Pernikahan Bertema Jam Session yang Intimate dan Hangat ala Radhini dan Angga

By Renya Nuringtyas on under The Wedding

Pernikahan Bertema Jam Session yang Intimate dan Hangat ala Radhini dan Angga di Suasana Restaurant, Aston at Kuningan Suites

Style Guide

Style

International

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Suasana Restaurant - Aston at Kuningan Suites

Event Styling & Decor Kava Studio

Photography Aenigma Picture

Make Up Artist Ferry Fahrizal

Hair Do Tri Darmayanti

Bride's Attire Andhita Siswandi

Groom's Attire Dimas Djamin

Catering Rantang Ibu

Wedding Organizer Andi Wintha & Team

Master of Ceremony Veve Adeline

Souvenir Jakarta Souvenir

Invitation Studio 1212

Others Gakha Wedding

Bisa menyelenggarakan acara pernikahan yang intimate, hangat, dan memorable memang menjadi impian banyak pasangan, termasuk Radhini dan Angga yang baru saja menggelar acara pernikahan mereka di Suasana Restaurant, Aston at Kuningan Suites beberapa waktu yang lalu. Bagi Radhini dan Angga, acara pernikahan mereka merupakan a dream come true dan berlangsung dengan sangat intimate, hangat, dan memorable. Mau tahu cerita lengkap mengenai acara pernikahan mereka? Yuk langsung aja simak ulasan The Bride Dept berikut!

Berawal dari keinginan Radhini dan Angga untuk menggelar acara pernikahan yang hangat, mereka pun hunting lokasi dan tempat pernikahan yang memiliki desain cantik dengan suasana yang hangat tanpa perlu dekorasi tambahan yang terlalu heboh. Setelah mereka melihat Suasana Restaurant, Radhini mengaku langsung jatuh hati karena suasana restoran ini menjawab semua keinginan mereka berdua. Dengan kapastitas maksimal 600 orang, tempat ini tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, sangat sesuai dengan jumlah tamu yang mereka undang. Selain itu, makanannya juga enak, terbukti dari banyaknya tamu yang mengatakan kalau mereka sangat puas dengan rasa hidangan dan makanan yang disajikan, dan yang terpenting adalah suasananya yang sangat cantik dengan lokasi yang strategis, berada di bawah Hotel, jadi Radhini dan Angga pun bisa langsung turun menuju ruangan acara setelah persiapan, plus harganya juga sangat masuk akal, “sounds too good to be true, right? But well, that’s the truth,” ujar Radhini. Ia dan Angga juga sangat puas dengan pelayanan dari seluruh staff Suasana Restaurant, menurutnya, seluruh staff sangat helpful mulai dari persiapan acara sampai dengan hari H, dan mereka melayani dengan senyum meskipun acara berlangsung sampai larut malam.

Radhini mengaku seluruh persiapan acara pernikahannya dilakukan sendiri dengan bantuan dari tim manajemen Radhini, yang bertindak sebagai Wedding Organizer. Melakukan persiapan sendiri menurut Radhini memiliki banyak tantangan tersendiri. Rasa capek, sedih, senang, semua dinikmati bersama, bahkan menurutnya seluruh proses yang dijalani justru menjadi momen dimana ia dan tim manajemennya bisa bonding dan belajar untuk semakin mengerti satu sama lain. Tapi ada sisi minusnya juga, karena ia dan timnya mengurus segala sesuatunya sendiri, alhasil ada undangan yang ditujukan untuk beberapa teman dekat radhini yang tidak terkirim.

Konsep acara pernikahannya sendiri adalah acara pernikahan nasional dengan sentuhan adat Jawa. Meskipun ia tidak menjalankan seluruh prosesi adat Jawa, namun ia tetap menjalankan prosesi yang menurutnya penting, yaitu prosesi Siraman dan Pengajian, tanpa menjalankan prosesi Midodareni. Menurutnya, esensi dan inti dari prosesi Siraman dan Pengajian memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu untuk berdoa dan membersihkan diri agak terbebas dari halangan sebelum menjalankan pernikahan, dan juga setelah menjalankan pernikahan itu sendiri. Mengaku tidak terlalu mengerti tentang detail dari prosesi Siraman, Radhini pun akhirnya berdiskusi dengan Mbak Gatri dari Gakha Wedding, yang memberikan layanan yang luar biasa, sangat baik dan sangat sabar menjelaskan semua runtutan acara yang harus dilakukan, baik kepada Radhini maupun kepada pihak keluarga yang terlibat. Mbak Gatri dan seluruh tim Gakha Wedding sangat membantu mulai dari pemilihan MC adat untuk acara akad nikah dan resepsi, tim yang memakaikan beskap dan kain, tim dekor, yang menurut Radhini semuanya excellent. “Semua benar-benar bring out their best dengan harga yang make sense juga. Super puas sama service yang diberikan oleh Gakha Wedding,” cerita Radhini.

Untuk acara, Ia dan Angga mengenakan kain Jawa dengan kebaya modern, sedangkan Angga mengenakan beskap, begitupun dengan keluarga besar mereka berdua. Untuk prosesi akad nikah yang diselenggarakan di pagi harinya, Radhini memilih warna-warna lembut seperti mint, dusty pink, putih dan coklat muda. Sedangkan untuk acara resepsi, ia memilih warna-warna yang lebih solid yaitu Burgundy/Maroon, Hijau Tua, Coklat Tua dan Putih.

Untuk tema acara secara keseluruhan, Radhini mengangkat konsep Jam Session atau Open Mic. Mengingat Radhini adalah seorang penyanyi yang sudah mengeluarkan beberapa single termasuk Sampai Nanti dan single terbaru yang baru saja di rilisnya yaitu Fly, banyak teman-teman musisi yang juga hadir di acara pernikahannya. Ia mengaku memang sudah menjadi tradisi di antara ia dan teman-teman sesama musisi untuk ‘menyumbang’ satu atau dua lagu di acara pernikahan teman-teman mereka. Radhini mengaku sangat senang dan bersyukur karena banyak teman-teman sesama musisi yang hadir dan menyumbang lagu untuk ikut memeriahkan acara pernikahan Radhini dan Angga. Sebut saja Raisa, G.A.C, RAN, Lala Karmela, Teza Sumendra, Kunto Aji, Ifa Bachir, Gerald Situmorang dan masih banyak teman-teman musisi lainnya turut hadir ikut menyumbangkan lagu di acara pernikahannya. “Semua lagu yang dinyanyikan adalah lagu favorite aku! What a dream come true! Alhamdulillah dikelilingi oleh teman-teman yang baik-baik banget,” cerita Radhini.

Untuk band, Radhini dibantu oleh sahabat-sahabatnya yang memang biasa mengiringinya saat ia bernyanyi. Sedangkan untuk acara after party, DJ Dipha Barus memainkan musik-musik kesukaan Radhini dan teman-temannya yang berhasil membangun suasana dan membuat tamu yang hadir larut dalam suasana acara yang hangat dan intimate malam itu. “Dreams do come true!,” tutup Radhini.

Radhini dan Angga mempercayakan Kava Studio untuk membantu mereka dalam hal dekorasi. Meskipun terbilang baru, Kava Studio sangat mengerti keinginan Radhini dan Angga dan berhasil menghadirkan dekorasi yang sesuai dengan keinginan mereka. Dari awal Radhini dan Angga ingin dekorasi yang simple dan tidak terlalu heboh, karena Suasana Restaurant memang sudah cantik dan mereka tidak mau kecantikannya berkurang jika dekorasinya terlalu berlebihan.

Dekorasi ruangan juga dipercantik dengan adanya lima pajangan ilustrasi kanvas yang berisi cerita awal pertemuan Radhini dan Angga, mulai dari kencan pertama, masa pacaran, momen lamaran, sampai momen-momen indah lainnya  yang ada di dalam kehidupan dan kisah cinta mereka berdua. Hiasan kanvas tersebut diletakkan di pintu masuk dekat dengan meja penerima tamu, jadi tamu yang hadir bisa melihat dan mengetahui awal mula kisah cinta #RadhiniAngga sambil mengantri mengisi buku tamu. “Ilustrasinya bagus banget, dan berhasil catch attention para tamu!,” Selain itu, ilustrasi untuk acara pernikahan Radhini dan Angga ini juga merupakan project pertama yang dikerjakan oleh @illustation_, lho! “Recommended banget untuk menjadi salah satu vendor di acara pernikahan,” tambah Radhini.

