Tips Merancang Eco Friendly Wedding

By Septa Mellina on under How To

Isu kerusakan lingkungan nggak cuma menjadi concern LSM lingkungan atau pemerintah saja. Nyatanya, isu yang satu ini telah menginspirasi banyak pasangan pengantin untuk membuat pesta pernikahan yang ramah lingkungan. Nah, kalau kamu tertarik untuk menggelar pernikahan dengan konsep serupa, berikut adalah ide eco-friendly wedding yang bisa kamu tiru. Selamat mencoba!

Wedding Venue

Memilih venue di gedung pernikahan atau hotel tentu nyaman karena kamu tidak perlu khawatir akan hujan atau terik matahari. Sayangnya, menyelenggarakan resepsi di gedung akan mengonsumsi banyak aliran listrik. Sebagai alternatif, kamu bisa menyelenggarakan resepsi di ruang terbuka seperti taman atau kafe/ restoran yang menyediakan area outdoor. Tentunya, konsep outdoor ini akan menghemat konsumsi listrik karena tidak perlu pencahayaan atau AC. Selain menghemat listrik, kecantikan alamnya bisa menjadi dekorasi natural untuk pernikahanmu. Jadi, kamu juga bisa berhemat budget untuk dekorasi dan bunga.

Yang perlu kamu perhatikan adalah kondisi cuaca saat penyelenggaraan resepsi pernikahan. Beberapa pasangan memilih menyelenggarakan outdoor wedding di musim kemarau saat sore hari di mana udara cenderung lebih sejuk. Pastikan pula bahwa lokasi akad nikah/ pemberkatan dan resepsi kamu berada di lokasi yang sama atau berdekatan sehingga bisa mengurangi travel time dan polusi kendaraan.

Undangan

Untuk menghemat penggunaan kertas, kamu bisa menggunakan undangan digital yang dikirimkan melalui e-mail. Sayangnya, undangan jenis ini sering dianggap tidak sopan. Untuk menyiasatinya, kamu bisa mengirimkan undangan elektronik untuk teman-teman dan undangan fisik berbahan recycled papers untuk keluarga dan tamu orang tua.

Katering

Menyajikan hidangan yang terbuat dari daging tentu akan membunuh banyak binatang. Sementara itu, menyuguhkan sayuran organik pun akan memakan banyak biaya. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan katering yang menggunakan bahan-bahan lokal. Pastikan pula bahwa makanan yang disajikan catering service tidak terlalu lama disimpan dalam lemari pendingin untuk memastikan kesegaran makanan. Pilihlah pula layanan katering yang dekat dengan lokasi pernikahan. Selain mempermudah pengantaran katering, lokasi yang dekat juga akan menghemat penggunaan bahan bakar.

Suvenir

Favor is a-must thing to be prepared on wedding. Untuk menyiapkan suvenir yang ramah lingkungan, pastikan bahwa suvenir yang kamu siapkan tidak menggunakan banyak plastik, logam, atau kain sebagai pembungkusnya. Those wraps will be trashes anyway. Jadi, daripada memakai pembungkus yang mubazir, cobalah pilih suvenir yang dapat dipakai kembali. Misalnya, kamu bisa menyiapkan suvenir berupa selai atau madu di dalam jar. Selai atau madu tersebut dapat dikonsumsi sehari-sehari, sementara jar dapat dipakai kembali untuk berbagai keperluan. Kamu juga bisa memberikan tanaman di pot-pot kecil sebagai suvenir. Go green banget, kan?

Wedding Dress

Gaun pengantin selalu dibuat istimewa karena hanya dipakai sekali seumur hidup. Namun, karena hanya dikenakan sekali saja, gaun pengantin indah yang telah dipakai hanya berakhir di lemari pakaian. Kini ada banyak pengantin yang memilih menyewa gaun pengantin karena tak mau repot-repot merawat gaun sekali pakai tersebut. Jika kamu tidak tertarik menyewa gaun pengantin, kamu bisa mengenakan gaun/ kebaya dari mama. Dengan sedikit modifikasi, gaun ‘warisan’ ini pun bisa tampil cantik kembali.

Makeup

Yang satu ini juga tidak boleh lepas dari perhatianmu, brides-to-be. Gunakanlah makeup yang ramah lingkungan dan tidak mengandung banyak bahan kimia. Selain mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan, menggunakan makeup berbahan alami juga baik untuk kesehatan kulitmu, brides.

Brides, let’s share your eco-friendly ideas below, ya!