Pro dan Kontra Mencantumkan Gelar Pada Undangan

By NSCHY on under How To

Sejatinya, menuliskan gelar di belakang namamu dan pasangan dalam undangan pernikahan tentunya menjadi hal yang membanggakan dan kewajiban, terlebih lagi kalau kamu dan pasangan termasuk orang yang mempunyai sederet gelar.

Namun ternyata, dibalik kebanggaan tersebut, ada pertimbangan lain, lho, dalam menuliskan gelar pada namamu di undangan pernikahan. Yuk simak pertimbangannya berikut ini.

Pro

1. Dianggap sama-sama berpendidikan

Kalau kamu dan pasangan sudah mempunyai gelar masing-masing, tentunya di saat orang membaca undanganmu, hal pertama yang terlintas adalah, “wah, sama-sama dokter”, atau “wah, sama-sama sarjana hukum” dan sebagainya. Tentunya, hal tersebut akan membuat nama kalian sebagai orang yang setara menurut pendidikannya.

2. Keluarga terpandang

Mencantumkan gelar dalam nama kalian merupakan suatu hal yang bukan hanya bisa meningkatkan gengsi kalian, namun juga dapat meningkatkan derajat keluarga karena pernikahan ini dianggap sebagai sebuah pernikahan dua keluarga terpandang dengan tingkatakn pendidikan anak-anaknya yang tinggi. Tentunya, perpaduan kalian berdua dianggap sebagai perpaduan keluarga yang sangat cocok.

3. Meningkatkan pride mertua

Siapa lagi yang dicari kalau bukan orang tua di saat para tamu melihat kamu mendapatkan pasangan yang bergelar tinggi? Pastinya, pride orang tuamu juga akan meningkat. Dengan bangganya mereka akan mengatakan bahwa mereka mendapatkan menantu dengan gelar yang tinggi.

4. Bisa sekalian membangun karir

Bukan hal yang tidak mungkin kamu akan mengundang berbagai rekan orang tuamu yang ternyata merupakan pihak penting di sebuah perusahaan? Dengan mencantumkan gelar, ada yang percaya juga itu bisa membawa rezeki. Siapa tau, ada yang tertarik dengan gelarmu dan berniat untuk memperkerjakan atau membangun bisnis bersamamu.

Kontra

Namun, diluar pertimbangan pro tersebut, ternyata ada pemikiran kontra juga yang harus dipertimbangkan.

1. Dianggap lebih rendah

Kalau gelar kalian berada dalam tingkatan yang sama, misalnya, S1 kedokteran dengan S1 hukum atau S1 sastra dengan S1 komunikasi pasti aman-aman saja. Namun, bagaimana kalau kamu adalah mahasiswa lulusan S2 sedangkan pasanganmu hanyalah lulusan SMA? Atau hanya mengikuti berbagai kursus? Meskipun pasanganmu sudah mempunyai bisnis dan karir sendiri, namun yang tertulis tetaplah status pendidikannya. Cukup rumit, ya.

2. Ada yang merasa disayangkan

Bukan hal yang tidak mungkin akan ada pendapat-pendapat orang yang berkata bahwa, “wah, kok bukan nikah sama sesama pecinta bisnis juga sih?” dan berbagai hal lain yang pastinya tidak nyaman untuk didengar. Wajar saja, namanya juga pendapat orang yang berbeda-beda. Padahal, perbedaan itulah yang menyatukan kalian.

3. Membandingkan karir

Di saat para tamu undangan melihat gelar namamu dan pasangan, pasti yang terbersit adalah karir kalian berdua. Bukan hal yang tidak mungkin, kamu yang bergelar lebih rendah memiliki karir yang lebih tinggi dibandingkan pasanganmu. Atau, pasanganmu yang hanya tamatan SMA justru malah memiliki usaha bisnis yang kini sukses.

4. Dianggap belum mapan

Saat gelarmu berbeda dengan pasangan, ia yang sudah mendapatkan gelar S2 sedangkan kamu masih di gelar S1-mu, tak menutup kemungkinan akan ada mulut-mulut jahil yang meragukan kemapananmu dalam berumah tangga dan menyarankanmu untuk menyetarakan gelar dengan pasangan. Terutama jika sang perempuan yang memiliki gelar yang lebih tinggi.

Gimana menurutmu? Penting atau tidak sih menuliskan gelar dalam nama undangan pernikahan?

×