Perpaduan Pernikahan Adat Jawa dan Betawi ala Nindya dan Rifqi

Style Guide

Venue Hotel
Color Black White

The Vendors Who Made This Happen

Resepsi Pernikahan

Setelah The Bride Dept membahas cerita lamaran Nindya dan Rifqi yang berlangsung dengan khidmat dan juga seru, sekarang The Bride Dept berkesempatan lagi untuk membahas cerita pernikahan Nindya dan Rifqi.

Mengingat keduanya berkenalan dari keluarga, persiapan pernikahan Nindya dan Rifqi pun juga dibantu oleh anggota keluarga yang membuatnya mempersiapkan seluruh persiapan dengan lancar dan juga diberikan kemudahan.

“Paling sih kesulitannya dengan menyatukan perbedaan dan cara berpikir untuk menyelesaikan masalah, karena kita sama-sama baru paham dengan kebiasaan masing-masing ditambah dengan pressure mau menikah.”

Melanjutkan konsep adat yang juga memilih konsep adat Jawa dan Betawi, lengkap dengan prosesi Palang Pintu, injak telur, wijikan dan juga sungkem. Tema resepsi juga dipilih dengan Jawa Kolonial dengan nuansa kayu putih dan bunga-bunga yang berwarna lembut. Untuk dekorasi, Nindya dan Rifqi memilih pemilihan lampu yang sedikit gelap dengan banyaknya dekorasi pohon-pohon a la di taman.

“Bagi aku, prosesi upacara Panggih yang membuat aku dan Rifqi sumringah banget setelah dipingit satu minggu.”

Untuk pakaian pernikahan, Nindya sempat menemukan ketidakcocokan dengan sang mama. Ia memilih model kebaya putih yang simple dan tertutup dengan motif berpayet dengan mutiara dan Swarovski untuk Akad Nikah, namun sang mama merasa kurang puas dengan hasilnya tersebut.

“Aku dan mama memiliki selera yang berbeda, menurut mama, kebaya ini kurang ‘wah’ dan ramai dan sempat minta aku untuk beli bahan lagi dan jahit ulang.”

Namun, karena Nindya sudah merasa nyaman serta mempertimbangkan masalah budget dan waktu yang sudah terbatas, ia tetap mengenakan kebaya yang sudah jadi tersebut.

Bagi Nindya, seluruh prosesi dan acara berlangsung dengan sangat lancar dan juga memuaskan berkat bantuan keluarga dan juga para vendor, terutama momen di mana ia duet bersama dengan Rifqi menyanyikan lagu kesukaan mereka berdua serta momen dansa pertamanya dengan sang ayah.

Top 3 vendor:

1. Artea Organizer

“Aku, Rifqi dan keluarga sangat puas dan bahagia sekali dengan dampingan dari Artea selama pernikahan. Memang membutuhkan waktu yang lama untuk memutuskan WO yang dipilih, namun menjelang waktu yang mepet, saat meeting, aku langsung jatuh cinta dengan Mba Ria dan tim, mereka juga selalu available 24 jam di WhatsApp grup dan telepon. Orang tuaku juga sengaja memilih WO yang sudah ‘sering’ dan paham dengan Hotel Dharmawangsa. Alhamdulillah banyak kru yang mendampingi saat hari H untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar.”

2. Azka Anggun Art

“Aku sudah lama tertarik dengan Azka Anggun, bahkan jauh sebelum dilamar oleh Rifqi aku sudah follow Instagramnya. Aku suka cara mereka mendekor bunga dengan gaya Jawa. Lucunya, Mba Azka dan papaku sama-sama orang Madura, jadi saat pertama meeting memakan waktu yang lama saking klopnya. Pada saat H-1, Mba Azka dan Mas Taufik setia menemani di rumah sampai dekorasi selesai dan aku terkejut sekali dengan dekorasinya di venue waktu hari H, benar-benar diluar ekspektasiku. Apa yang kita inginkan dikasih lebih oleh Azkaanggun.”

3. Soe And Su

What a dream come true sekali bisa difoto oleh Soe And Su, apalagi dengan Mas Candi-nya sendiri. Saat memilih vendor fotografer, awalnya aku sedikit hopeless namun akhirnya bisa mendapatkanSoe And Su juga. Bahkan saat pre wedding-pun aku juga langsung difoto oleh Mas Candi.”

4. Mamie Hardo

“Saat sahabat dan sepupuku menikah dan memakai jasa Tante Mamie, Tante Mamie sempat bertanya sama aku apakah aku sudah punya calon. Aku bilang belum, tapi ia bilang, ‘jangan khawatir, nggak lama lagi, akhir tahun, kamu akan ketemu dengan jodohmu’. Ternyata benar, aku ketemu Rifqi pada saat lebaran tahun 2015 dan diajak menikah pada bulan Desembernya. Setelah saat itu, aku langsung menghubungi Mba Mita dan mem-booking tanggal. Lagi-lagi, kita berjodoh di tanggal itu. Mulai dari baju resepsi, aksesoris, beskap dan kain keluarga intipun semua dari Tante Mamie. Aku sangat mengidolakan Tante Mamie dan Mba Mita, senang sekali rasanya bisa didampingi mereka di hari spesial kami.”

Tips untuk brides to be,

“Carilah WO yang punya first impression baik dan langsung klik karena WO sangat berperan penting untuk memastikan semua acara berjalan dengan lancar. Tak bisa dipungkiri, WO sangat mengerti detail tentang pernikahan. Banyak bersabar dalam mengurus persiapan pernikahan karena akan menemukan beberapa cobaan. Yakinkan dan mantapkan jiwa untuk melangkah dan luruskan niat bahwa menikah itu karena Allah.”

4 thoughts on “Perpaduan Pernikahan Adat Jawa dan Betawi ala Nindya dan Rifqi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *