Pernikahan Manis dan Elegan Bertema Putih ala Clarissa dan Mariadyel

Style Guide

Venue Outdoor
Color White

The Vendors Who Made This Happen

Resepsi Pernikahan (Bali)

Perkenalan Clarissa dan Mariady berawal karena Mariady adalah teman kakak Clarissa. Semula hubungan mereka hanya teman biasa. Namun lama kelamaan Mariady mulai melakukan pendekatan pada Clarissa, mereka jadi sering berkomunikasi. Dari sanalah Clarissa dan Mariady merasa telah menemukan apa yang mereka cari. Mereka pun mulai berpacaran pada 1 Oktober 2015.

Mariady melamar Clarissa saat keduanya sedang nonton di bioskop. Mariady ternyata telah menyewa satu teater dan membawa keluarga serta sahabat mereka di sana. Ketika film diputar, tiba-tiba gambar berhenti bergerak, dan mulai memutarkan video tentang perjalanan Clarissa dan Mariady. “Aku seneng banget dan ini menginspirasi aku soal konsep pernikahan kita di Bali. Such as the movie ticket design as our escort card as well as the super fun popcorn shower,” kisah Clarissa.

Clarissa dan Mariady mempersiapkan pernikahan dalam waktu 6-7 bulan lebih. Tantangan terbesar dalam melakukan persiapan ini adalah mengundang para tamu, karena banyak dari keluarga dan teman mereka tinggal di luar negeri. Clarissa berusaha agar mereka bisa merasa nyaman dan menikmati acara pernikahannya. “Sebagai apresiasi dan ungkapan terima kasih karena mereka mau jauh-jauh datang ke pernikahanku, we want the celebration to be as memorable as it can be for them, as it will be for us,” ujarnya.

Semula Clarissa berencana untuk menyelenggarakan acara pernikahan hanya di Bali saja, tapi karena beberapa alasan akhirnya ia memutuskan agar prosesi pemberkatan dan malam resepsi diadakan di Jakarta. Acara resepsi dengan konsep semi-outdoor ini bernuansa kolonial dan dipercantik dengan banyak dedaunan sebagai dekorasi. “Sementara yang di Bali acaranya lebih berkesan feminin. Karena aku memimpikan sebuah pernikahan yang serba putih, classic and intimate, with a lot of flowers,a touch of champagne colour and gray,” tutur Clarissa.

Bagi Clarissa, memilih dress yang tepat bukanlah hal mudah karena baginya wedding dress harus bisa mencerminkan kepribadian diri. “Aku memimpikan wedding dress yang elegan, nyaman dan sesimpel mungkin, bukan seperti ball gown. Makasih banget buat desainer aku yang telah membantu mewujudkan gaun impianku,” ucapnya.

Cuaca menjadi salah satu kendala saat Clarissa mengadakan pesta pernikahan di Bali, terlebih ia tidak menggunakan jasa pawang. Hujan turun sangat deras tepat sebelum acara dimulai. Acara pun langsung berpindah tempat di dalam ruangan. “Aku bersyukur banget acara ini masih bisa dilangsungkan berkat koordinasi dari WO dan tim dekor yang handal,” ungkap Clarissa. Beruntung, hujan lalu berhenti dan para tamu bisa berfoto di amphiteather yang sudah didekor. Acara pun berjalan lancar dengan balon LED dan kembang api sebagai penutup acara.

Mengenai hal apa yang paling berkesan dalam acara pernikahannya, Clarissa menjawab “We had the chance to celebrate our happiest day together with our families, friends, colleagues and our beloved ones baik yang di Jakarta, dari luar kota maupun luar negeri. It’s been an honor, a priceless memory and truly a blessing for us.”

Top 3 vendor pilihan Clarissa dan Mariady adalah:

 1. Kenisha WO

“Kami banyak berdiskusi dan mereka memberikan inspirasi tentang konsep pernikahanku. Mereka juga turun tangan langsung danmengontrol jalannya acara dari awal hingga akhir.”

2. Stupa Caspea & Floralines

“Mereka bisa mewujudkan konsep wedding yang telah dibuat dan juga mampu menciptakan suasana yang aku inginkan selama acara berlangsung.”

3. Isamare & Terralogical, The Bigfilms & Balimetro, Angga Permana

“Para fotografer ini bisa menangkap momen-momen dengan cantik. Since I am a fan of film photography, maka dari itu aku memilih mereka karena mereka bisa menghasilkan foto dengan kesan klasik that I will never get bored looking at it years later.”

Untuk para brides to be yang sedang mempersiapkan pernikahannya, Clarissa membagi tips berikut:

Jaga kesehatan, kematangan spiritual dan juga kesiapan mental. Trust me, what they say out there is true that it’s more important to have a beautiful marriage than a beautiful wedding. So pastikan hatimu tahu bahwa kamu menikahi orang yang tepat, the love of your life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *