Pernikahan Konsep Tradisional di Bali. Kenapa Tidak?

Bali adalah sebuah pulau yang memiliki perpaduan budaya yang kental, konsep modern dan keindahan alam. Ketiga hal tersebut yang membuat banyak calon pengantin melirik Bali sebagai tujuan untuk melangsungkan hari pernikahan mereka. Ditambah berbagai venue yang cantik dan fasilitas-fasilitas yang lengkap membuat Bali semakin menjadi primadona bagi para calon pengantin. Kebanyakan para pengantin memilih dua hal yang diusung menjadi konsep pernikahannya yaitu konsep modern dan keindahan alam Bali. Padahal dengan mengusung adat dan budaya lokal dari leluhurnya, akan menambah cantik pernikahan tersebut. Bayangkan pengantin Palembang yang menarikan Tari Pagar Pengantin dengan latar belakang panorama keindahan Bali atau pengantin Sunda dengan sigernya yang menawan menjalani prosesi kirab sembari merasakan semilir angin pantai yang begitu sejuk. Cantik sekali bukan?

Ada beragam alasan mengapa kamu patut melangsungkan pernikahan dengan konsep tradisional di Bali, 3 diantaranya adalah :

1. Tetap melestarikan adat budaya di era modern

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kebanyakan pernikahan yang digelar di Bali mengusung konsep modern internasional. Namun tidak usah takut atau khawatir jika kamu ingin mengadakan pernikahan dengan konsep tradisional. Adat apapun akan menyatu dan menjadi hidup jika dipadupadankan dengan adat Bali. Selain itu dengan mengusung adat leluhur di pernikahan, kita ikut membantu melestarikan adat budaya yang bisa saja punah karena sering dilupakan. Kalau bukan generasi kita yang melestarikannya, siapa lagi?

2. Lebih akrab dengan tamu

Keuntungan melakukan pernikahan di Bali adalah kamu bisa menggelar intimate wedding. Tamu yang hadir adalah benar-benar orang yang kamu kenal. Alangkah menyenangkannya bukan merayakan hari istimewa dengan orang-orang terdekat. Kamu tidak perlu mengahadapi antrian tamu yang ingin bersalaman denganmu dimana setengah dari antrian tersebut tidaklah kamu kenal. Dengan menikah di Bali, kemanapun kamu melangkah, kamu akan bertemu dengan orang yang memang berarti di hidup kamu.

3. Bali tidak hanya pantai

Selama ini Bali begitu terkenal dengan keindahan pantainya. Begitu pula untuk venue pernikahan, banyak brides to be yang memilih venue berlatar pantai sebagai tempat mengikat janji suci. Sebenarnya latar belakang pepohonan yang berpadu dengan venue bergaya dekorasi Bali juga patut menjadi pilihan venue pernikahan di Bali. Salah satunya adalah The Glass House by Tirtha.

Venue yang baru diresmikan pada November 2016 ini memiliki banyak sekali keunikan yang membuat team The Bride Dept terkagum-kagum. Mulai dari gaya interior venue yang memiliki sentuhan romantis tetapi tetap mempertahankan sisi romantisme hingga akomodasi yang nyaman untuk pengantin dan juga keluarganya. Gaya arsitektur dari The Glass House ini adalah taman terbuka dengan natural lighting sehingga setiap sudutnya sangat photogenic. Untuk kamu yang ingin mengadakan acara pada siang hingga sore hari, kamu bisa memanfaatkan pencahayaan dari matahari. Sementara untuk yang ingin mengadakan pernikahan dari senja hingga malam hari, sinar bulan dan juga bintang akan membuat acara pernikahan kamu semakin dreamy dan magical!

Hal lainnya yang sangat The Bride Dept sukai dari The Glass House ini adalah berbagai jenis ruangan yang dapat dipilih oleh para calon pengantin untuk area pernikahan mereka. Mulai dari Lobby Lounge yang berkapasitas 45 pax hingga Moonlight Garden yang dapat menampung hingga 150 pax. Untuk kamu yang akan mengundang tamu lebih banyak tidak usah khawatir karena kamu juga dapat mengombinasi ruangan-ruangan tersebut.

So, pernikahan tradisional di Bali ternyata cocok juga ya! Share your thoughts in comment section below ya, brides!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *