Simple Engagement Dinner at Seribu Rasa

By The Bride Dept on under The Engagement

seribu rasa restaurant jakarta thebridedept

Style Guide

Style

International

Venue

Colors

Vendor That Make This Happened

Venue Seribu Rasa

Photography Owlsome Project

Make Up Artist Allysa Hawadi

Dress Tertia Enda

Banyak kisah cinta yang bermulai dari rekan kerja sekantor dan cerita hari ini merupakan salah satu contohnya. Kisah cinta Dede dan Ferry berawal dari pekerjaan mereka di sebuah lawfirm bernama  Hadiputranto, Hadinoto & Partners pada tahun 2010. Lucunya, tidak lama dari mereka bekerja di tempat yang sama, Ferry justru resigned. Tapi hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk terus berhubungan. Mereka pun akhirnya menjadi sahabat. “Kita sama-sama sering cerita soal banyak hal termasuk soal percintaan (hehehehe) sampai akhirnya one day we realized that we are meant to be together,” ujar Dede. Akhirnya kira-kira akhir 2013 mereka pun memutuskan untuk pacaran.

Hubungan mereka pun terus berlanjut hingga akhirnya Ferry melamar Dede di Bali. “It was the most romantic moment in my life maklum dia orangnya sangat nggak romantis. Jadi pas aku ulang tahun, kita liburan ke Bali dan we had a birthday dinner di restoran favorit kita, Teatro Gastroteque di Seminyak. Ternyata dia udah mempersiapkan surprise dan bekerjasama dengan orang-orang restorannya. Ketika dessert-nya datang ternyata isinya cincin dan tulisan “Will You Marry Me?” yang dibuat dari coklat. Aku terharu banget, lalu dia on bended knee dan make-in cincinnya ke jari manis aku,” ungkap Dede dengan bahagia. Seminggu kemudian, Ferry bertemu orang tua Dede di sebuah restoran Padang  dan meminta ijin menikah. Beruntungnya, orang tua Dede langsung mengiyakan dan keesokan harinya malah orang tua Dede langsung excited untuk mencari gedung!

Step berikutnya yang harus mereka lalui adalah acara lamaran atau engagement. Konsep dari acara ini simple dan intimate sekali. Mereka hanya mengundang keluarga inti dan juga maid of honor dan bestman mereka. Mereka memang menginginkan bentuk acara makan malam dibandingkan acara formal seperti lamaran biasanya. Keluarga mereka pun mengerti dan setuju dengan konsep yang mereka menginginkan. Tanggal acara tersebut mereka sesuaikan dengan tanggal ulang tahun Papa-nya Dede sedangkan mereka memilih restoran Seribu Rasa karena kakak-nya Dede pun melangsungkan acara lamaran di sana. Jadi ada sentimental value dibelakang pemilihan venue ini. Selain itu, Dede juga mengakui bahwa acara lamaran di restoran jauh lebih simple dan ambience-nya lebih “dapat”. ”Kalau di rumah kan takutnya jadi lebih ribet untuk nyiapinnya dan bisa-bisa malah jadi keluar dari konsep yang kita mau karena possibility untuk ngundang orang-orang lain jauh lebih besar. Kalo VIP room suatu restoran kan emang mau gak mau harus terbatas bgt undangannya. Jadi pasti intimate!” ujar Dede.

Karena konsepnya sangat intimate, Dede dan Ferry pun tidak begitu memikirkan dekorasi. Mereka hanya memesan VIP room yang memiliki kapasitas maksimal 20 orang. Meskipun begitu, this room is very nicely decorated sehingga tidak perlu banyak effort untuk membuatnya terlihat cantik. Dede dan Ferry memutuskan untuk memberikan tema baju untuk semua yang hadir. Black and White pun dipilih karena ingin nantinya hasil foto terlihat classic dan timeless. Keluarga Dede memakai baju berwarna putih sedangkan keluarga Ferry memakai baju berwarna hitam. Untuk memandu acara, Dede meminta kakaknya yang memang merupakan MC untuk melakukannya. Karena acaranya memang intim, urutan acaranya pun sangat simple. Hanya perkenalan keluarga lalu pemberian gelang kepada Dede sebagai tanda pengikat dan ditutup dengan dinner sambil ngobrol-ngobrol. “It was very simple tapi sangat intimate. Salah satu hal yang merupakan favorit ku adalah ada keponakanku yang non-stop nyanyi-nyanyi pake mic bikin kita ketawa-ketawa terus sepanjang dinner. Jadi berasa banget suasana santai dan kekeluargaannya. Kalau tamunya rame kan kejadian kayak gitu malah mungkin jadi mengganggu suasana,” ujar Dede.

Menurut Dede, 3 top vendor nya pada acara ini adalah:

  1. Tierta Enda

“Aku kasih konsep dress yang aku mau seperti apa dan dia bener-bener bikin dress itu lebih bagus dari yang aku bayangkan!”

  1. Owlsome Prohect

“Aku juga suka banget sama Owlsome Project team yang ngusahain segala cara untuk dapet moment-moment bagus walaupun lighting restorannya agak gelap. Dan aku puas dengan hasil foto-fotonya.”

  1. Alyssa Hawadi

“Sentuhan make up Allyssa Hawadi yang bikin penampilanku sempurna!”