Perpaduan Adat Betawi dan Sunda ala Adys dan Alga

By Vonika on under The Engagement

Vendor That Make This Happened

The Engagement

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Tweeny Party Decoration

Bride's Attire Asky Febrianti

Groom's Attire Asky Febrianti

Make Up Artist Fauzia Hanum Make Up

Hair Do Ratna Yul Make Up

Photography Potret Fotografi

Videography Potret Fotografi

Catering Akasya Catering

Seserahan Rose Arbor Seserahan

Masih ingat dengan Prima Nissa Dini Siregar (Adys) yang dilamar secara romatis oleh Trie Alga Kurniawan (Alga)? Kisahnya pernah kami feature, loh di sini. Ternyata pada tanggal 9 Januari 2016 kemarin, Adys dan Alga baru saja menggelar acara lamaran, loh brides. Adys dan Alga sepakat untuk menggelar acara lamaran dengan perpaduan adat Betawi dan Sunda. Dalam mempersiapkan acara ini, Adys dan Alga mengaku hanya membutuhkan waktu 3 bulan saja. “Untuk tantangan dalam mempersiapkannya, sebenarnya tidak terlalu besar. Karena aku dan Alga sudah mempersiapkannya dengan matang. Hanya saja aku sempat merasa takut mengenai halaman parkir di rumahku. Karena Alga asli orang Betawi, otomatis saudaranya yang akan hadir banyak sekali. Namun, Alga sudah memiliki solusinya, yaitu dengan menyewakan bis untuk keluarga besarnya tersebut sehingga tidak memakan banyak lahan parkir mobil,” tutur Adys.

Pada acara lamarannya, Adys terlihat sangat cantik dan elegan dengan mengenakan kebaya berwarna hijau soft. “Aku memilihnya karena warna tersebut adalah warna kesukaan aku dan Alga. Selain itu, aku memilih untuk menjahitnya di Asky Febrianti karena design-nya tidak pasaran dan cocok dengan seleraku,” tambah Adys. Tidak ingin kalah mempesonanya, Alga pun terlihat gagah dengan mengenakan batik berwarna senada.

Acara lamaran Adys dan Alga sangat kental dengan adat betawi dan Sunda. Acara dimulai dengan kedatangan Alga dan keluarga besarnya yang diiringi oleh grup marawis. Selain itu, dari pihak keluarga Adys pun sudah menyambutnya dengan petasan sesuai tradisi adat Betawi. Tidak tertinggal juga makanan khas betawi, seperti roti buaya, dodol, ketan uli, dan lain-lainnya pun dibawa sebagai salah satu seserahan.

“Alga membawa roti buaya sebagai simbol kesetiaan dan kasih sayang, lalu dia juga membawa dodol dan ketan uli yang memiliki arti agar kedua calon mempelai semakin lengket. Sedangkan untuk adat Sundanya, Alga membawa seserahan yang berupa kain brokat dan batik yang nantinya akan aku pakai pada saat upacara adat ngeyeuk sereuh sebelum akad nikah. Upacara ini sebagai tanda kemapanan calon mempelai pria,” jelas Adys. Selain itu, pihak Adys pun menyiapkan balasan untuk Alga berupa makanan khas Tasikmalaya, seperti sale pisang, rangginang, dan lain-lain.

Acara lamaran Adys dan Alga berjalan dengan lancar. Meskipun pada dari H Alga sedang sakit flu, tetapi dia sama sekali tidak menunjukan keadaannya tersebut. Bahkan dia dengan lantangnya berbicara langsung dihadapan kedua orang tuanya dan orang tua Adys, bahwa ingin melamar Adys untuk menjadi pendamping hidupnya.

Selama acara berlangsung Adys disembunyikan di dalam kamar dan Alga ditantang oleh keluarga Adys untuk beradu pantun supaya bisa bertemu langsung dengan Adys. Namun, tantangan Alga tidak hanya sampai situ saja, Adys meminta Alga untuk bernyanyi terlebih dahulu dan barulah Adys keluar. “Dia benar melakukan itu. Alga bernyanyi didepan para tamu yang hadir. Momen ini membuat semua tamu terhibur bahkan aku pun keluar sambil tertawa tawa karena lagu yang aku minta itu lagu dari grup band Armada yang judulnya “Pergi Pagi Pulang Pagi”, hahaha,” cerita Adys.

Acara lamaran ini cukup membuat Adys sangat berkesan. Karena semua itu benar-benar di luar dugaannya. “Aku terharu sekali. Pasalnya Alga bukan tipe pria yang romantis. Tetapi dia membuatkan video yang isinya timeline hubungan kita dari awalnya teman biasa sampai menjadi sepasang kekasih. Mungkin karena hubungan ini berjalan mengikuti alurnya saja tanpa ada pernyataan cinta dari Alga. Mangkanya di video tersebut dia menjelaskan mengapa tidak ada pernyataan cinta kepadaku. Karena dia inginnya langsung ngelamar aku. Aku benar-benar tidak menyangka dia bisa melakukkan itu,” tutup Adys.

4 Vendor favorit Adys dan Alga.

1. Akasya Catering

Semua tamu bilang makanannya enak dan bahkan banyak yang sampai nambah berkali-kali. Hal itu yang membuatku sangat puas dan senang karena melihat semua tamu makan dengan sangat lahap.

2. Asky Febrianti

Asky itu orangnya ramah dan sangat mengerti keinginan aku dan Alga. walaupun batik Alga harus diubah berkali-kali, tetapi Asky sangat bertanggung jawab dan hasilnya juga memuaskan.

3. Fauzia Hanum Make Up

Make up Hanum itu flawless sekali. Wajahku yang galak dan jutek, bisa dia sulap menjadi lebih lembut dan soft.

4. Rose Arbor Seserahan

Mbak Dita juga baik dan ramah kepadaku dan Alga. Selain kotak-kotaknya bagus, dekorasi seserahannya pun sangat simple dan elegan. Bahkan Mbak Dita memberikan bonus corsage untuk Alga

Sebagai penutup, Adys dan Alga memberikan tips untuk para bride-to-be yang sedang mempersiapkan lamaran.

“Di bawa santai saja, tetapi juga harus tetap prepare. Usahakan membuat rundown acara, list para tamu, dan keperluan lainnya. Apabila mengadakannya di rumah, usahakan untuk mengurangi jumlah kendaraan, contohnya dengan menyewa bis untuk keluarga besar. Last but not least, banyak berdoa dan relaks saja. Insyaallah semua berjalan sesuai rencana.