Rustic Themed Engagement at Omah Btari Sri

By Friska R. on under The Engagement

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hall

Colors

Vendor That Make This Happened

Engagement Reception

Venue Omah Btari Sri

Event Styling & Decor Butterfly Event Styling

Photography Venema Pictures

Kebaya Edna Wolters

Make Up Artist Ade Baby Makeup

Catering Langensari Catering

Perkenalan antara Indyra dan Reza terjadi sekitar 3 tahun lalu, tepatnya tahun 2012. Ketika itu, Indyra sedang bersama sahabatnya, Gita, yang akan bertemu seorang teman lainnya, Reynaldi, di Plaza Senayan. Di sana, ternyata Reynaldi memperkenalkan Reza kepada Indyra dan Gita. Singkat cerita, mereka pun akhirnya berpacaran.

Walaupun Reza orangnya kurang romantis, tetapi ia melamar Indyra dengan cara yang sangat sweet dan tidak terduga. Indyra bercerita bahwa ia dilamar ketika Reza menjemputnya di airport dan dengan sekotak macaroon. “Kangen ya ditinggal ke Gili?” begitu respon Indyra ketika Reza memberikan hadiah tersebut. Tidak lama kemudian, Reza memutar lagu kesukaan Indyra yaitu “Thinking Out Loud” dan memberikan sebuah kotak kecil untuknya. “Karena aku tidak bisa mengira-ngira itu apa, jadi aku kocok-kocok box-nya. Aku pikir itu coklat haha dan ternyata pas aku buka ada tulisan “I lost without you, will you marry me?” dan juga cincin yang aku sangat sangat suka modelnya. Aku terharu banget dan of course I said yes!” cerita Indyra.

Persiapan acara lamaran ini sendiri dilakukan sekitar 4 bulan dan Indyra mengaku bahwa ia sedikit kelimpungan mencari venue yang pas. Ia sendiri menginginkan sebuah venue yang memiliki kombinasi indoor dan outdoor yang cukup besar. Tidak hanya itu, ia lebih prefer venue dengan bangunan yang modern tetapi masih memiliki sentuhan interior Jawa. Syukurnya ia menemukan Omah Btari Sri sebagai venue untuk acara lamarannya.

Untuk konsepnya sendiri, Indyra memang sangat terinspirasi oleh pernikahan outdoor di luar negeri, jadi ia memilih tema rustic dengan dominasi warna pastel. Ia juga sangat detail dengan pemilihan detail dekornya dan meminta banyak sentuhan rustic seperti daun, ranting, sangkar burung, koper antik, dan lainnya.

Indyra dan Reza memang mengundang sekitar 150-200 orang untuk acara lamarannya ini. Walaupun jumlah ini memang agak banyak, tetapi hal tersebut tidak membuat acara lamaran ini menjadi kurang intimate. Semua keluarga dan teman berbaur di acara tersebut. Mereka bahwa berkaraoke bersama dan suasananya menjadi lebih fun. “Hal yang paling memorable bagi aku dan Reza adalah foto-foto yang dipajang di salah satu corner venue lamaran aku. Di sana kita memang menyediakan pajangan kayu tempat orang menggantung foto polaroid mereka, jadi semuanya sibuk berfoto agar bisa ditaruh di sana. Sampai sekarang, foto tersebut menjadi kenangan tersendiri untuk aku dan Reza.”

Top three vendors pilihan aku adalah

1. Butterfly Event Styling

“Aku sangat bawel dan idealis untuk masalah dekorasi, tetapi mereka sangat telaten banget nurutin kemauan aku.”

2. Ade Baby Makeup

Bu Beby pandai banget mengerti jenis muka aku, jenis mata, dll. Jadi Bu Beby menyesuaikan banget sama makeup nya, dan semua orang bilang makeup nya sangat pas dan bagus 🙂

3. Omah Btari Sri

Omah Btari Sri juga sangat telaten mengikuti kemauan aku, dan sangat ga ribet berhubungan sama pihak mereka.

Tips dari Indyra adalah

1. Jangan terlalu panik dan over thinking dalam menyiapkan segala sesuatunya.

2. Kita harus pintar menyesuaikan keinginan kedua belah pihak keluarga,

3. Harus memilih beberapa sahabat kamu yang tepat untuk berbagi keluh kesah, memilih, dan membantu berbagai persiapan agar tidak terlalu stress.

4. Pilih warna baju bridesmaid, bunga, dekorasi, terlebih lagi backdrop yang matching dan seirama, sehingga terlihat lebih cantik dan indah.

5. Hal yang paling terakhir yang paling penting adalah, perkuat hubungan dengan pasangan. Karena persiapan pernikahan dan lamaran sangatlah tidak mudah, banyak sekali perdebatan dan perbedaan keinginan, tapi bagaimana kita berdua semakin dekat dan kuat dalam segala rintangan, itu adalah hal terpenting 🙂

×