Prosedur Pengurusan Pernikahan Dengan WNA

By Vonika on under How To

Apabila kamu mengikuti artikel-artikel The Wedding sedari awal, kamu pasti pernah membaca cerita beberapa pasangan yang menikah dengan Warna Negara Asing (WNA). Tidak sedikit dari pasangan tersebut yang curhat bahwa mereka mengalami sedikit kendala dalam mengurus pernikahan mereka. Ya, pernikahan dengan WNA, atau yang biasa disebut pernikahan campuran, memiliki syarat dan ketentuan yang lebih rumit dibandingkan pernikahan dengan sesama WNI. Oleh karena itu, kamu harus tahu syarat-syaratnya agar pernikahan kamu disetujui di Indonesia ya, brides!

Hal yang paling pertama yang harus kamu lakukan adalah memberitahukan pejabat pencatat pernikahan selambatnya 10 hari kerja sebelum pernikahan tersebut dilaksanakan. Untuk mempermudah prosesnya, kamu harus melengkapi dokumen-dokumen sebagai berikut

Calon Pengantin dari Negara Asing

  1. Fotokopi Identitas Diri (KTP/paspor).
  2. Fotokopi Akte Kelahiran.
  3. Surat Keterangan bahwa dia tidak sedang dalam status nikah, atau
  4. Akte Cerai bila sudah pernah nikah; atau
  5. Akte Kematian istri bila istri terdahulunya telah meninggal
  6. Surat Keterangan yang menyatakan bahwa diperkenankan menikah dengan WNI. Surat keterangan tersebut dikeluarkan oleh instansi yang berwenang di negaranya.
  7. Surat-surat tersebut lalu diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah yang disumpah dan kemudian harus dilegalisir oleh Kedutaan Negara WNA tersebut yang ada di Indonesia.

Calon Pengantin Warga Negara Indonesia

  1. Fotokopi KTP.
  2. Fotokopi Akte Kelahiran.
  3. Data orang tua calon mempelai.
  4. Surat pengantar dari RT/RW yang menyatakan bahwa kamu tidak ada halangan untuk melangsungkan perkawinan.

Nah apabila dokumen tersebut sudah lengkap, maka pegawai pencatat pernikahan akan memberikan kamu surat keterangan. Biasanya surat keterangan tersebut berisi informasi bahwa kedua calon pengantin sudah memenuhi syarat dan ketentuan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Untuk kamu yang beragama Islam, surat ini dapat langsung diurus di Kantor Urusan Agama (KUA). Sementara untuk calon pengantin non Muslim, dapat langsung mengurusnya ke kantor Catatan Sipil.

Step selanjutnya adalah pengumuman mengenai pernikahan tersebut. Nah, pengumuman tersebut akan dipajang di suatu tempat agar masyarakat lain dapat pembacanya. Namun, apabila pengajuan permohonan kamu ditolak dan kamu tidak mendapatkan suratnya, maka kamu dapat melaporkan ke pengadilan bahwa penolakan tersebut tidak beralasan.

Setelah hari kesepuluh sejak dibuatnya pengumuman pernikahan dan sejauh itu tidak ada permasalahan, maka pernikahan tersebut baru dapat dilaksanakan. Pernikahan harus mengikuti tata cara yang sudah ditentukan oleh agama, kepercayaan dari seluruh pihak, dan berlangsung di hadapan pegawai pencatat perkawinan dan dua orang saksi.
Nah, semoga artikel mengenai pernikahan beda warga negara ini membantu kamu dalam mempersiapkan pernikahan ya, brides. Kira-kira apakah masih ada tambahan lainnya? Feel free to comment below ya!

Other Stories

How To

Diet Berdasarkan Zodiak

diy flower photobooth living loving

How To

DIY Flower Photobooth with Living Loving

6 loves

How To

Mempersiapkan Pernikahan Ketika Kamu Menjalin LDR

1 love

Comments

niwa

hi kalau pernikahan beda agama dan negara apa saja syaratnya?
contoh suami WNA agama budha istri WNI muslim
apa saja syarat yg harus dipersiapkan dan berapa biayanya

Reply

niwa

itu untuk teman saya yang ingin melangsugkan pernikahan

Reply

HENI SETIYARINI

Untuk Calon Pengantin (Catin) yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI)

Surat pernyataan belum pernah menikah (masih gadis/jejaka) di atas segel/materai bernilai Rp.6000,- (enam ribu rupiah) diketahui RT, RW dan Lurah setempat.
Surat pengantar dari RT-RW setempat.
Surat Keterangan Nikah (N1, N2, N4) dari Kelurahan/Desa tempat domisili.
Persetujuan kedua calon pegantin (N3).
Surat Rekomendasi/Pindah Nikah (dikenal juga sebagai Surat Numpang Nikah) bagi yang bukan penduduk asli daerah tersebut.
Fotokopi KTP, KK/Keterangan Domisili, Akta Kelahiran dan Ijazah, masing-masing 2 lembar.
Fotokopi keterangan vaksin/imunisasi TT (Tetanus Toxoid) bagi catin wanita.
Akta Cerai Asli bagi janda/duda yang sebelumnya bercerai hidup.
Surat Keterangan/Akta Kematian suami/istri dan kutipan akta nikah terdahulu bagi janda/duda karena meninggal dunia.
Pasfoto 2 x 3 dan 3 x 4 latar belakang biru, masing-masing 4 lembar. Bagi anggota TNI/Polri harus mengenakan seragam kesatuan.
Ijin dari komandan (dari kesatuannya) bagi anggota TNI /Polri.
Ijin dari orangtua (N5) bagi catin yang belum berusia 21 tahun.
Taukil wali secara tertulis dari KUA setempat bagi wali nikah (dari pihak perempuan) yang tidak dapat menghadiri akad nikah.
Surat keterangan memeluk Islam bagi mualaf.

Calon pengantin yang berkewarganegaraan asing (WNA)

Ijin dari kedutaan/konsulat perwakilan di Indonesia.
Fotokopi pasport yang masih berlaku.
Fotokopi VISA/KITAS yang masih berlaku.
Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian dan Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil apabila yang bersangkutan menetap di Indonesia.
Fotokopi Akta Kelahiran.
Akta Cerai bagi janda/duda cerai.
Pasfoto terpisah 2 x 3 dan 3 x 4 background biru, masing-masing 4 lembar.
Surat keterangan memeluk Islam bagi mualaf.
Taukil wali secara tertulis bagi wali nikah (dari pihak perempuan) yang tidak dapat menghadiri akad nikah.

Semua dokumen dalam bahasa asing harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (yang dilakukan oleh Penterjemah Tersumpah).

Setiap Negara memiliki aturan masing-masing dalam syarat dan ketentuan administrasi warga negaranya dalam melakukan pernikahan di Indonesia. Calon Pengantin yang berkewarganegaraan asing harap mencari informasi dan melakukan pelaporan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kedua calon Pengantin harus mendaftarkan diri ke KUA tempat akan dilangsungkannya akad nikah selambatnya 10 (sepuluh) hari kerja dari waktu melangsungkan Pernikahan.

Reply

HENI SETIYARINI

Untuk Calon Pengantin (Catin) yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI)

Surat pernyataan belum pernah menikah (masih gadis/jejaka) di atas segel/materai bernilai Rp.6000,- (enam ribu rupiah) diketahui RT, RW dan Lurah setempat.
Surat pengantar dari RT-RW setempat.
Surat Keterangan Nikah (N1, N2, N4) dari Kelurahan/Desa tempat domisili.
Persetujuan kedua calon pegantin (N3).
Surat Rekomendasi/Pindah Nikah (dikenal juga sebagai Surat Numpang Nikah) bagi yang bukan penduduk asli daerah tersebut.
Fotokopi KTP, KK/Keterangan Domisili, Akta Kelahiran dan Ijazah, masing-masing 2 lembar.
Fotokopi keterangan vaksin/imunisasi TT (Tetanus Toxoid) bagi catin wanita.
Akta Cerai Asli bagi janda/duda yang sebelumnya bercerai hidup.
Surat Keterangan/Akta Kematian suami/istri dan kutipan akta nikah terdahulu bagi janda/duda karena meninggal dunia.
Pasfoto 2 x 3 dan 3 x 4 latar belakang biru, masing-masing 4 lembar. Bagi anggota TNI/Polri harus mengenakan seragam kesatuan.
Ijin dari komandan (dari kesatuannya) bagi anggota TNI /Polri.
Ijin dari orangtua (N5) bagi catin yang belum berusia 21 tahun.
Taukil wali secara tertulis dari KUA setempat bagi wali nikah (dari pihak perempuan) yang tidak dapat menghadiri akad nikah.
Surat keterangan memeluk Islam bagi mualaf.

Calon pengantin yang berkewarganegaraan asing (WNA)

Ijin dari kedutaan/konsulat perwakilan di Indonesia.
Fotokopi pasport yang masih berlaku.
Fotokopi VISA/KITAS yang masih berlaku.
Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian dan Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil apabila yang bersangkutan menetap di Indonesia.
Fotokopi Akta Kelahiran.
Akta Cerai bagi janda/duda cerai.
Pasfoto terpisah 2 x 3 dan 3 x 4 background biru, masing-masing 4 lembar.
Surat keterangan memeluk Islam bagi mualaf.
Taukil wali secara tertulis bagi wali nikah (dari pihak perempuan) yang tidak dapat menghadiri akad nikah.

Semua dokumen dalam bahasa asing harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (yang dilakukan oleh Penterjemah Tersumpah).

Setiap Negara memiliki aturan masing-masing dalam syarat dan ketentuan administrasi warga negaranya dalam melakukan pernikahan di Indonesia. Calon Pengantin yang berkewarganegaraan asing harap mencari informasi dan melakukan pelaporan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kedua calon Pengantin harus mendaftarkan diri ke KUA tempat akan dilangsungkannya akad nikah selambatnya 10 (sepuluh) hari kerja dari waktu melangsungkan Pernikahan.

Reply

Oksi

Bagaimana kalau WNA nya tidak ada perwakilan di indonesia. Ngk ada kedutaan di indonesia seperti pantai gading. Kemana kita bisa meminta surat izin menika itu. Trims

Reply

listiyorini

Ada jasa yg bisa urus Ni semua gk ya maksut nya document Dr mempelai pria Dr Malaysia. .mksh

Reply

anonymous

yg saya dpet kabar, Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian dan Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil udah ga perlu..apa bener?

Reply

Zizi

STMD buat WNA untuk urusan nikah itu cm berlaku untuk WNA yg tinggal disini.

Reply

Ara

As salam
Mohon pencerahan..sya seorang tkw di malaysia, sya ada rncna menikah dgn WN Libya, dia sdg study master. Dia mngjak sya menikah akhir thn ini. Sdgkn sya hnya akn dpt cuti 2 minggu di indonesia,
Pertanyaan sya ckupkah 2 minggu bgi kami untuk mngrus semua syrat2 menikah. Sedangkn rumah sya jauh dri kedutaan of libya, HAM di jakarta
Trima ksh☺

Reply

Ida Faqih

Salam,

Halo mba, saya Ida mau tanya jg mba menikah dgn orang Libya? Saya juga berencana demikian, kalo tidak ada halangan di Juli nanti. Boleh tau mba pernikahannya dimana dn prosesnya bagaimana?

Reply

Erlyn

Dengan hormat,
saya ingin menanyakan informasi untuk menikah dengan WNA mesir, dimana saya dan calon saya ini memiliki perbedaan agama. kami akan melangsungkan pernikahan dimesir. dokumen apa saja yg harus kami siapkan sebagai WNI dan WNA mohon infonya, terima kasih

Reply

zia

Halo
Apakah surat izin menikah harus dr kedutaan atau konsulat yg ada di Indonesia? Bagaimana jika dr kantor KUA tidak mempermasalahkan surat tersebut langsung dari daerah domisili catin yg WNA dan hanya menginginkan dokumen tersebut di translate oleh penerjemah tersumpah? Apakah akan terhalang ketika melaporkan pernikahan ke kedutaan? Mohon bantuannya. Terimakasih.

Reply

Tranyar

Mantap mudah2n jadi sama org .malaysia

Reply

Carolina

Hi, saya ingin menanyakan 2 hal berikut:
1. Apakah kedua mempelai harus hadir ketika melakukan pendaftaran dan penyerahan dokumen tersebut dalam artikel ini ke pejabat pencatat pernikahan?
2. Apakah ada persyaratan khusus untuk saksi perikahan? Misalnya apakah saksi pernikahan harus kerabat masing-masing mempelai?
Terima kasih yaa.

Reply

Prisca Aditya

Halo.. Boleh share info soal visa yg harus dipakai calon suami untuk menikah disini? Karena saya kesulitan menemukan info ttg itu. Apakah bs dg visa turis saja?

Reply

Kandina

Hi Mba Prisca, saya juga mencari info yg sama. Apa Mba sudah dapat infonya?

Reply

nurul

saya juga membutuhkan informasi ini

Reply

Mei

Hi, mau tnya. Apakah ada recomend untuk Jasa yg bisa urus pernikahan dengan orang asing. Thanx

Reply

Ping

Halo, mau tanya apakah perlu membuat surat nikah di Indonesia meskipun istri (wni) menikah dengan suami (wna) dan tidak menetap di Indonesia?

Reply

Lili

Mau tnya. Apakah ada recomend untuk Jasa yg bisa urus pernikahan dengan warga negara vietnam. Thanks

Reply

InTan

Kalo saya dan pasangan sama2 sudah pernah menikah dan bercerai , syaratnya apa saja ya? Pasangan saya WNA Inggris. Lebih enak menikah di Indonesia ato di Inggris untuk lebih mudahnya?
Terima kasih

Reply

Uni

Mau tanya, ada recommend untuk Jasa urus pernikahan dengan warga arab (tinggal di arab), passport Syria. Thanks

Reply

tri prasetyaningrum

Kak kalau aku,mau menikah ma cowok warga asing madagascar,padahal di indonesia gak ada duta besar madagascar atau konsul nya,trus agama kami juga berbeda,kami mau menikaah gereja gitu,tolong

Reply

Dianie

kak aku mau tanya dong, rencana aku akan menikah dengan WNA Belanda beda agama tapi ingin menikah di Indonesia.
Apakah harus dengan Kitap / kitas ?

