Pernikahan Minang dengan Warna Cerah ala Wanda dan Landi

By Ikke Dwi A on under The Wedding

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Akad Nikah

Venue Hotel Intercontinental Midplaza Jakarta

Event Styling & Decor 7 Roses

Photography Fotologue Photo

Make Up Artist Olis Herawati

Videography Marsio

Wedding Organizer Amaya Wedding

Resepsi Pernikahan

Venue Hotel Mulia Jakarta

Event Styling & Decor Stupa Caspea

Bride's Attire Asky Febrianti

Make Up Artist Marlene Hariman

Wedding Organizer Big Enterprise

Pernikahan Minang modern ini bisa menjadi salah satu inspirasi bagi kamu yang ingin memadukan unsur tradisional dengan apa yang sedang populer sekarang. Bahkan memadukan unsur modern pada adat budaya ini bisa memberikan warna tersendiri di hari pernikahan kamu. Contohnya seperti apa yang dilakukan Wanda dan Landi.

Wanda dan Landi pertama kali bertemu di tempat kursus menari dan kebetulan milik sahabat Landi. Tidak lama setelah berkenalan, mereka pun bertukar pin BB. Dan dari sana Wanda baru mengetahui jika Landi akan melanjutkan S2 nya ke UK dan berangkat keesokan harinya.

Berawal dari itulah keduanya mulai dekat secara intense dan berjalan sampai kurang lebih 4 bulan, walaupun kedekatan ini dilakukan secara long distance.

Sampai akhirnya pada bulan Juni 2012, Landi mengatakan akan liburan ke Jakarta tetapi tidak menyebutkan kapan tepatnya. Kebetulan juga ulang tahun Wanda pada tanggal 6 Juni, tepat saat Landi berencana liburan ke Jakarta.

Dan ternyata betul! Landi pulang ke Jakarta, membuat kejutan untuk Wanda. Hubungan keduanya pun dimulai di hari ulang tahun Wanda. Dan hingga saat ini, keduanya sudah berpacaran selama 3,5 tahun dengan long distance 1 tahun.

The Proposal

Wanda mengaku tidak ada hal spesial atau romantis saat Landi melamar. Mengingat selama pacaran keduanya sering membicarakan keseriusan hubungannya.

“Pada akhirnya suatu hari Landi ngajak aku makan malam santai di daerah Kemang setelah pulang kantor, ngobrol-ngobrol seperti biasa, tiba-tiba dia cuma bilang “Aku sebenernya mau kasih ini..” sambil ngeluarin amplop yang isinya kartu. Awalnya aku kira itu CD, ternyata pas aku buka, isinya kartu yang ada tempat selipan cincinnya, dan sudah ada cincin yang menyangkut disitu. Aku langsung ketawa-ketawa dan nanya apa maksudnya. Di situ Landi secara casual menyatakan proposal nya. Hihihi,” kenang Wanda.

The Wedding Day

Setelah memasukkan unsur Cirebon di hari lamarannya, kali ini untuk hari pernikahan, Wanda dan Landi menggunakan adat Minang. Adat Cirebon merupakan dari sisi ayah Landi, sedangkan Minang dari sisi keluarga Wanda.

Wanda dan Landi menjalani masa persiapan pernikahan selama sembulan bulan. Dan tidak hanya menggunakan adat budaya Minang, tetapi juga memasukkan sentuhan modern dengan warna bright dan bold.

Untuk kebaya resepsi, Wanda sengaja memilih warna merah karena warna ini identik dengan Minang dan tergolong warna abadi. Adalah Asky Febrianti, yang juga calon adik ipar Wanda menjadi sosok pembuat kebaya cantik ini. Wanda terlihat sangat cantik dalam balutan model baju kurung panjang belah depan dengan kerah sabrina, ditaburi payet dan bunga.

Wanda dan Landi mengaku tidak menjalani begitu banyak rangkaian adat. Mereka hanya mengadakan pengajian lalu melangsungkan akad nikah namun masih bernuansakan adat Minang. Adat Minang pada akad ini berbeda dengan acara resepsi, yaitu menggunakan adat Minang Koto Gadang.

Pengalaman Menggunakan Suntiang Padang

Pernikahan adat Minang identik dengan menggunakan suntiang padang yang terkenal itu. Dan Wanda merasa senang luar biasa bisa menggunakan suntiang ini. Mengingat mengenakan suntiang di hari pernikahan adalah impiannya sejak kecil.

Suntiang Padang sudah pasti berat saat digunakan. Namun menurut Wanda menjadi kebanggan tersendiri bagi seorang gadis Minang untuk menggunakan mahkota besar menjuang tinggi dan sangat cantik ini.

Untuk mengatasi masalah beratnya suntiang, Wanda mencoba selalu berpikir positif, berdzikir, dan berusaha sekuat tenaga agar kuat sampai akhir acara.

“Seperti seorang sahabatku mengatakan bahwa setiap pengantin pada hari pernikahannya pasti diberikan kekuatan. Kuncinya adalah banyak berdoa dan positive thinking,” ungkap Wanda.

 

Siapa Top 3 Vendor Pernikahan Favorit Wanda dan Landi?

Aku nggak bisa milih top 3 vendor pilihan pada hari pernikahanku karena menurutku semua vendor yang terlibat pada acara pernikahan kami semuanya sangat oke!

Highlight of the Wedding

Bagi Wanda dan Landi, seluruh rangkaian acara di hari pernikahannya menjadi momen sangat berkesan. Namun yang paling berkesan adalah saat Wanda dan Landi mengenakan pakaian adat keluarga di hari pernikahan. Mengingat kapan lagi bisa menggunakan pakaian adat lengkap dengan seluruh aksesorisnya bukan?

Tips Merencanakan Hari Pernikahan ala Wanda untuk Pembaca The Bride Dept:

Untuk para brides to be yang sedang mempersiapkan pernikahan, saranku adalah untuk selalu positive thinking dan banyak berdoa, serta yakin bahwa segalanya akan berjalan lancar sesuai dengan yang semestinya. Usaha maksimal dalam mempersiapkan pernikahan boleh saja, tetapi kembali lagi, nothing’s perfect, so don’t worry too much. Good luck!

×