Pernikahan Dira dan Ijal dengan Tema Rustic Garden yang Simple dan Elegan

By Renya Nuringtyas on under The Wedding

Pernikahan Dira dan Ijal dengan Tema Rustic Garden yang Simple dan Elegan di Shangrila Hotel Jakarta

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Shangri-la Hotel

Event Styling & Decor Stupa Caspea

Photography Timur Angin Wedding

Photography Jacky Suharto

Make Up Artist Marlene Hariman

Hair Do Arnold Dominggus

Bride's Attire Ari Seputra

Groom's Attire Ghea Panggabean

Wedding Organizer MKE Wedding Organizer

Videography Clockwise Pictures

Catering Shangri-la Hotel

Wedding Shoes CAVA PRIVÈ

Wedding Shoes Ghea Panggabean

Others Cut Yunisa Yoesoef

Meskipun sempat sama-sama tinggal dan kuliah di Perth, Australia untuk waktu yang cukup lama, Dira dan Ijal mengaku mereka tidak pernah sekalipun bertemu, padahal bisa dibilang saat itu mereka punya circle of friends yang sama lho. Belakangan Dira baru tahu kalau di tahun 2013 silam Ijal ternyata sempat memperhatikan Dira di social media dan Ijal sempat wondering kenapa ya ia tidak pernah bertemu dengan Dira saat masih sama-sama kuliah di Perth waktu itu. Lalu secara tidak sengaja, saat sedang traveling ke Singapore Ijal bertemu dengan temannya, yang juga mengenal Dira, dan Ijal pun langsung tanya-tanya tentang Dira dan minta dikenalkan.

“Akhirnya di akhir tahun 2013, temanku janji mau kenalin aku dengan Ijal di acara kawinan salah satu teman kami di Hotel Shangri-la,” ujar Dira, dan bertemulah mereka untuk pertama kalinya, tepatnya di bulan November 2013 di Hotel Shangri-la, Jakarta.

Tanpa disangka pertemuan pertama di Hotel Shangri-la di Bulan November 2013 ternyata membawa kesan tersendiri baik bagi Dira maupun Ijal. Berkat jasa dari salah satu teman yang dengan sangat berbaik hati bersedia memperkenalkan mereka berdua, pertemuan itu kemudian berlanjut ke pertemuan-pertemuan berikutnya, yang membuat Dira dan Ijal semakin dekat, semakin merasa cocok satu sama lain, dan akhirnya memutuskan untuk pacaran.  

Beberapa tahun menjalani hubungan pacaran, akhirnya di tahun 2017 Ijal popped the question! Yup, di tahun 2017 Ijal resmi melamar Dira. “No special place or anything tapi dia proposed on my birthday bulan Maret 2017 lalu, which is special and sweet banget menurutku,” ujar Dira.  Setelah lamaran itu mereka langsung mulai merencanakan seluruh proses mulai dari acara Lamaran sampai Resepsi Pernikahan, dan sangat bersyukur seluruh rangkaian acara Lamaran berjalan dengan sangat lancar sesuai dengan harapan.

Untuk acara Resepsi Pernikahan, Dira dan Ijal memilih Hotel Shangri-la Jakarta. Selain karena memang lokasinya yang strategis, venue itu dipilih karena memiliki kenangan tersendiri bagi mereka berdua, dimana Hotel Shangri-la merupakan tempat mereka bertemu dan berkenalan untuk pertama kalinya. Awalnya acara Resepsi Pernikahan rencananya akan diselenggarakan di rumah Dira seperti acara pernikahan kakaknya dulu. Tapi setelah mempertimbangkan banyak hal, selain karena banyak kenangan lucu yang dimiliki oleh Dira dan Ijal di tempat itu,  juga karena bulan Januari sedang musim hujan serta karena tidak mau merepotkan orang lain, akhirnya Hotel Shangri-la pun menjadi pilihan mereka.

Untuk lokasi acara Akad Nikah, Dira sengaja memilih Satoo Garden yang juga menjadi lokasi acara after party. “Tujuannya biar reminiscing that special day, karena mungkin kalau kita ngga ketemu di acara itu dan pada hari itu, mungkin akan beda lagi ceritanya, hehe..” kenang Dira.

Dalam mempersiapkan acara pernikahannya, Dira mengaku yang menjadi tantangan utama baginya adalah perbedaan pendapat mengenai banyak hal menyangkut perencanaan dan persiapan acara. Tapi ia bersyukur karena menurutnya Ijal adalah tipe orang yang tidak terlalu ribet dan Ijal juga sering mention kalau acara ini adalah acara pihak perempuan, jadi ia menyerahkan detail acara kepada Dira dan keluarganya. Selain itu Dira juga mengaku kalau selama proses persiapan ini, ia jadi belajar untuk dapat berkomunikasi lebih baik dengan orang tua, karena masing-masing punya keinginan yang berbeda dan apabila proses komunikasi tidak dijaga dengan baik, hal itu bisa menimbulkan cekcok dalam keluarga.

Untuk konsep dan tema dekorasi acara pernikahannya, Dira memilih konsep Rustic Garden yang memang saat ini masih menjadi konsep favorit banyak pasangan yang sedang merencanakan acara pernikahan, karena dekorasi yang natural, simple, dan mampu mempercantik dan membangun suasana tersendiri di seluruh bagian ruangan. Sesuai dengan konsep yang diangkat, Dira menambah banyak dekorasi yang menggunakan ranting hijau dan juga lampion, “aku suka banget dekorasi seperti itu, simple tapi tetap enak dilihat,” ujar Dira.

Dira juga terlihat sangat cantik dengan wedding dress yang dikenakannya mulai dari acara Akad Nikah sampai dengan acara After Party. Semua dress yang dikenakannya dirancang oleh Mas Ari Seputra. Selain karena Dira memang sudah jatuh cinta dengan dress rancangan Mas Ari Seputra, tapi juga karena kakak-kakak Dira juga selalu mempercayakan wedding dress mereka kepada Mas Ari, dan hasilnya sangat cantik dan selalu memuaskan. Dira juga mengaku sangat senang dibantu oleh Mas Ari Seputra karena menurutnya Mas Ari helpful yang mana ia bersedia membantu dan menemani saat memilih bahan untuk dress yang akan dikenakan Dira.

Dira mengenakan kebaya putih dengan detail yang sangat cantik untuk prosesi Akad Nikah. Untuk Resepsi, Dira mengenakan pakaian adat Aceh dengan twist pada pemilihan bahan yang sengaja menggunakan bahan lace, yang membuat pakaiannya tampil sedikit berbeda dari pakaian pernikahan adat Aceh pada umumnya. Untuk warna ia juga sengaja memilih warna yang tidak terlalu terang seperti pada umumnya, dan memilih warna silver abu-abu yang ternyata hasilnya sangat cantik, elegan, dan memuaskan. Uniknya, untuk bawahan Dira memilih membuat desain berbentuk celana. Kenapa? Karena menurut Dira mengenakan celana akan membuatnya jauh lebih nyaman selama acara, dan hasilnya juga tidak mengecewakan dan yang pasti, membuatnya terlihat berbeda dari pengantin adat Aceh pada umumnya.

Terakhir, untuk acara After Party Dira mengaku ia mengenakan dress idamannya, dengan desain yang simple tapi memiliki details yang penuh dan heavy. All and all, di hari bahagianya tersebut Dira mengenakan tiga attire yang berbeda, dan ia sangat puas dengan ketiganya. “Aku suka banget semuanya!”, tutup Dira semangat.

Dari seluruh rangkaian acara, mulai dari Akad Nikah sampai acara After Party, Dira mengaku sangat bersyukur karena semuanya berjalan dengan lancar sesuai harapan. Tapi ada satu momen yang sangat berkesan bagi Dira, yaitu saat ia dan Ijal berjalan memasuki lokasi acara After Party yang diiringi oleh Maruli sambil menyanyikan lagu “Marry Me”, dengan disambut oleh seluruh tamu yang hadir malam itu. Kemudian dilanjutkan dengan sesi dance kedua mempelai yang langsung membuat Dira dan Ijal menjadi center of attention malam itu. Momen dance kemudian dilanjutkan dengan penayangan video pre-wedding yang dibuat oleh @shadtotoprasetio di Australia, yang ditayangkan untuk pertama kalinya di malam itu, “mengharukan banget,” ucap Dira yang juga menambahkan, “jadi menurutku mulai dari prosesi aku dan Ijal masuk, dance, sampai penayangan video pre-wedding merupakan salah satu highlight di hari ini. Best day of my life ☺.”

Berikut top 3 vendor pilihan Dira:

1. Marlene Hariman

“Karena aku tidak suka make-up yg tebal, jujur aku agak deg-degan memikirkan gimana ya nanti make-up saat acara kawinan, kan harus tebal, dan aku merasa kalau ada yang salah sedikit dari make-up aku, aku jadi tidak PeDe. Tapi ternyata setelah di make-up oleh Marlene aku suka banget dengan hasilnya, simple tapi tetep flawless. Aku suka banget dengan make-up aku di hari itu. Marlene juga sabar menghadapi aku yang banyak maunya tapi dan dia juga tetap mengikuti mau aku untuk bikin aku jadi cantik. Super love!”

2. MKE Wedding organizer

“MKE menurutku hands on banget dari jauh sebelum hari H untuk membantu acaraku, dan terutama di hari H, mereka sampai menemani aku sampe selesai After Party jam 3 pagi, sampe aku kembali ke kamar dan membantu melepas sanggul aku lho! Aku salut banget dengan hasil kerja mereka dan Alhamdulillah pada hari itu semua berjalan lancar berkat kerjasama dari mereka yg OK banget.”

3. Clockwise video

Simply karena aku suka banget sama video trailer pengajian sampai acara Akad Nikah-ku yang mereka buat! Bagus dan mengharukan banget.”

Dira juga memberikan tips untuk brides-to-be dalam mempersiapkan acara pernikahan:

“Jalanin dan pasrahkan saja. Kita boleh memiliki keinginan untuk menjadikan dream wedding kita jadi nyata, tapi jangan sampai itu malah membuat kita jadi berselisih dengan pasangan ataupun keluarga. Jangan sampai membuat kita pusing sendiri. Kalau orangtua kamu memiliki keinginan yang kurang cocok dengan kamu, terima saja dan jangan jadi berselisih, karena bagaimana pun juga, ini kan acara mereka juga. Stop thinking too much. At the end of the day, it doesn’t really matter karena aku yakin kalau di hari H nanti kamu tidak akan memikirkan hal-hal lain lagi kecuali pernikahan itu sendiri. Dan kamu akan merasa happy banget dan pastinya lega, sampai hal-hal kecil yang sempat membuat kamu pusing di awal tidak akan terlintas di otak kamu pada hari H. Oh iya, jangan lupa istirahat dan tidur yang cukup ya, jaga kesehatan karena itu penting banget.”