Pernikahan dengan Adat Solo yang Kental ala Raisha dan Ivan

By Renya Nuringtyas on under The Wedding

Pernikahan dengan Adat Solo yang Kental ala Raisha dan Ivan di Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta

Event Styling & Decor Meriah Decor

Photography Ellelui Project

Make Up Artist Bennu Sorumba

Groom's Attire Ambar Paes

Bride's Attire Akad by Alidha Couture

Bride's Attire Resepsi by Studio Boh

Catering The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta

Others Light Works

Others LOL Photobooth

Others Reno Ashaf

Siapa yang menyangka pertemuan singkat Raisha dengan Ivan di salah satu outlet clothing line di Jakarta Selatan menjadi awal dari kisah cinta yang berakhir indah di pelaminan. Perjumpaan yang bagi Raisha hanya perjumpaan sebatas pertemanan itu ternyata meninggalkan kesan yang mendalam bagi Ivan.

Sejak itu, Ivan pun mulai perlahan-lahan mendekati Raisha, namun diakui Raisha kala itu ia belum ingin pacaran jadi ia tidak terlalu menanggapi pendekatan Ivan dengan serius. Tapi Ivan pantang menyerah dan tetap berupaya mencari perhatian Raisha selama kurang lebih satu tahun lamanya, dan akhirnya menyampaikan niatnya untuk serius menjalin hubungan pacaran dengan Raisha.

“Aku melihat begitu besar pengorbanan Ivan dan rasa sayang yang tulus, akhirnya aku pun menerima Ivan. Aku melihat Ivan bukan tipe orang yang neko-neko, dan bisa membawa aku menjadi orang yang lebih baik,” ujar Raisha.

Setelah itu mereka pun mula berpacaran. Sejak awal, Raisha selalu mengatakan kalau ia tidak ingin lagi membuang-buang waktu dengan pacaran lama-lama. Ivan pun langsung menyambutnya dengan mengajak Raisha menikah setelah beberapa lama mereka berpacaran. Saat itu Ivan melamar dengan malu-malu dengan menggunakan cincin yang ia buat dari kertas. Itu pun dilakukannya sambil ketawa-ketawa karena Ivan mengaku sebenarnya ia belum ada persiapan sama sekali. Tapi spontanitas Ivan itu justru menjadi kenangan yang lucu dan manis untuk terus diingat oleh Raisha.

Setelah itu, persiapan acara pernikahan pun dimulai. Sejak awal, Ibunda Raisha sudah menanyakan adat apa yang ingin dipakai untuk acara perniakahannya dengan Ivan. Raisha langsung menjawab “Solo” karena orang tua Raisha dulu menikah menggunakan adat Solo, dan Ivan pun juga merupakan orang Solo. Sebagai orang Jawa, Raisha bercita-cita untuk mengikuti seluruh rangkaian acara adat Jawa. Jadi rangkaian acara adat Jawa pun ia jalankan mulai dari prosesi Siraman, Dahar Pungkasan, Midodareni, sampai Panggih.

“Semua itu akan menjadi acara paling berkesan dan tidak terlupakan,” kenang Raisha.

Tidak hanya menjalakan rangkaian adat Jawa, Raisha juga ingin semua yang terlibat menggunakan busana Jawa Tulen. Saudara perempuan menggunakan kebaya model Kartini dan Konde Jawa lengkap dengan Sunggar dan bunga mawar. Saudara laki-laki menggunakan Surjan motif bunga dan Beskap Krowok. Khusus untuk para bridesmaids, seragamnya adalah kebaya berdesain Dodot dengan bahan Jumputan, lengkap dengan selendang batik yang sudah di-wiron, dan para groomsmen menggunakan Surjan motif bunga dengan kain yang sudah di-wiron, lengkap dengan aksesoris Jawa. Seragam ini sukses membangun kesan budaya Jawa yang sangat kental dan menambah suasana menjadi semakin sesuai dengan keseluruhan dekorasi ruangan acara.

Kebaya pengantin yang dikenakan oleh Raisha saat Akad Nikah adalah kebaya hasil buatan sang Ibunda, yang dimotif ulang dan dipasangkan payet oleh sang Ibu. Sedangkan untuk modelnya, Raisha dibantu oleh desainer sang Ibu.

“Senang sekali rasanya bisa menikah menggunakan kebaya hasil karya Ibuku sendiri,” ujar Raisha.

Untuk kebaya yang dikenakan saat acara Resepsi, Raisha mempercayakannya kepada Studio BOH. Sejak awal Raisha sudah menyampaikan keinginannya untuk memakai sesuatu yang berbeda dari kebaya yang bisa dibuat oleh Kak Penny dari Studio BOH. Raisha menginginkan sesuatu yang berkilau saat berjalan menuju dan saat berada di Pelaminan. Menjawab keinginan Raisha, Kak Penny pun menggunakan sekitar 2500 kristal Swarovski, dengan kombinasi Ceko dan Mutiara Swarovski.

“Jujur bajunya beraaat banget sampai di Pelaminan pun sangat terasa beratnya! Tapi aku puas banget dan hasilnya sangat sesuai dengan ekspektasi aku,” ujar Raisha.

Selain itu, sang ibunda juga memasangkan payet di Beskap yang dikenakan oleh Ivan saat Akad Nikah dan Resepsi. Sedangkan untuk bahan, Ivan memilih sendiri bahannya, yang ternyata sangat cocok dengan kebaya yang dikenakan oleh Raisha.

Ada satu hal yang berbeda dari pernikahan Raisha dan Ivan. Kalau biasanya pengantin berfoto bersama pada bridesmaid saat sedang bersiap sambil mengenakan kimono, lain halnya dengan Raisha. Untuk sesi foto bersama para bridesmaids, Raisha mengenakan baju Dodot batik khas Solo Basahan, dan para bridesmaids mengenakan Baju Dodot Jumputan. Alhasil, fotonya pun terlihat sangat unik dengan kesan tradisional Jawa yang sangat kental. “Fotonya jadi seperti foto ‘bidadari’ bersama para dayang-dayang,” kenang Raisha.

Dalam mempersiapkan acara pernikahannya, Raisha sangat dibantu oleh sang Ibunda sampai-sampai ia mengaku sempat keteteran dan meminta bantuan dari adik serta sepupu-sepupunya. Tapi menurutnya tidak ada tantangan yang berarti karena semua berjalan dengan sangat lancar sesuai harapan, dan tentunya berkat bantuan dari semua pihak yang terlibat dalam proses persiapan acara pernikahannya.

Top 3 vendor pilihan Raisha:
1. Meriah Décor
“Opa Innal yang baiiiiiiiiiiik banget dan tidak pelit sama sekali! Dia juga memberikan saran-saran dalam mempersiapkan pernikahan. Color tone nya juga cocok banget sama aku. Pokoknya semuanya baguuuuss!”

2. Ellelui & Renoashaf
“Maaf banget tidak bisa memilih salah satu dari dua vendor photography ini. Karena dua-duanya terbaik! Reno adalah photographer untuk Pre-Wedding dan Photostudio pada saat Resepsi. Reno pintar sekali dalam mengarahkan gaya dan mencari angle yang bagus, sehingga hasil-hasilnya pun memukau! Ellelui adalah photographer dan videographer selama acara pernikahan ini berlangsung. Team Ellelui sangat baik dan ramah. Hasil foto dan video-nya pun aku bangeeet! Puaaaas banget liat hasilnya!”

3. Adhyakti Wedding Organizer
“Mbak Roro dan Mas Peter sangat Helpful saat mempersiapkan acara pernikahanku.

Menurut Raisha, semua vendor yang membantu kelancaran pernikahannya adalah vendor-vendor terbaik. “Mbak Ambar dan team juga sangat membantu dalam semua hal, Mbak Penny juga baik banget mau bolak balik fitting karena harus mengecilkan kebayaku setiap aku fitting (karena aku turun 20 kilo!), Mba Dini dari Ritz Carlton juga selalu memberikan arahan dan tips-tips terbaik agar acara berjalan dengan baik, pokoknya Alhamdulillah semua vendor adalah yang terbaik!” kata Raisha.

Raisha juga memberikan tips lho untuk para brides-to-be dalam mempersiapkan acara pernikahan:

“Jangan stress, jangan emosi, lebih menerima, dan harus lebih banyak explore sebelum mengambil keputusan. Saran aku yang paling paling paling penting adalah setelah membayar DP dan mengambil keputusan, jangan sering-sering buka instagram ya! Nanti malah makin galau karena terlalu banyak inspirasi. Cari dan explore sebanyak-banyaknya sebelum deal dengan vendor.”

×