Tips Dalam Memilih Bridesmaids yang Tepat

By NSCHY on under Bridesmaids, How To

Mempunyai banyak teman memang bagian dari hal yang menyenangkan karena kamu dikelilingi oleh orang yang menyayangimu dan juga perhatian. Terlebih lagi menjelang pernikahanmu, pastinya orang-orang terdekat tak hentinya menawarkan bantuan dan juga memberikan perhatian dan dukungan untuk kelangsungan pernikahanmu.

Hal itu bisa jadi baik, namun bisa juga jadi masalah untukmu sendiri. Ya, untuk menentukan siapa saja yang menjadi pendamping pengantinmu. Rasa galau dan takut menyinggung perasaan pasti ada, dan kadangkala suka membuat kamu tidak bisa memilih sama sekali. Nah, supaya kamu terbebas dari masalah itu, yuk simak dalam memilih bridesmaids yang tepat!

1. Tanyakan pada dirimu, seberapa lama dan seberkualitas apa pertemanan kalian?

Lamanya pertemanan memang menjadi hal yang penting, namun kualitas pertemanan kalian juga menjadi aspek yang patut dipertimbangkan. Jika kalian berteman sejak sekolah dulu namun kalian hanya bertemu satu tahun sekali bahkan sahabatmu tersebut tidak begitu mengenal calon suamimu, bagaimana bisa ia menjadi pendampingmu?

Pilihlah sahabat yang sudah lama kamu kenal dan juga memang hubungan persahabatan kalian berkualitas.

2. Setiakah dia?

Coba tanyakan kembali kepada dirimu, apakah orang tersebut merupakan sahabat yang setia atau hanya datang di kala butuhnya saja? Menjadi seorang pendamping pengantin bukan hanya menunjukan siapa orang terpercayamu, tapi orang yang benar-benar paling dekat lahir dan batin denganmu dan juga benar-benar mempunyai hubungan persahabatan yang kuat denganmu.

3. Adakah ia di setiap sedihmu?

Saat persiapan pernikahan, kamu akan terkena lelah, amarah, bosan atau bahkan ingin keluar dari permainan. Di sinilah peran pendamping pengantinmu dibutuhkan. Selain membantu mengurusi persiapan pernikahan, ia juga seharusnya menjadi orang yang setia berada di dekatmu menjelang pernikahan tiba dan menjadi orang terpercayamu untuk bercerita. Di kala sedih, gundah dan bahkan ingin pisah, dia jugalah yang wajib menjadi orang yang mengingatkanmu betapa cintamu kepada pasangan dan masalah persiapan pernikahan hanyalah rintangan awal sebelum membangun rumah tangga.

4. Seberapa dekat ia dengan pasanganmu?

Tidak hanya berada di pihakmu, pendamping pengantinmu juga haruslah orang yang mengerti dan dekat dengan pasanganmu. Sejatinya, temanmu adalah teman pasanganmu juga.

5. Apakah dia punya waktu yang fleksibel?

Sahabat terdekatmu mungkin baru saja melahirkan, atau sahabat terdekatmu mungkin baru saja dipromosikan untuk naik jabatan, atau bahkan baru saja dipindahtugaskan ke luar kota. Lalu apa yang harus kamu lakukan? Ingatkan kembali dirimu bahwa pendamping pengantin seharusnya berada di dekatmu menjelang pernikahan. Memang akan terasa berat orang terdekatmu tidak berada di sekitarmu atau bahkan sedang sibuk dengan urusannya sendiri menjelang pernikahanmu oleh karena itu jangan paksakan ia untuk tetap menjadi yang utama. Lebih baik, kamu pertimbangkan lagi teman-teman nomor keduamu daripada ia yang jelas tidak mungkin kamu paksa untuk handalkan karena mereka mempunyai kewajiban lain dalam hidupnya.

6. Apa kalian akan sedekat ini lima tahun mendatang?

Mungkin temanmu datang kembali ke kehidupanmu karena senang mendengar kabar gembira bahwa salah satu temannya akan menjadi milik seseorang. Mungkin sekarang kedekakatan kalian hanya sementara, hanya menjelang pernikahan saja. Mungkin setelah ini, ia akan kembali ke kehidupannya seperti semula. Daripada bersenang-senang dengan teman baru, lebih baik kamu kembali ke teman lama yang memang sudah kamu kenal lama luar dan dalamnya, baik dan buruknya, senang dan sedihnya agar kamu tau bahwa kalian akan terus bersama hingga bertahun-tahun ke depan.

7. Apakah dia orang yang mengertimu?

Penting hukumnya untuk memilih pendamping pengantin yang dapat mengerti kemauanmu dan juga seleramu sehingga ia dapat membantu mewujudkan pernikahan impianmu, bukannya malah menimbulkan kebingungan dengan pilihan baru yang sesuai dengan seleranya.

8. Jangan memilih hanya karena kamu dipilih

Bisa jadi kamu menjadi pendamping pengantin seseorang karena kamu telah menjadi teman yang baik selama ini, serta teman yang pengertian. Tapi, bersikapkan objektif. Apakah dia berlaku yang sama? Apakah dia dapat mengertimu? Apakah benar-benar kalian menjalin hubungan persahabatan yang berkualitas? Jangan sampai kamu memilihnya hanya karena perasaan tidak enak karena kamu dipilihnya menjadi pendamping pengantinnya.

 

Selamat memilih!