Pernikahan Rumahan dengan Konsep Sustainable oleh Ranti dan Yopie

By NSCHY on under The Wedding

Pernikahan Palembang

Style Guide

Style

International

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Akad: Halaman Rumah

Venue Reception: Hotel Graha Sriwijaya Palembang

Event Styling & Decor Akad: Node Wedding

Event Styling & Decor Reception: Putri Pinang Masak

Photography Ink Photo

Make Up Artist Aby Salam

Bride's Attire Wiranti Kurnia Bride

Groom's Attire Wiranti Kurnia Bride

Catering Nanindia Catering

Wedding Organizer Stage Management WO

Menyendiri terlalu lama memang terkadang membuat kita jadi malas memulai hubungan yang tidak jelas. Awalnya, Ranti kurang yakin dengan Yopie karena bertemu di sosial media. Tapi, karena sikap dingin Ranti, Yopie malah semakin bersemangat untuk menunjukan keseriusannya, dan sekarang mereka sudah resmi berstatus suami istri. Yuk simak cerita pernikahan rumahan dengan konsep sustainable oleh Ranti dan Yopie ini!

“Sebelumnya aku sendirian selama 5 tahun. Nggak ada niat untuk pacaran lagi, bahkan sempat ngajuin diri untuk Ta’aruf, tapi ternyata aku nggak sreg.” cerita Ranti mengawali.

Setelah Ta’aruf yang batal itu, Ranti malah bertemu dengan Yopie lewat media sosial dan berlanjut ke WhatsApp untuk urusan bisnis. Awalnya, Ranti merasa kurang yakin sama hubungan yang diawali lewat media sosial, tapi ternyata Yopie malah semakin semangat karena sikap dinginnya Ranti.

Pernikahan Palembang

 

“Waktu itu kita komunikasi intens selama seminggu, lalu aku tanya arahnya ke mana, karena kalau nggak jelas, aku lebih milih untuk kerja dan cari teman. Taunya, Yopie malah ngajak aku nikah, padahal kita belum pernah ketemu di dunia nyata.” tambah Ranti.

Seminggu setelah obrolan itu, Ranti dan Yopie ketemuan, makan malam bersama, dan melanjutkan obrolan seriusnya. Di bulan selanjutnya, Yopie langsung membawa Ranti ke orang tuanya, dan langsung menemui orang tua Ranti tepat di Hari Lebaran.

Tak butuh waktu lama untuk Ranti dan Yopie mempersiapkan pernikahan Palembangnya, dalam waktu satu bulan, semuanya siap. Akad Nikah dilakukan dengan khidmat di halaman rumah Ranti dengan tema Rustic dan berkonsep sustainable.

“Walaupun nggak sempurna, tapi kita mengutamakan bahan ramah lingkungan, dari mulai suvenir dari bahan blacu dengan motif teknik eco print, baju pernikahanku dan baju keluarga serta aksesorisnya menggunakan bahan yang jarang digunakan. Gaun akad nikahku pakai bahan tenun sutera organza dengan serat cocoon, serat alam. Untuk motifnya, aku gambar sendiri dengan motif khas Palembang. Untuk baju kurungnya, pakai tenun Palembang yang dicelup dengan pewarna alami daun jati jadi menghasilkan warna bata yang antik dan klasik.” cerita Ranti.

Untuk resepsi, Ranti dan Yopie mengusung tema Palembang Klasik yang benar-benar autentik, seperti menggunakan kain jumputan palembang. 

“Buatku dan Yopie, yang paling menantang dari mempersiapkan pernikahan dalam waktu satu bulan ini adalah waktu, kesibukan, jarak dan biaya. Aku dan Yopie sama-sama sibuk, bahkan sambil mengurus persiapan pernikahan, aku juga mengurus fashion show di Palembang Fashion Week dan membuka booth selama 10 hari di sana, aku sampai kena typus. Sedangkan Yopie waktu itu juga lagi ada proyek membangun jembatan di Sumatera Selatan, jadi kita jarang ketemu. Dan untuk biaya, kita sama sekali berkomitmen untuk mandiri, jadi semua dana mandiri kerjasama kita berdua.” tambah Ranti.

Dari semua pengorbanan dan tantangan yang dihadapi, Ranti dan Yopie benar-benar merasa bahagia karena bisa melakukan dan mempersiapkan semuanya dengan mandiri dalam waktu yang cukup singkat, “kita sepakat untuk berbagi dengan orang tua dan bersedekah, supaya pernikahan kita berkah,” katanya.

Dulu, dua tahun lalu, Ranti pernah ke Korea untuk urusan kerjaan, dan di sana dia berdoa ingin kembali lagi ke Korea, tapi bukan untuk urusan kerjaan. Nyatanya, dua tahun kemudian, dia berbulan madu ke Korea, “sebelum dia melamarku, dia udah beliin tiket bulan madu duluan ke Korea!” cerita Ranti.

Top 3 vendors:

1. WirantiKurnia Bride

“Ini vendor yang membantuku mewujudkan gaun pernikahan serta atributnya, dan semua pakaian keluarga.”

2. Stagemanagement Wedding Organization

“Semua hal-hal kecil dibantu sama vendor ini. Walaupun kita jarang meeting karena kesibukanku dan jadwal yang bentrok, saat hari H semuanya bisa berjalan lancar dan beres.”

3. Ink Photo

“Vendor ini berhasil menangkap semua momen indah di hari pernikahanku, tanpa aku perlu menjelaskan panjang lebar kemauanku.”

4. Dekorku

“Halaman rumahku bisa disulap oleh vendor ini menjadi venue dengan tema rustic. Menurutku, pelaminan adat Palembangnya juga benar-benar klasik dan indah bak di Kerajaan Sriwijaya.”