Rustic Barn Wedding of Fiona and Tom

Style Guide

Venue Outdoor

The Vendors Who Made This Happen

Holy Matrimony
Wedding Reception

Setelah lamaran dengan unsur Shibori yang dilaksanakan Fiona dan Tom beberapa waktu lalu, akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pasangan yang sudah bersama selama 5 tahun ini tiba. Berkat bergerak cepat dan mengetahui bahwa Gereja Katedral sangat diincar untuk menjadi venue pernikahan, akhirnya pasangan ini bisa mewujudkan keinginan mereka berkat mem-booking venue sejak jauh-jauh hari.

Bukan hanya acara lamarannya saja yang digelar dengan hangat dan kekeluargaan, Fiona dan Tom yang notabene tidak begitu menyukai suasana pernikahan pada umumnya yang terlalu formal dan juga kaku memutuskan untuk tidak menggunakan pelaminan di pernikahan mereka.

“Hal yang aku nggak suka dari pesta pernikahan adalah kaku, jadi nggak betah berlama-lama. Makanya di pernikahanku, aku sengaja membuatnya lebih santai dan intim, dihadiri dengan keluarga dan teman-teman dekat aja.”

Tidak hanya dekorasi yang tanpa pelaminan, namun Fiona dan Tom benar-benar memanjakan para tamu dengan alunan musik yang dibawakan oleh Gabriel Mayo dengan lagu-lagu akustik dari The Pilot, The Beatles, dan Beachboys. Mereka benar-benar sukses membuat para tamu nyaman seperti sedang berada di acara keluarga santai.

Konsep pernikahan Pinterest a la Fiona dan Tom ini mengusung konsep Wedding Barn dan Raw-nya The Beatles, dengan berbagai dekorasi hand-drawn chalkboard backdrop, wine barrel, light bulb, branch, cotton flower, succulent dan hiasan dedaunan adalah detail kecil yang semakin memperindah pernikahannya. Karena Fiona termasuk orang yang alergi dengan bunga, ia memutuskan untuk tidak menampilkan bunga apapun di pernikahannya. Namun, tanpa bungapun, ia tetap bisa mendapatkan Pinterest weddding-nya dengan sempurna.

Salah satu vendor yang membantunya mewujudkan pernikahan impiannya adalah Papertree Decor. Dengan menambahkan berbagai quotes The Beatles di berbagai pojok ruangan venue, Papertree Decor juga menjadi salah satu vendor yang Fiona langsung merasakan chemistry-nya sesaat setelah bertemu. “Dia juga satu-satunya vendor yang nggak kaget, bahkan mendukung saat aku menolak adanya dekorasi bunga,” cerita Fiona.

Selain vendor dari luar, Fiona pun juga memercayakan salah satu bridesmaid-nya yang merupakan seorang desainer di Yuris Laboratory untuk membuatkan gaun pernikahan spesial untuknya. Mulai dari pemilihan kain, pemilihan model gaun dan juga berbagai persiapan detail lainnya mereka lakukan bersama-sama. Karena dekatnya hubungan mereka jugapun, tanpa harus menjelaskan mendetail, Aryanna sudah mengetahui selera dan keinginan Fiona.

Fitting dan revisi selesai secepat kilat. It turns out so beautiful! Waktu dicoba, aku langsung tersenyum lebar puas dengan hasilnya. Aryanna bisa mewujudkan semua yang ada di pikiran aku. Setiap desainnya itu handmade, mulai dari manik kecil dan embelishment-nya dijahit sendiri olehnya. One of a kind dress

Bagi Fiona dan Tom, kepuasan dan kenyamanan para tamu di hari pernikahan merekalah yang terpenting. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana para tamu undangan benar-benar enjoy saat mannequin challenge di momen wedding kiss yang diikuti oleh semua tamu undangan. Ditambah lagi saat mereka mendatangkan coffee shop favorit Fiona dan Tom, yaitu Toko Kopi Tuku, lengkap dengan barista favorit Fiona, Wahyu Nazar. Menurut Fiona, banyak yang kaget saat melihat booth Toko Kopi Tuku. “Aku juga nggak menyangka kalau banyak orang yang udah kenal dengan Kopi Tuku,”.

Top vendors pilihan Fiona adalah:

1. Aenigma Picture

“Seluruh anggota tim ikut turun dari awal sampai akhir. Waktu liat hasilnya, aku senang banget mereka bisa menangkap semua momen yang penting, Instagrammable banget, deh!”

2. Pyara Photo

“Carol Kuntjoro selalu menemaniku dari awal sampai akhir. Dia hebat banget nge-capture mood-nya!”

3. Lady Eve Patisserie

“Aku sudah kenal Evelyn dan Lulu sejak lama dan emang selalu pesan kue ulang tahun Tom ke mereka. Aku ngerasa cocok banget dengan mereka. Aku dan Tom memesan Carrot Naked Cake with Cream Cheese. Bukan cuma bentuknya aja yang cantik, tapi mereka membuat setiap hiasan di kue tersebut bisa dimakan! Mulai dari buah pinus yang dibuat dari almond sampai ranting yang dibuat dari dark chocolate!”

4. D’Best Moment & Joe Iskandar

“Aku memakai one day service WO saat hari H. Ci Farida sangat baik dan benar-benar detail jadi semuanya berjalan lancar, bahkan orang tuakupun memuji kerjanya. Suaminya, Ko Joe juga dapet banget chemistry-nya. Santai, tapi profesional, nggak membosankan dan pintar membawa suasana.”

5. S2 Banquet

Aku sudah agak hopeless untuk makanan, karena aku pemilih banget. Harus rasanya enak dan penampilan ok. Sampai di detik terakhir ketemu David, food testing dan saat itu juga confirm pakai dia. David pun menyanggupi untuk menyiapkan tanpa ada buffet. Presentasinya menarik, boothnya ok banget dan makanannya super enak enak sekali. Semua teman dan keluarga memuji terus makanannya. Menu nya diantara lain : King Prawn Au Gratin, Chicken Gordon Bleu, Baked Salmon dan lain lain..

Tips untuk brides to be,

“Jangan terlalu lelah saat persiapan, semua harus sudah selesai 2 minggu sebelum hari H. Setelah itu, waktunya untuk santai dan memanjakan diri, mulai dari spa atau berkumpul bareng teman, biar muka bersinar dan juga badan fit waktu hari H. Jangan terlalu memikirkan semuanya sendiri, perbanyak doa dan serahkan sama Yang Di Atas.”

One thought on “Rustic Barn Wedding of Fiona and Tom

  1. Thank you for featuring our special day 😘😘😘

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *