Pernikahan Adat Minang ala Inda dan Dani

By Gerha Jayamala on under The Wedding

the bride dept arinda dani minang suntiang balai sudirman

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Pengajian

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Gaia Nata Slaras

Catering Alfabet

Photography Antijitters Photo

Bride's Attire Hesty

Make Up Artist Fidela Herta

Malam Bainai

Venue Private Residence

Catering Alfabet

Pemandu Adat Buchyar

Make Up Artist Ade

Photography Antijitters Photo

Akad Nikah

Venue Private Residence

Event Styling & Decor Tenda - Kreasi Indotent

Catering Alfabet Catering

Photography Antijitters Photo

Bride's Attire Hesty

Make Up Artist Jasmine Lishava

Wedding Reception

Venue Balai Sudirman

Event Styling & Decor Suryo Decor

Catering Alfabet Catering

Bride's Attire Irvan Adiputra

Make Up Artist Irwan Riady

Jewellery & Accessories Sunting - Elly Kasim

Pemandu Adat Elly Kasim

Wedding Entertainment Red Velvet

Apabila di artikel sebelumnya, The Bride Dept sudah pernah membahas tentang bagaimana Dani melamar Inda di New York. Hari ini, kami membahas tentang bagaimana Inda mempersiapkan pernikahannya dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan! Walaupun persiapan pernikahan ini bisa dibilang cukup singkat, tapi hasilnya sangat cantik dan sarat dengan adat Minang.

Persiapan pernikahan Inda memang terbilang singkat, terlebih lagi, Inda yang masih mengenyam pendidikan di New York baru kembali ke tanah air 3 bulan sebelum hari pernikahannya. Dalam memilih vendor, sebagian besar justru sang Mama yang mencari kecuali untuk vendor foto dan designer kebaya yang ia cari sendiri lewat instagram. “Cari vendor sebagian besar itu dari mamaku. “I owe her a lot in preparing this wedding. I can’t thank her enough!” ungkap Inda.

Adat yang dipilih oleh Inda dan Dani merupakan adat Minang karena keluarga keduanya memang berasal dari Sumatera Barat. Rangkaian acara pernikahan pernikahan Inda dimulai dari pengajian yang digelar di kediaman Inda sehari sebelum akad nikah.


Setelah pengajian, Inda melaksanakan prosesi Malam Bainai di malam harinya. Pada acara ini, Inda mengenakan baju tokah berwarna pink dengan suntiang emas. Sedangkan dekorasinya didominasi emas, pink, dan sedikit aksen merah. Inda mengaku sangat enjoy pada saat malam bainai, karena MC yang bertugas memandu acara dapat membawakan acara dengan sangat fun. Tak hanya itu, acara juga menjadi lebih semarak karena orang tua Inda sengaja memanggil grup organ tunggal untuk mengiringi acara karaoke bersama di malam itu, seru sekali ya!

Acara akad nikah diawali dengan prosesi manjapuik marapulai. Di prosesi ini, calon pengantin pria dijemput oleh pihak perempuan. Hal ini dilakukan karena adat Minang menganut sistem matrilineal. Akad nikah pun berjalan dengan lancar hingga tibalah pada saat dimana Ayah Inda memberikan nasihat pernikahan untuknya. Biasanya, nasihat pernikahan disampaikan oleh ustadz atau orang yang ‘dipandang’, tetapi sang Ayah ingin dirinya sendiri yang langsung memberikan nasihat untuk Inda.

“Ayahku memang insist dia yg memberikan nasihat karena menurut dia nasihat ini adalah sesuatu yang sangat personal dan tidak ada yang mengenal anaknya lebih baik dari orang tua nya. Ayahku adalah seorang penulis yang baik, jadi isinya pun sangat bermakna dan bermanfaat. Bahkan temanku sampai catat nasihat Ayahku lho di hp nya ketika akad!” ujar Inda.

Di akad nikahnya, Inda tidak mengenakan suntiang, melainkan mengenakan baju adat dari Sianok yang berupa baju kurung berwarna cream dengan tilakuang merah. Tilakuang atau penutup kepala ini merupakan tilakuang turun temurun dan dipakai oleh ibunya saat menikah 27 tahun yang lalu! Hebatnya, tilakuang ini masih dalam kondisi yang sangat baik. Sehingga Inda berharap, tilakuang yang sama bisa diturunkan ke generasi berikutnya ketika menikah, “Jadi tilakuang ini bisa menjadi family heirloom gitu lho!” ujarnya.

Malam harinya, resepsi pernikahan adat minang diselenggarakan di Balai Sudirman, Inda mengenakan kebaya berwarna merah dengan suntiang emas. Overall, Inda sangat puas dengan seluruh rangkaian acara. Tapi jika ia ingin mengubah 1 hal, ia ingin seragam bridesmaids-nya lebih selaras dengan warna kebayanya atau dekorasinya.

Untuk para brides-to-be yang memiliki waktu persiapan pernikahan yang singkat seperti Inda, ia menyarankan untuk meyusun skala prioritas dan go with the flow, yang paling penting harus pintar menjaga kesehatan. Menurutnya sebenarnya wajar jika calon pengantin wanita jadi banyak mau saat akan menikah, tetapi dibanding harus stress, ia menyarankan untuk memilah-milah sesuai prioritas.

These are top 4 vendors pilihan Inda pada pernikahannya (Iya menurut Inda ada 4 top vendors worth mentioning!):

1. Gaia Nata Slaras

Vendor dekorasi untuk acara di kediaman Inda ini diakui Inda sangat melebih ekspektasinya. Tante Ina, sang pemilik, sangat berdedikasi kepada pekerjaannya dan bisa memenuhi permintaan Inda. “Untuk kamar pengantin, aku ingin tema chinoiserie seperti dekornya BG restaurant di Bergdorf Goodman, tapi di sini nggak ketemu. Tapi tante Ina bisa mencari ke supplier hingga akhirnya dapat wallpaper dan bahan bantal dengan pattern chinoiserie warna mint persis seperti yang aku mau!” ujar Inda.

2. Tante Hesty

Baju kurung yang dikenakan Inda saat akad adalah hasil karya Tante Hesty. Menurut Inda, Tante Hesty memasang harga yang affordable dengan kualitas yang sangat bagus. Untuk baju kurung Inda, ia membordir motif khas Padang dan memayet bordir tersebut dengan sangat cantik.

3. Irwan Riady

“Wah aku puas banget dengan makeupnya mas Irwan. Benar-benar bikin aku terlihat berbeda dari biasanya tapi nggak menjadi orang lain. Lalu makeupnya juga tahan lama! Lalu mas Irwan dan team nya lucu dan baik semua. Jadi bikin suasana mau resepsi yang sudah tegang jadi relax. Pokoknya recommended banget deh!” ujar Inda.

4. Alfabet Catering

Untuk seluruh prosesi pernikahan Inda, ia menggunakan Alfabet sebagai kateringnya. Menurutnya ia terkesan dengan service yang diberikan, apalagi owner Alfabet juga ikut turun langsung dalam menangani acara ini. Selain itu, Inda memuji kualitas makananya, karena para tamu juga mengungkapkan bahwa makanan yang disajikan rasanya enak semua. “Kambing gulingnya juara!” ungkap Inda.

Shop