Self-Made Decoration in Dhila & Rega Engagement

By NSCHY on under The Engagement

Self-Made Decoration in Dhila & Rega Engagement at Gran Mahakam Hotel

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Gran Mahakam Hotel

Event Styling & Decor Emran Eight

Event Styling & Decor Roots Laboratory

Make Up Artist Rozana Julani

Hair Do Aniq Hairstylist

Jewellery & Accessories Peony Lover

Photography Namora Pictures

Master of Ceremony Dwinaldohutauruk

Others Nail Art by Two Cents

“Kita berpacaran hampir 10 tahun, dari masih sekolah, sampai sudah kerja, dari putus-nyambung, sampai LDR 4 tahun. Banyak ups and downs selama kita berpacaran, dan masih nggak percaya bahwa kita sebentar lagi menikah. Setelah 10 tahun berpacaran, aku lega, sebentar lagi akan berjodoh dengan dia.” kata Dhila. Yuk kita simak cerita lamaran mereka dengan tema Self-Made Decoration in Dhila & Rega Engagement!

Momen manis terjadi sepulang Dhila dan Rega menghadiri pesta pernikahan seorang teman. Saat sedang makan di sebuah restoran, Rega mengeluarkan sebuah kotak yang mirip seperti kotak dompet, “ulang tahunku memang beberapa hari yang lalu, dan aku minta kado dompet”, kata Dhila. Namun, di dalam kotak tersebut hanya berisikan kertas dengan tulisan panjang yang diakhiri dengan pertanyaan, “will you marry me?”. Kemudian, Rega mengeluarkan kotak cincin yang asli. Setelah mendengar jawaban dari Dhila, Rega pun langsung memakaikan cincin tersebut ke jari Dhila.

Bagi Dhila, ternyata lebih sulit menata dekor untuk acara sendiri dibandingkan untuk klien-kliennya.

“Terlalu banyak ide jadi bingung memilihnya. Kita pun banyak memakan waktu untuk menentukan konsep awal. Walau lebih merepotkan, namun dekor sendiri membuatku bersyukur, lebih menyenangkan dan memuaskan.” cerita Dhila.

Color palette pale silver to gold champagne-lah yang dipilih untuk mengusung dekorasi rustic dengan sentuhan modern. Tak lupa dengan dekorasi bunga-bunga favoritnya, sang ibu, dan calon ibu mertuanya yang berwarna putih dan abu-abu.

“Untuk backdrop, kita mengambil makna seolah-olah dua pasang cincin dari satu pasangan yang nantinya akan bersatu,” jelas Dhila.

Selain mengurus dekor sendiri, yang menjadi tantangan dalam mempersiapkan acara lamarannya adalah pemilihan vendor dan tema acara, karena mereka memutuskan untuk tidak menggunakan WO, “ada banyak vendor yang bagus dan kadang kita suka rebutan untuk memilih, tapi momen itu yang sekarang membuat kita kangen, dan menjadi pelajaran untuk persiapan acara pernikahan nanti,” cerita Dhila.

Top 3 vendor:

1. Namorapictures

“Mas Andry super baik dan benar-benar mengikuti keinginan aku dan Rega. Saat kita bingung, mas Andry langsung bisa take over mengarahkan dengan baik.”

2. Granmahakamhotel

“Dari pertama kali lihat, kita suka dengan desain hotelnya, minimalis dan elegan, servisnya pun juga oke, makanannya juga enak. Dari persiapan sampai hari H acara, tim Gran Mahakam bisa memfasilitasi keinginan aku dan Rega, apalagi soal dekor, mereka cukup fleksibel.”

3. Makeup Rozanajulani

“Dari awal kenal mba Oca, aku terkesima dengan hasil riasannya. Dua tahun lalu, aku punya cita-cita ingin dirias oleh mba Oca di hari lamaranku, dan alhamdulillah terwujud. Riasannya bagus sekali, hasilnya sesuai dengan keinginanku. Mba Oca juga sangat menyenangkan diajak ngobrol saat proses make up.”

Tips untuk brides to be:

List semua kebutuhan dengan baik dan mendetail, mulai dari tema sampai dengan vendor. Komunikasi dan diskusikan semuanya dengan pasangan, walaupun perempuan yang lebih banyak terjun langsung, tapi pasangan harus diajak komunikasi untuk membuat keputusan bersama, karena balik lagi, ini acara berdua dan hanya terjadi sekali seumur hidup. Lalu, bawa santai semuanya, dan nikmati semua prosesnya.”

Shop