Simple & Elegant Engagement of Syafira and Bovi

By NSCHY on under The Engagement

Simple & Elegant Engagement of Syafira and Bovi

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Residential

Colors

Vendor That Make This Happened

Event Styling & Decor Niqs Project

Photography Kimi & Smith Pictures

Make Up Artist Bubah Alfian

Hair Do Rere Hair Do

Catering Pangan Selaras Catering

Wedding Organizer Chandira Wedding Organizer

Seserahan Rose Arbor Seserahan

“Suatu hari, mas Bovi mengajak aku untuk wedding marathon ke acara teman-temannya. Ternyata, momen itu yang bikin kita semakin dekat.” kata Syafira memulai ceritanya. Ingin tau cerita cinta pasangan yang baru saja melangsungkan lamaran dengan tema Simple & Elegant Engagement of Syafira and Bovi? Yuk kita simak artikel dibawah ini!

Bovi yang membawa wedding date saat itu sukses membuat teman-temannya keheranan. Saat itu, Syafira dan Bovi baru saling mengenal. Namun, setelah wedding marathon tersebut, sikap Bovi yang tadinya dingin dan cuek berubah 180 derajat yang membawa mereka ke obrolan intim mengenai masa depan masa depan hubungannya.

Saat berkenalan dengan Bovi, status Syafira masih pelajar di London, sedangkan Bovi memiliki karirnya di Jakarta. Saat pulang ke Jakarta dan berkenalan dengan Bovi dan semuanya berjalan lancar, mereka memutuskan untuk membuat komitmen, memperkuat dan memperjelas hubungannya sebelum Syafira kembali ke London dan menjalani LDR.

“Sehari sebelum berangkat ke London, mas Bovi mengenalkan aku ke orang tuanya, dan dia pun juga datang ke orang tuaku, memperkenalkan diri, mengutarakan maksud dan tujuannya atas hubungan kita.”

Tepatnya, tanggal 8 Desember, bertepatan dengan ulang tahun Bovi, ia melamar Syafira. Saat itu, tamu undangan pesta ulang tahun Bovi sudah pulang, dan mereka hanya tersisi berdua, “he bended on one knee, mengeluarkan kotak cincin yang sudah di  kantongi seharian, aku speechless lah!” cerita Syafira.

Jarak yang cukup jauh dan perbedaan waktu yang cukup panjang serta kesibukan masing-masing membuat Syafira dan Bovi nervous di momen-momen LDR pertamanya. Namun, kekuatan hati mereka membuat semuanya runtuh dan terasa lebih ringan. Persiapan untuk lamaran pun juga diurus semuanya oleh Bovi, dibantu oleh orang tua mereka.

“Aku juga sempat kaget, dia yang nggak pernah mau ribet ini itu, jadi ikut terjun langsung mengurus vendor lamaran, sampai bolak-balik ke berbagai toko untuk urusan cincin dan seserahan.” kata Syafira.

Sebagai cucu tertua dan menjadi orang pertama yang dilamar di keluarga membuat keluarga Syafira sempat bingung awalnya dan memutuskan untuk menggunakan jasa WO di H-14. Saat itu, vendor Chandira yang langsung terbersit di benak Syafira.

“Kita memutuskan untuk melangsungkan acara lamaran di rumah alm. kakek dan nenekku, to cherish the love that was once built in this beautiful mansion at the heart of Jakarta.” cerita Syafira.

Selain interior klasiknya yang membuat orang-orang jatuh cinta, konsep dan tema yang diinginkan Bovi pun bisa direalisasikan di sini, simple & elegant.

Dalam momen lamaran kemarin, hal yang paling menyentuh bagi Syafira adalah saat sang ayah menanyakan jawaban lamaran Bovi. Meski awalnya sudah sepakat untuk Syafira tidak melakukan speech apa-apa karena takut nangis terharu, namun pada saat itu, sang ayah benar-benar melakukannya. Sambil menahan air mata, Syafira juga meminta Bovi untuk mengutarakan maksud dan tujuannya di depan tamu dan keluarga, “dia meminta izin orang tuaku untuk menjadikanku pasangan hidupnya selamanya dengan lantang dan yakin. Makanya, aku dengan yakin, bilang ‘ya’.”

“Mungkin banyak yang bertanya kenapa kita yakin satu sama lain untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Well, the heart knows when the search is over. When your heart knows it, it knows. There is no explanation. You can only trust it. And remember, time is not a measurement of love.”

Top vendors:

1 .Chandira WO

“Entah keluargaku akan seperti apa tanpa bantuan mba Yani dan tim untuk mempersiapkan lamaran ini. Bukan cuma aku dan mas Bovi yang merasakan chemistry dengan tim Chandira, namun mama dan keluarga besarku juga. Dari mulai persiapan sampai hari H, semuanya jadi menyenangkan. Tamu-tamu pun juga bilang kalau acaranya bagus dan rapih.”

2. Niq’s Project

“Hampir semua tamu memuji dekor di hari lamaranku ini. Niq’s Project sukses memberikan lebih dari ekspektasiku. Orang-orang juga sampai penasaran dengan hari H pernikahan nanti, melihat lamarannya begitu cantik.”

3. Kimi and Smith Pictures

“Aku dan mas Bovi jatuh cinta dengan tone foto dan momen-momen yang berhasil diabadikan oleh Kimi and Smith. Mereka friendly dan bisa mencairkan suasana. Kita yang tegang dan kaku di depan kamera pun jadi santai selama diarahkan oleh mereka.”

4. Studio BOH

“Mba Penny memang juara! Hanya bermodalkan kiriman ukuran lewat WhatsApp dan minta sedikit ini itu, kebaya lamaranku membuat semua orang terpukau karena benar-benar indah. Kalau soal detail, BOH juaranya, selalu elegan dan tidak lebay soal payet. Aku pun juga berani hanya berkomunikasi lewat WhatsApp tanpa ketemu langsung karena selama ini hasil desainnya selalu cantik.”

5. Bubah Alfian

“Kalau yang satu ini, tidak perlu ditanya lagi, master-nya make up natural se-tanah air. Dari awal, pilihanku untuk MUA tiada lagi selain kak Bubah, karena selalu cinta dengan hasil make up-nya. Dan, aku pun juga termasuk orang yang jarang dandan, dan mukaku kurang cocok dengan riasan yang terlalu tebal. Kak Bubah juga orangnya sangat menyenangkan, terbaik!”

6. Pangan Selaras

“Katering yang totalitas, mulai dari test food sampai eksekusi. Orang-orangnya ramah sampai membuatku terharu. Setiap meeting, dibawain makanan yang banyak, rasanya pun juga sangat terjamin. Kita juga mendengar feedback dari orang-orang bahwa makanannya enak. Walaupun sudah banyak menangani orang-orang penting, namun mereka memperlakukan semua kliennya dengan sama dan dengan totalitas.”

Tips untuk brides to be yang ingin mempersiapkan lamaran:

“Saat kita bisa ikhlas, tenang, dan menyerahkan semuanya sama yang di atas dan orang-orang yang sudah diberikan tugasnya, inshaAllah pasti ada aja jalannya menuju kelancaran. Aku sendiri orang yang cukup perfeksionis, saat ada hal yang tidak sesuai dengan keinginanku seringkali membuatku down. Tapi, kalau sudah mengenai acara yang mencakup banyak acara, ikhlas adalah kunci. Penting untuk tidak hanya sibuk dengan persiapan lamarannya, namun juga memperkuat hubungan dengan pasangan dan keluarga yang menjadi prioritas.”

 

×