Sebelum Menikah, Ketahui Terlebih Dahulu 5 Jenis Vaksinasi Pranikah

By Pravita Hapsari on under How To

Melangsungkan pernikahan, biasanya akan berurusan dengan segala persiapan seperti orang-orang yang ingin diundang, menentukan pakaian pernikahan, dekorasi pernikahan hingga jalannya prosesi pernikahan Anda. Namun ada satu hal penting yang tak boleh ketinggalan yang belum lazim di Indonesia, yaitu persiapan vaksinasi pranikah. Banyak orang enggan melakukan vaksinasi karena anggapan akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Padahal, dengan melakukan vaksinasi anda akan terlindung dari beberpa infeksi penyakit yang dapat menyerang kapan saja.

Walaupun vaksinasi pranikah untuk calon pengantin wanita ini tidaklah wajib, namun hal ini bukan berarti tidak perlu dilakukan Anda. Karena banyak terjadi kasus bayi-bayi yang lahir dalam kondisi tidak sempurna yang diakibatkan oleh virus yang menginfeksi si Ibu ketika mengandung.

Karena beberapa vaksinasi tidak dapat diberikan dalam kondisi hamil, maka vaksinasi ini ini disarankan dilakukan sebelum menikah. Sebenarnya, biaya yang Anda keluarkan untuk vaksinasi tidaklah terlalu besar bila dibandingkan dengan biaya pengobatan untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut. Maka dari itu  yuk ketahui lebih lanjut jenis-jenis vaksinasi pranikah yang Anda butuhkan:

  1. Vaksinasi TT (Tetanus-Toxoid)

Vaksinasi TT adalah vaksinasi wajib sebagai salah satu syarat pemberkasan di KUA saat kita akan mendaftarkan pernikahan. KUA akan memberikan surat pengantar ke puskesmas terdekat atau dokter untuk Anda melakukan suntik TT. Vaksinasi TT bertujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh infeksi Clostridium Tetani yang masuk melalui luka terbuka dan menghasilkan racun yang dapat menyerang sistem saraf pusat.

Bakteri ini terdapat di tanah namun dapat ditemukan juga pada debu, pupuk, kotoran hewan dan sampah. Tetanus ini dapat menyerang siapa saja, anak-anak dan dewasa. Vaksinasi TT dilakukan sebelum anda melangsungkan pernikahan. Kemudian dilakukan vaksinasi kembali 2 kali ketika anda hamil. Vaksinasi pertama diberikan saat kehamilan trimester kedua dan vaksinasi kedua di berikan minimal 4 minggu setelah TT pertama. Jjika terlewat maka pemberian vaksinasi TT yang kedua adalah minimal 2 minggu sebelum melahirkan.

  1. Vaksinasi MR (Measles– Rubella)

MR adalah dari gabungan Measles (Campak) dan rubella (Campak Jerman) yang merupakan penyakit yang berbahaya. Virus campak dapat menyebabkan beberapa gejala seperti demam, batuk, pilek, mata berair dan ruam yang menutup seluruh tubuh. Selain itu campak dapat menyebabkan infeksi telinga, diare, infeksi paru-paru (pneumonia). Hingga yang terparah dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian.

Hampir sama dengan campak, virus rubella dapat menyebabkan demam, sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala dan iritasi pada mata. Rubella dapat menyebabkan artritis (peradangan pada satu atau lebih persendian). Saat seorang wanita mengalami rubella pada saat hamil, maka rubella dapat menginfeksi janin sehingga janin dapat mengalami keguguran atau bayi lahir cacat. Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya infeksi Measles dan Rubella maka lakukanlah vaksinasi MR sebagai bentuk pencegahan pada penyakit tersebut

  1. Vaksinasi Hepatitis B

Vaksinasi selanjutnya yang dibutuhkan untuk calon pengantin wanita yaitu vaksinasi hepatitis B. Penyakit hepatitis B ini menyerang organ hati dan menular melalui hubungan seks dan penggunaan jarum suntik dan pisau cukur bergantian. Sebelum melakukan vaksinasi hepatitis B, sebaiknya anda memeriksakan diri dahulu karena hepatitis B terkadang tidak menimbulkan gejala diawal.

  1. Vaksinasi Varicella / Cacar

Varicella merupakan salah satu virus penyebab penyakit cacar air yang sangat menular. Kondisi saat terjangkit penyakit ini maka dapat menyebabkangatal, lelah, demam dan kulit melepuh (blister). Penyebaran atau proses penularan penyakit ini yaitu melalui kontak langsung dengan penderita cacar air dan melalui cipratan dari cairan saluran pernapasan seseorang yang terinfeksi.

Maka saat seseorang menghirup cairan saluran pernapasan yang telah terinfeksi, lalu virus tersebut kemudian akan berkembang biak pada saluran pernapasan atas. Pada ibu hamil, akan mengalami penyakit pada jaringan parut pada kulit, kelainan lain yang dapat mencakup kepala, masalah mata, berat badan bayi rendah serta keterbelakangan mental.

  1. Vaksinasi HPV

Vaksinasi HPV salah satu cara pencegahan kanker serviks dari virus HPV (Human Papiloma Virus). Salah satu penyakit yang ditakuti para wanita. Penyebab terjadinya kanker serviks banyak dikaitkan dengan berhubungan seksual seperti melakukan hubungan seksual diusia muda, terdapat infeksi kelamin akibat dari hubungan seksual hingga berganti-ganti pasangan seksual. Namun nyatanya merokok juga dapat menyebabkan Kanker serviks.

Gejala awal kanker serviks sendiri tidak terlihat dan cenderung susah untuk dideteksi. Karena umumnya mentruasi yang tidak teratur, terasa nyeri bagian panggul, tubuh cepat lemas nyatanya biasa dialami para wanita namun tetap perlu diwaspadai. Maka untuk mewaspadainya dengan melakukan vaksinasi HPV yang dapat menangkal 4 tipe pada HPV. Tipe 6 dan 11, tipe penyebab timbulnya kutil kelamin sedangkan tipe 16 dan 18 sebagai pencetus kanker serviks.

Untuk mendapatkan vaksinasi ini, Anda bisa mendapatkannya di ProSehat. Kenapa harus ProSehat? Karena Anda bisa panggil dokter untuk vaksinasi ke rumah Anda. Selain itu, anda juga dapat berkonsultasi kepada Maya sebagai Asisten Kesehatan di ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800, vaksinasi yang dijamin asli serta di tangani oleh dokter professional. Jadi tunggu apa lagi? Vaksinasi sekarang demi kesehatan Anda, pasangan, dan calon buah hati Anda.

×