Pre-Wedding Cantik dan Romantis di Gunung Batur

Keindahan dan pesona alam negeri kita, Indonesia, memang sudah tidak diragukan lagi. Hal ini menguntungkan parabrides-to-be yang ingin melakukan pre-wedding dengan konsep menyatu dengan alam karena mereka memiliki begitu banyak pilihan. Setiap pulau dan provinsi memiliki keunikan dan kecantikan tersendiri. Pulau Bali selama ini terkenal akan keindahan pantainya, namun Bali juga memiliki daerah pegunungan yang tidak kalah indahnya serta seringkali menjadi tujuan para fotografer dalam mengabadikan momen indah para calon pengantin. Salah satunya adalah Gunung Batur yang merupakan sebuah gunung berapi aktif di kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Iluminen, wedding photographer yang berbasis di Jakarta dan Bali, sering memilih area Gunung Batur sebagai lokasi pre-wedding. “Gunung Batur merupakan lokasi yang menarik sebagai lokasi foto pre-wedding dikarenakan beberapa hal. Salah satunya adalah pemandangan dan bentuk alam yang terdapat di lokasi ini. Selain adanya background gunung terdapat juga spot-spot lain seperti bebatuan hitam yang dihasilkan dari ledakan vulkanik dan area hijau yang dapat ditemukan di sepanjang jalan. Lokasi Gunung Batur juga sangat mudah untuk diakses, sehingga memudahkan kita untuk membuat sebuah karya disana,” papar tim Iluminen.

Lama perjalanan dari Bandara Internasional Ngurah Rai menuju Gunung Batur adalah 2 jam. Sedangkan waktu yang ideal untuk melakukan photoshoot adalah di bulan Maret dan Agustus di mana hujan jarang turun. Seperti kita tahu bahwa hujan memang seringkali menjadi kendala dalam melakukan photoshoot, namun tim Iluminen menjelaskan bahwa jika cuaca sedang mendung karena matahari tidak muncul, justru membuat Gunung Batur menjadi semakin cantik dengan munculnya kabut tipis.

Seluruh area di Gunung Batur memang sangat cantik, namun ada dua area yang tidak boleh dilewatkan jika melakukan photoshoot di sana yaitu area batu-batuan yang tertutup oleh rumput dengan background gunung serta barisan pohon pinus yang cantik.

Lalu seperti apa konsep pre-wedding yang cocok dilakukan di Gunung Batur? Tim Iluminen menuturkan bahwa mereka selalu fokus dengan connection. Mereka sering menghimbau para calon pengantin untuk mengenakan kostum yang nyaman sehingga membantu mereka menjadi diri mereka sendiri. Jadi mereka jarang  direpotkan dengan properti-properti yang berlebihan atau kostum yang membuat calon pengantin menjadi susah sendiri.

“Tidak penting untuk terlalu membuat-buat atau membuat sesuatu yang tidak jujur terhadap subjek yang kita foto,” ujar tim Iluminen.

Break all the barrier. Open up yourself and other will open up themselves to you. Be vulnerable, be real, and making a great photo will come naturally,” pesan tim Iluminen kepada brides-to-be yang akan melakukan pre-wedding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *