Studio BOH: Pemain Baru di Industri Pernikahan

Meskipun baru tiga tahun berdiri, tetapi nama Studio BOH sudah patut diperhitungkan di dunia wedding khususnya brides attire. Didirikan oleh dua orang sahabat, yaitu Mega Santoso dan Penny Arie Sunaryono, Studio BOH memberikan angin segar bagi para bride-to-be yang ingin men-design busana pengantin dengan konsep dan detail yang berbeda. Ingin tahu cerita lengkap dari Studio BOH? Yuk simak interview dari tim The Bride Dept berikut ini.

Halo Mega dan Penny. Apa kabar?  Langsung kepada pertanyaan pertama ya. Bisa diceritakan latar belakang terbentuknya Studio BOH ini?

Penny: Awalnya aku sama Mega ini berteman sejak kuliah.Kebetulan background aku lebih ke fashion design dan Mega lebih ke bisnis. Setelah aku menyelesaikan study design di Milan, aku langsung cari Mega dan mengajak dia untuk membuka bisnis yang masih berkaitan dengan background-ku tersebut. Kebetulan dia bersedia dan langsung terpikir untuk membuka bisnis ini. Pada awalnya kita tidak sama sekali terpikir ingin menjelajahi dunia wedding, tetapi karena melihat pasar di wedding sangat menjanjikan, akhirnya kita fokus bermain di dunia wedding saja.

Mega: Selain itu, di dunia wedding ini sangat menunjang dan memaksimalkan kemampuan yang kami miliki. Awalnya kami hanya coba-coba saja untuk memasuki pasar di industri wedding ini. Selama dua tahun awal, kami tidak melakukan publish di mana-mana dan tidak mencari client juga. Karena pada saat itu saya masih bekerja, dan Penny pun demikian. Prosesnya hanya dari mulut ke mulut saja. Jika ada teman atau saudara yang ingin dibuatkan design busana, baru kita kerjakan.  Tetapi, setelah memasuki tahun ketiga ini dan melihat progres yang cukup signifikan, akhirnya aku dan Penny sepakat untuk resign dari pekerjaan kami sebelumnya dan fokus kepada Studio Boh ini. Hingga akhirnya sekarang kami memiliki second line, yaitu “Boh Play”.

Signature style dari Studio BOH sendiri itu apa?

Mega: Banyak client yang lebih memilih Studio Boh karena detailnya. Meskipun busana tersebut simple, tetapi sangat detail. Secara tidak sadar, setiap Penny men-design­ busana pasti dibuat secara detail. Menurut kami, detail itu sangat penting karena hal itulah yang membedakan busana yang satu dengan yang lainnya.

Untuk membuat satu busana wedding, membutuhkan waktu berapa lama?

Penny: Normalnya itu 3-4 bulan, tetapi bisa 2 bulan juga selesai. Prosesnya agak lama di pengerjaan payet.

Tokoh inspirasi dari Studio BOH ini siapa sih?

Penny: Kalau aku sudah pasti Mas Sapto Djojokartiko. Karena Mas Sapto itu sangat pintar. Dia bisa membuat busana yang simple menjadi sangat keren sekali.

Jika ada calon pengantin yang ingin membuat busana di Studio BOH, waktu yang ideal-nya itu berapa lama sebelum hari H?

Mega: Sejauh ini client kami sudah mulai menghubungi untuk meeting dan konsultasi dari 6 bulan sebelum hari pernikahan. Namun, jika sudah deal dan mulai proses pengerjaannya, biasanya 3 bulan sebelum hari H. Tetapi lebih enak dari jauh-jauh hari ya. Supaya hasilnya lebih maksimal.

Penny: Sebenarnya seorang desainer itu butuh kepercayaan dari client. Misalnya, jika calon pengantin menyerahkan semuanya kepada desainer, semakin mudah untuk dia mengerjakan busana tersebut. Karena seorang desainer tidak mungkin membuat busana sembarang.  Pasti akan disesuaikan dengan karakter pengantin itu sendiri. Tetapi, tidak melarang juga untuk pengantin memiliki konsep busana sendiri.  Asalkan pas dengan karakternya, pasti hasilnya akan maksimal.

Tantangan apa yang dihadapi sebagai desainer baru yang terjun ke industri wedding?

Penny: Kalau menurut aku tantangannya lebih kepada memberikan kepuasan kepada client.Kita sudah diberikan kepercayaan oleh client untuk men-design­ busananya sehingga aku harus memberikan hasil yang terbaik. Karena jika client puas, ada rasa bangga tersendiri di hati aku.

Mega: Kalau dari segi branding, tantangannya bagaimana cara membangun brand itu menjadi lebih kuat lagi. Karena kami sebagai pemain baru di industri ini harus memiliki sesuatu yang berbeda untuk dijual ke masyarakat, baik dari segi konsep design maupun kualitas. Sehingga meskipun kita baru, tetapi kualitas busana kita tidak dipandang sebelah mata dan dapat bersaing dengan yang lainnya. 

Tips untuk para bride to be dalam memilih busana pengantin agar terlihat memukau di hari pernikahan!

Mega: Kalau dari aku, pilihlah busana yang membuat kamu nyaman. Jika kamu nyaman dan senang dengan busana yang kamu kenakan, pasti kamu akan terlihat memukau.

Penny: Pilihlah busana yang sesuai dengan keinginan dan karakter kamu. Karena aku lebih menghargai karakter pengantin dibandingkan mengikuti trend. Buat apa mengikuti trend, jika hasilnya tidak cocok. Kamu harus nyaman dan percaya diri dengan karaktermu. Pasti aura kamu akan terpancar di hari pernikahanmu nanti.

6 thoughts on “Studio BOH: Pemain Baru di Industri Pernikahan

  1. Dear BOH team,

    apakah menyediakan wedding gown untuk disewa ? karena saya jatuh cinta dengan baju-bajunya namun tidak berniat untuk mendesign sendiri.

    thank you.

  2. Mengenakan BOH di hari pernikahan adalah impianku! Ga nyangka ternyata founders-nya masih muda-muda banget!

  3. Super kagum dengan detail dress dari Studio Boh. Sukses terus Studio Boh!

  4. I love the details! So pretty

  5. Halo studio boh, mau tanya dong untuk kebaya price nya start berapa ya? Thanks

  6. Suka banget baju Studio Boh, detailnya bagus banget. Kalau untuk dress kisaran harganya berapa ya? 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *