Pernikahan Rustic Outdoor di Kota Sukabumi

Style Guide

Venue Outdoor

The Vendors Who Made This Happen

Akad Nikah
Wedding Reception

Kalau ada perkataan, “pacar pertama bukan berarti pacar terakhir”, tentunya tak berlaku untuk Rikho dan Zia. Mereka yang sama-sama menjadi pacar pertama satu sama lain buktinya berhasil mempertahankan hubungan hingga ke tahun ketujuh dan sukses menyelenggarakan pesta pernikahan impiannya dengan pemandangan Gunung Pangrango.

Berawal dari teman kuliah saat Rikho yang meminjam jas laboratorium Zia, dari situlah mereka mulai bertukar nomor telepon yang berlanjut ke menyaksikan pertandingan olahraga, pulang bareng dan makan malam bersama.

Menurut Zia, tidak ada proposal romantis yang dilakukan oleh Rikho. Namun, ternyata Rikho menyampaikan niatnya untuk meminang kekasihnya tersebut dengan cara yang sangat romantis dan berbeda dari yang lain. Dengan menggunakan USSD notification yang muncul di layar handphone, tertulis sebuah pertanyaan, “Will you marry me? From your January?”.

Karena saat itu pilihan di layar handphone-nya hanya ada “dismiss”, jadilah Zia mengklik tombol tersebut sambil menganggap bahwa ini sebuah bercandaan dari kekasihnya.

Namun, tidak hanya berhenti sampai di situ, keesokan harinya Rikho datang ke rumah dan langsung menghampiri orang tua Zia untuk meminta izin meminang anaknya tersebut. Romantis sekali, kan?

Dengan konsep Garden Party dengan pemandangan Gunung Gede Pangrango dipenuhi dengan dekorasi rustic dengan perpaduan warna alam, yaitu hijau, cokelat dan putih. Rikho dan Zia pun berhasil mengadakan sebuah pesta pernikahan impian yang tak terlupakan seumur hidupnya.

“Wedding dream-ku terwujud!” kata Zia.

“Kita mempersiapkan ini selama 8 bulan dengan request ada inisial nama kita untuk menjadi dekorasi. Benar, menjadi kenyataan, hampir setiap sudut ada inisial nama kita!”

Bagaimana tidak sempurna dan sesuai dengan impian, menikah di ruang terbuka dengan pemandangan gunung sambil ditemani dengan rumput-rumput hijau, serta salah satu acara yang paling unik dan menarik yaitu saat Zia dan Rikho melepas balon berbentuk burung yang diabadikan menggunakan drone. Tak lupa lagu kebangsaan mereka yaitu 11 Januari dari Gigi yang sangat berkesan karena merupakan hari jadi mereka berdua.

Bagi Zia, berbagai prosesi adat Sunda mulai dari Saweran, Pabetot Bakakak dan Huap Lingkung merupakan prosesi yang tidak bisa terlupakan. Terlebih lagi saat pelepasan balon berbentuk burung merpati, cuaca yang mendukung serta tamu yang hadir menikmati momen tersebut merupakan hal terbaik yang ia dapatkan di pernikahan itu. Tak lupa saat Rikho mengucapkan ijab kabul yang sangat menengangkan namun bisa ia ucapkan dengan lancar hanya dengan sekali ucap.

“Aku senang banget orang tua kita mempercayakan sepenuhnya kepada kita untuk konsep pernikahan ini.”

Top 3 vendors:

1. Vera Ferial

“Aku suka sekali dengan hasil make up mba Vera, natural tapi tetap bikin pangling dan cantik. Mba Vera sangat baik dengan tim yang seru sehingga suasana di ruang make up terasa menyenangkan dan juga enjoy.

2. Loons And Banes

“Aku udah jatuh cinta dengan hasil karya Loonsandbanes yang simple, unik dan rustic dari pernikahan dua sepupuku. Aku request untuk ada identitas seperti inisial nama kita di setiap dekorasi, dan benar, di setiap sudut ada inisial nama kita.”

3. Liashomemade

“Karena Sukabumi sangat terkenal dengan mochinya dan banyak tamu yang datang dari luar kota, makanya, aku siapkan mochi nutella dari Liashomemade yang enak banget di dessert table.”

Tips untuk brides to be,

“Pilih vendor yang professional, tak harus yang terkenal. Usahakan menggunakan WO kalau memang tidak ada keluarga yang bisa meng-hande karena WO sangat berperan penting untuk mengatur jalannya acara. Saat mendekati hari H, jangan lupa perbanyak berdoa. Insha Allah semuanya berjalan dengan lancar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *