SUPER ENAK! Sehari setelah pernikahan, banyak yang memuji makanan Akasya. Katanya, mereka betah di acaraku. Menu-menu yang aku dan Mas Candi pesan adalah menu yang jarang diketahui orang, misalnya japanese beef bowl. Aku surprise banget!”

Kebaya Harira

“Kalau mau bikin kebaya bagus, tepat waktu, bertanggung jawab dan yang terpenting affordable yaitu Kebaya Harira. Kebaya Harira itu pemiliknya Kak Dita. kebayanya bagus, orangnya ramah, profesional dan yang terpenting bertanggung jawab banget.”

Ifa & Orchestra

“I must say, without him reception won’t be that amazing. Ifa adalah orang di balik acara show resepsi kami. Beliau adalah music director yang bertanggung jawab atur arrangement music dari orchestra dan semua penyanyi-penyanyi di kawinan kita lho.”

Soe & Su

“Aku nulis sesuai dengan cara pandangku sebagai client yah bukan sebagai istri hehehe. Selain hasil fotonya yang luar biasa, service Soe & Su tuh sempurna banget. Fotografer-fotografernya profesional, baik dan sopan. Aku senang banget. Soe & Su tuh punya peraturan sendiri untuk fotografer mereka bahwa mereka harus pake seragam sendiri dan tidak menghalangi tamu-tamu di acara nikahan tentunya, jadi semua tamu senang karena nggak ketutupan dengan fotografer di depan.”

Nah, pasangan berbahagia ini juga membagikan tips untuk para brides-to-be yang tengah mempersiapkan pernikahannya:

1. Ikhlas dan berserah karena sesempurna apapun rencana kita, selalu ada rencana Tuhan yang terbaik yang mungkin berbeda dari yang kita inginkan. Jadi, persiapkan pernikahan dengan santai dan kepala dingin ya supaya nggak pusing dan stress.

2. You can’t do it alone. Hampir semua calon pengantin cenderung mengerjakan sendiri karena ingin sempurna sesuai dengan harapan. Tapi hal ini bisa bikin stres dan kelelahan yang bisa berdampak pada kesehatan. So, ask for help baik dari wedding organizer, keluarga atau sahabat.

3. Kalau bisa 2 minggu sebelum hari H, segala persiapan sudah selesai semuanya. Jadi 2 minggu menjelang pernikahan bisa dipakai untuk istirahat dan treatment.

4. Sesuai pengalaman orang tuaku, biasanya biaya pernikahan akan 30% extra at the end. Jadi count your cost wisely karena pasti akan banyak biaya tambahan yang tak terduga.

×