Pernikahan Dengan Tema Up In The Sky ala Jazzie dan Aga

By NSCHY on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Akad Nikah & Resepsi

Venue Maxi's Resto

Event Styling & Decor D'value Decoration

Photography Polar Poplar

Bride's Attire Radenannisabrides

Make Up Artist Radenannisabrides

Hair Do Juy Hairdo

Love’s in the air. Begitulah yang menggambarkan cerita Jazzie dan Agatha yang bertemu di Garuda Indonesia Training Center. Keduanya ternyata sama-sama melepaskan pekerjaan lamanya demi pindah ke maskapai penerbangan. Ternyata, Jazzia dulunya bekerja sebagai pegawai bank yang sekarang menjadi pramugari, sedangkan Agatha awalnya bekerja sebagai arsitek dan pindah haluan menjadi pilot Garuda Indonesia. Untungnya, keputusan mereka meninggalkan pekerjaan lamanya membawa mereka ke satu sama lain.

Dari pertemuan di GITC tersebut, mereka menjalani hubungan yang cukup serius hingga Agatha memutuskan untuk melamar Jazzie di sebuah kafe. Jika biasanya orang-orang membawa berbagai jenis bunga, Agatha yang tadinya merupakan arsitek ini malah memberikan sebuah buku gambar yang menceritakan kisah mereka berdua, dimulai dari meninggalkan pekerjaan lamanya hingga bertemu di maskapai penerbangan ini. Tak hanya cerita romantis saja, Agatha mengakhiri buku itu dengan tulisan, “will you marry me?”

Tentunya, Jazzie yang juga sudah menaruh hati kepada Agatha menerimanya dengan bahagia.

Berhubung keduanya bekerja ‘di awan’ dan sering berada di luar negeri, mereka sempat kesusahan dalam mengatur waktu untuk mengurus pernikahan. Ditambah lagi, mereka tinggal di Jakarta namun pernikahan diadakan di Bandung jadi membutuhkan waktu libur untuk ke Bandung dan mengurus pernikahan lagi.

Jazzie yang sangat suka dengan hal-hal tradisional mengikuti beberapa prosesi adat Sunda, mulai dari pengajian, sungkem, siraman dan juga Nyeuyeuk Sereuh sehari sebelum pernikahan.

Untuk venue, Jazzie dan Agatha sepakat mengadakannya dengan tema outdoor di Maxis yang sesuai dengan tamu undangan mereka. Dengan tema fairy in the sky, pasangan yang bekerja ‘di awan’ ini mengenalkan ke para tamu pengalaman naik pesawat, dengan tempat kedatangan tamu dibuat seperti tempat check in di bandara dipadukan dengan taman yang penuh bunga dengan perpaduan warna ungu di dekorasinya. Sedangkan untuk busana pernikahan, Jazzie memilih warna putih.

“Aku milih putih untuk melambangkan kesucian, bersih, yang artinya aku siap membersihkan diri dan siap mengabdi pada suami.”

Top 3 vendor:

1. D’value Decoration

“Hasil dekornya benar-benar memuaskan meskipun dengan budget yang ketat.”

2. Radenannisa Brides

“Tim Radenannisa membuat baju resepsi saya sesuai dengan yang saya inginkan dan bikin saya merasa seperti peri ungu”

3. Dinavahada

“Saya membuat kebaya Ngeyeuk Seureuh di Mba Dina 3 bulan sebelum acara. Saya puas banget karena dia nggak bikin saya deg-degan dan khawatir karena komunikasi yang lancar dan hasil yang memuaskan.”

Tips untuk para brides to be,

“Yang paling penting dalam mempersiapkan pernikahan adalah komunikasi. Ceritakan apa yang benar-benar kamu mau dan dengarkan kemauan pasangan dan keluarga. Akan banyak drama dalam mempersiapkan pernikahan. Berdoa dan komunikasi yang baik akan sangat membantu.”