Untuk kebaya yang dikenakannya, Radhini sejak awal memang sudah bercita-cita untuk membuat kebaya di Andhita Siswandi, karena ia sudah mengagumi hasil karya Mba Dhita sejak lama. Untuk bahan, Radhini dan Mba Dhita belanja bareng di Bindu Samtani yang ada di PIM 1, dan akhirnya Radhini menjatuhkan pilihan pada satu bahan yang menurutnya sangat menggambarkan dirinya, dengan bahan lace yang berhiaskan polkadot berbahan beludru berwarna biru, “so me!”, ujarnya. Tapi sayangnya bahan tersebut hanya tinggal sedikit dan tidak cukup untuk membuat kebaya yang diinginkan. Namun Mbak Dhita berbaik hati sekali dan menyanggupi membuat kebaya menggunakan bahan tersebut, namun dipadukan dengan bahan lainnya yang serupa. “Akhirnya ngga terihat sama sekali kalau kebayaku menggunakan dua bahan yang berbeda! Memang Mbak Dhita jago banget!”, cerita Radhini semangat.

Desainnya sendiri bisa dibilang simple dan untuk desain Radhini mengaku banyak bertanya kepada Mbak Dhita. Keinginan Radhini adalah bisa mengenakan kebaya dengan desain klasik tapi cantik, simple dengan twist yang eye catching, dan model off shoulder untuk pakaian yang akan dikenakannya di acara resepsi. Sedangkan untuk akad nikah, Radhini menginginkan dress dengan cape berhiaskan pearl, karena ia memang lebih menyukai hiasan pearl dibandingkan dengan hiasan Swarovski. Untuk final touch, Radhini dan Mbak Dhita yang sama-sama menyukai desain pita besar akhirnya sepakat untuk menambah hiasan pita besar di pakaian Radhini, dan Radhini menyerahkan desainnya sepenuhnya kepada Mbak Dhita. “Akhirnya..Voila! Mbak Dhita berhasil membuat baju yang cantik, classy, dan ada twist-nya. Saat Final fitting aku sampai berkaca-kaca banget karena tidak menyangka bajunya akan seindah dan secantik ini,” ujar Radhini haru.

Dari keseluruhan acara, momen yang paling berkesan bagi Radhini dan Angga adalah momen saat mereka dikelilingi oleh teman-teman musisi yang sangat baik. Konsep Jam Session/Open Mic sangat memberikan kesan yang mendalam karena teman-teman musisi mereka banyak menyumbangkan lagu dan membuat acara pernikahan mereka tidak terlupakan. “I just can’t thank them enough,” tutup Radhini.

Berikut top vendor pilihan Radhini:

1. Aenigma Picture

“Karena selalu berhasil meng-capture moment2 indah dengan hasil yang indah pula.”

2. Suasana Restaurant at Aston Kuningan Suites

“Untuk service yang sangat memuaskan dan sangat kooperatif.”

3. Andhita Siswandi

“Untuk baju dan friendship yang luar biasa. Tidak hanya berhasil bikin baju yang cantik, tapi dia juga yang mengingatkan aku untuk beli kain, undangan, souvenir, tutup kepala untuk akad, dan segala printilan lainnya. Baik bangetttt!“

4. Ferry Fahrizal

“Aku ke Mas Ferry hanya pasrah saja karena setiap manggung juga aku sering di make-up oleh beliau. Tapi untuk acara kawinan ini dia berhasil bikin look yang beda tanpa merubah aku secara drastis. Kata orang manglingi tapi tetap Radhini

Tips dari Radhini untuk bride-to-be yang sedang mempersiapkan acara pernikahan:

“Melakukan persiapan semakin jauh semakin baik, terutama soal undangan. Jangan seperti aku sampai akhirnya ada banyak yang lupa diundang, hehe.. Lalu untuk ke vendor, tips aku adalah PERCAYA sama mereka. Karena once kita udah memilih siapa saja vendor kita, pasti kita sudah suka sama mereka, merasa cocok, dan yakin kalau mereka adalah best of the best di bidangnya. Jadi biarkanlah mereka mengeluarkan talenta dan “magic” mereka dalam berkarya. Jangan ribet atau bawel, nanti mereka malah terbatas dalam mengembangkan ide. Cukup kasih brief pendek tentang gambaran yg kita mau, selebihnya percayakan ke mereka. Saking percaya nya aku, sampai kata Andhita aku adalah bride ter-santai dalam sejarah. Hehehe. Alhamdulillah karena aku percaya sama semua vendorku, mereka jadi bring out their best dan aku amazed banget sama semua karya mereka.”