Pernikahan Bertema Rustic dengan Pemandangan Danau Toba di Bagas Natio Park, Medan

By Renya Nuringtyas on under The Wedding

Pernikahan Bertema Rustic dengan Pemandangan Danau Toba di Bagas Natio Park, Medan

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Bagas Natio Park - Hotel Niagara Parapat, Sumut

Event Styling & Decor De Lavender decoration

Photography Cappio Photography

Make Up Artist Natalia So

Hair Do wiwik welby

Bride's Attire Cindy Tandiyah

Groom's Attire Wong Hang Tailor

Catering Hotel Niagara

Wedding Organizer Showbitz EO Medan

Pertemuan pertama Yunita dengan Daniel terjadi secara tidak sengaja saat Yunita menjadi bridesmaid di acara pernikahan salah satu teman mereka. Setelah pertemuan itu, Daniel memberanikan diri untuk mengubungi Yunita secara langsung dan mendapat sambutan yang sangat positif dari Yunita. Momen itulah yang kemudian mengawali kedekatan mereka sampai akhirnya memutuskan untuk pacaran. 

Dua tahun berpacaran, Daniel mengajak Yunita untuk dinner merayakan anniversary hubungan mereka yang kedua. Momen itu juga menjadi momen yang amat spesial karena di malam itu Daniel resmi melamar Yunita untuk menjadi istrinya. Para tamu di restoran tempat mereka makan malam menjadi saksi bagaimana mashed potato menyimpan cincin indah tanda cinta Daniel yang menandakan keyakinan Daniel mengajak Yunita melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. 

Enam bulan setelah momen lamaran itu, Yunita dan Daniel pun melangsungkan acara pernikahan. “Semua pikiran, waktu, dan energi yang terkuras dalam mempersiapkan acara pernikahan seolah hilang dan berubah menjadi rasa syukur bagi kami,” kenang Yunita. Bagi Yunita maupun Daniel, momen pernikahan ini menjadi momen indah yang menandakan bahwa hidup mereka tak akan sama lagi karena perjalanan hidup berdua baru saja dimulai, dan perjalanan itu diawali dengan sangat indah.

Acara pernikahan Yunita dan Daniel berlangsung seharian penuh, mulai dari persiapan seperti make up, acara Gate Crashing oleh para bestmen dan bridesmaids, penjemputan pengantin menggunakan mobil buggy, hingga acara adat dan Teapay yang dilakukan di dalam ballroom yang disediakan oleh pihak hotel, semua berjalan dengan sangat lancar sesuai rencana.

Momen terpenting yaitu Holy Matrimony diselenggarakan pada sore hari menjelang sunset di Chapel yang sangat indah dengan latar belakang pemandangan Danau Toba yang cantik, dan ditutup dengan momen pelepasan balon oleh pasangan pengantin. Tak jauh dari Chapel, tenda clear roof besar telah berdiri dan mereka pun siap untuk menggelar acara resepsi dan makan malam yang diiringi oleh alunan musik dari live band. Acara resepsi malam itu dipenuhi dengan momen indah tak terlupakan, baik bagi Yunita dan Daniel maupun para keluarga dan tamu yang hadir malam itu. Acara toast bersama, first dance dari pasangan pengantin, pemotongan wedding cake, sampai pelepasan kembang api menjadi momen yang sangat luar biasa indah, dan disudahi dengan manis di acara after party yang sangat meriah.

“Semua orang mendambakan acara pernikahan yang spesial entah dari segi tema dekorasi, lokasi, maupun konsep yang diangkat. Mungkin hal itulah yang menjadi salah satu inspirasi bagi kami dalam menggelar acara pernikahan di lokasi yang tidak biasa,” ujar Yunita. Awalnya Yunita ingin acara pernikahannya digelar secara outdoor seperti di pantai atau tebing, tapi ia kesulitan menemukan lokasi seperti itu di Medan sehingga ia mencari alternatif lokasi lainnya dan menemukan sebuah taman cantik di atas bukit dengan pemandangan Danau Toba yang menakjubkan, tepatnya di Bagas Natio Park, Hotel Niagara.

Karena berlokasi di atas bukit, Hotel Niagara memiliki udara yang sejuk dan asri dengan pepohonan dan barisan gunung yang sangat cantik. Dalam memilih busana Yunita juga menyesuaikan dengan lokasi dengan memilih busana bermodel simple agar dapat tetap terlihat abadi di foto dan dapat terus dikenang di kemudian hari. Dekorasi juga disesuaikan dengan kondisi alam sekitar dengan dominasi warna hijau bertema rustic

Dengan menggelar acara pernikahan di luar kota,  tentunya Yunita dan Daniel banyak mengundang tamu dari berbagai kota bahkan negara. Semua tamu yang datang dari luar kota Medan menginap di Hotel Niagara, jadi semua berkumpul bersama di satu lokasi. Acara pernikahan yang normalnya hanya berlangsung selama 3 jam pun sukses menjadi acara tamasya 3 hari 2 malam bersama keluarga dan tamu undangan yang bebas menghabiskan waktu dengan berenang, berolahraga, hingga bermain flying fox bersama. “Suasana menjadi sangat rileks dan intimate,” tambah Yunita.

Menggelar acara pernikahan di lokasi yang tidak biasa menjadi tantangan tersendiri bagi Yunita dan Daniel dalam mempersiapkan segala sesuatunya. Tantangan yang pertama adalah memastikan kalau Bagas Natio Park, yang baru pertama kali digunakan sebagai lokasi acara, memiliki rumput, taman, walking path, dan Chapel yang sudah siap untuk digunakan dan sesuai dengan kebutuhan. Kedua, karena saat itu sedang musim hujan Yunita dan Daniel sengaja memasang tenda clear roof dengan pondasi yang kuat agar tahan angin dan hujan. Clear Roof sengaja dipilih agar tidak menutupi pemandangan Danau Toba dan sekitarnya yang cantik. Jadi meskipun berada di dalam tenda, semua tamu undangan tetap dapat menikmati keindahannya. 

Berikut 3 top vendor pilihan Yunita dan Daniel:

  • Showbitz Event Organizer memegang peranan kunci dalam mempersiapkan acara ini karena tak hanya mengenai kemampuan atau pengalaman tapi juga dibutuhkan koordinasi yang baik antara vendor dengan pihak hotel.
  • De Lavender Decoration adalah pilihan yang tepat untuk urusan dekorasi khususnya di Medan, pengalaman mereka dalam meng-handle venue yang sulit serta memenuhi keinginan customer sudah tak perlu diragukan lagi.
  • Cappio juga menjadi salah satu vendor favorit karena tugas yang mereka kerjakan sangat penting, yaitu mengabadikan setiap momen berharga.

Yunita juga memberikan tips buat kamu yang sedang memperisiapkan acara pernikahan. Yuk kita simak tipsnya!

“Mungkin tips secara keseluruhan adalah selalu bersabar dan berdoa. Tapi untuk lebih spesifiknya, tipsnya sebenarnya sederhana, yaitu dimulai dengan selalu mendukung pasangan kamu. Harus saling menguatkan karena yang menjalani adalah kalian berdua dan tidak ada yang bisa lebih peduli dengan penikahan ini kecuali kalian berdua. Namun jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan saran dan keinginan kedua belah pihak keluarga, walaupun kadang bertentangan tapi ingatlah bahwa mereka selalu menginginkan yang terbaik untuk kita. Sedangkan untuk urusan teknis sebaiknya menggunakan vendor yang sudah berpengalaman. Tidak harus mahal, yang penting kita juga harus rajin mencari ide dan bertanya.”