Reply

Zahrah

saya akan menikah tahun ini dgn wna dari bagladesh, infonya dong untuk calon suami yg ksni sebaiknya menggunakan visa apa? setelah menikah dan akan menetap di negara suami, visa apa yg dibutuhkan untuk wni.. Terima kasih 😊

Reply

reyna

Bagaimana cara memperoleh hak2 pensiun dan mengurus pensiun dari suami yang WNA Belanda

Reply

jul

di Indonesia sudah ada agent yang bantuin pernikahan beda negara belum ya…. ?

Reply

sri rejeki pujiastuti

Saya berencana akan menikah tahun ini dgn wna dari pakistan, tlng info na dokumen apa saja yg hrs di siapkan, rencana menikah d indonesia, trimakasih.

Reply

vin

apakah catin WNA juga di haruskan melampirkan surat N1 N2 N3 N4 dan N7 dari negara asal ?

Reply

marcella

Selamat malam mba,
calon suami saya asal wna asal algeria, rencananya calon suami setelah menikah ingin tinggal dan bekerja di indonesia, yang saya ingin tanyakan kira2 setelah menikah di indonesia apakah kita bisa mengajukan untuk perpanjang visa calon suami agar bisa menetap selama setahun di indonesia? dan apakah calon suami akan di berikan residency permit ?dan kalau boleh tau berapa lama waktu yang akan di berikan untuk residecy permit? dan bagaimana cara mendapatkannya?

Reply

Musa

Sya berencana dalam 3 bulan terakhir ini mau menikah dengan wna asal vietnam. Mau nanya apa poin 6 di atas tu wajib soalx possi sekarang dy berdomisili di indonesia…..

Reply

Ihaer

Mohon info, saya berkenalan dengan wna asal Maroko 2 tahun yang lalu dan dia sudah menikah, tapi dia ingin menjadikan saya istri ke 2 nya. Apakah memungkinkan melangsungkan pernikahan di Indonesia? Mengingat salah satu syarat dokumen nya adalah surat keterangan tidak menikah dari Negara asal mereka. Thanks.

Reply

Oksi

Pls info dong, kalau calon suami ngk ada perwakilan kedutaan dari negaranya di indonesia. Kemana akan minta surat izin menikahnya. Trims

Reply

miss dian

dengan berkenan saya ada bermasalah perkawinan sgt rumit bahwa apakah boleh perkawinan antara kedua PNS beda negara? mohon utarakan pada saya selesekan urusan kami..
terima kasih

Reply

Dwi alamin

Slamat sore kak..mw tanya.aq(wanita) mw rencana menikah dengan org bangladesh.dia single.tp saya sudah menikah kak dengan pacar saya.sebenarnya saya nggk setuju dengan pernikahan ini.krna ortu saya memaksa dan mengancam mw mati saja dan g mw saya menikah dengan orang luar.skrg pernikahan saya sudah 2 thn.saya blum punya ank.tp saya sayang dan cinta banget sama org bangla ini.sya pengen sekali ninggalin suami saya dan diam2 pergi ke bangladesh dan menikah dengan pacar saya.pertanyaannya gmna ya urus pernikahannya??klo saya g ad surat cerai.krna saya kan rencana ninggalin keluarga ma suami.biar suami saya juga bisa menikah lg dan bahagia.dan cari yg bisa ngasih dia ank.trims bgt telah baca curhatan saya

Reply

adistyputri

Hi saya Adisty, saya dan calon suami saya tinggal di dubai, calon suami saya adalah WNA warga negara Amerika. Saat ini saya sedang mengurusi surat surat untuk pernikahan kami yang akan berlakasana inshallah di bulan Juli 2018. Saya berasal dari Bekasi Selatan dan saya akan menumpang nikah di Pasar Minggu, Jakarta Timur. Disini KUA meminta KK dari keluarga calon suami saya dan mereka ga bisa ngasih karena untuk warga negara Amerika, pemerintahan mereka memberikan Social Security Code/Card untuk setiap warga negara mereka dan itupun confidencial. Dan akhirnya saya coba untuk memberikan photocopy akte lahir dari calon suami saya dan photocopy passport kedua orang tuanya. Saya punya pertanyaan, apakah wajar dari pihak KUA meminta surat rekening dari calon mertua saya yang ada di Amerika? Sedangkan saya dokumen untuk calon suami saya sudah komplit. Mohon saran dan jawabannya. Terimakasih.

Reply