Shades of Blue Wedding at Gran Mahakam

By arinda.p on under The Wedding

the bride dept wedding gran mahakam mandaiiling tina andrean chevre design

Style Guide

Style

International

Venue

Hotel

Colors

Vendor That Make This Happened

Akad Nikah

Venue Gran Mahakam

Event Styling & Decor Sanggar Nauli

Wedding Reception

Venue Gran Mahakam

Event Styling & Decor Tea Rose

Photography Ian Photography

Bride's Attire Tina Andrean

Make Up Artist Bennu Makeup

Invitation Chevre Design

Wedding Entertainment Glen Dauna

Wedding Organizer Promessa Wedding

Ketika pertama kali melihat foto-foto pernikahan Tisha dan Rio, kami semua di The Bride Dept langsung jatuh cinta. Pernikahannya sangat indah seperti perjalanan hubungannya dengan Rio yang juga indah dan terbilang lancar.

Tisha dan Rio pertama kali bertemu di Labschool Kebayoran dan mulai berpacaran ketika di kelas 3 SMA. Jadi sudah cukup lama mereka berpacaran hingga akhirnya menikah pada tahun 2013 kemarin. Untuk pernikahannya ini, Tisha memilih menggunakan adat Mandailing pada acara akad nikah dan internasional untuk resepsinya di Gran Mahakam.

Apa sih tema wedding kamu? Mungkin ada warna khusus?

Tema wedding-ku sebenernya classic elegance, yang terinspirasi dari era Marie Antoinette, color pallets-nya: all shades of beautiful colours with accent of gold ( icy blue, minty green, lavender, ivory, cream, buttery cream yellow).

Untuk baju resepsi, kamu memutuskan memakai wedding gown. Kenapa memakai wedding gown instead of adat lagi? Dan wedding gown-nya pun unik ada aksen birunya, itu terinspirasi dari mana?

Aku sebenarnya dari dulu memang pengen banget weddingku itu international. Keluarga aku juga sudah setuju jadi akhirnya aku pakai gown deh. Inspirasi dari gaun pernikahan aku datang dari kombinasi gaun Oscar de la Renta dan warna kesukaan aku, biru. Gaun pernikahannya aku buat di Tina Andrean Wedding.

Untuk seragamĀ bridesmaid, what was the inspiration behind this?

Untuk bridesmaids aku, sengaja memilih model dress dan bukan kebaya agar serasi dengan gaun pengantin aku. Karena bridesmaids aku ada 33 orang, aku membagi warna gaunnya menjadi beberapa turunan warna dari hijau dan biru. Tetapi untuk 5 orang teman terdekatku, aku berikan warna silver kebiruan seperti warna gaunku karena mereka memberikan speech dan toast di atas stage.

Menurut kamu, siapa top 3 wedding vendors menurut kamu sangat OKĀ  dalam membantu pernikahan kamu?

Untuk wedding entertainment, aku sangat merekomendasikan Glen Dauna. Aku tau mereka dari mamaku yang penggemar musik jazz. Vendor lainnya yang recommended banget adalah Ian Photography. Hasil fotonya bagus banget dan album fotonya bisa di-custom dengan model yang tidak biasa dan unik banget. Contoh-contohnya bisa dilihat di Hotel Shangri-La. Selain itu, aku juga puas dengan Tea Rose Decoration. Tapi mungkin karena aku sering mendekor acara, aku selalu merasa ada yang kurang. Tetapi secara keseluruhan, aku happy banget dengan jasa vendor-vendor yang aku gunakan.

Ada kah tips untuk brides and grooms lainnya yang mau menikah? Especially yang juga mau memakai adat Mandailing?

Menurut aku, kita dan pasangan harus selalu solid dalam persiapan pernikahan, semuanya harus dijalani dengan happy dan jangan terlalu mempermasalahkan hal yang kecil. Selain itu komunikasi juga harus selalu lancar. Kalo untuk adat mandailing, Sejujurnya adat nya itu agak rumit. Saran aku sebaiknya kita yang kurang mengerti untuk mengikuti vendor dan keluarga yang mengerti adat tersebut.