Untuk Siapakah Angpau Pernikahan?

By Layla Amry on under How To

Salah satu hal yang ditunggu-tunggu pada pernikahan adalah uang angpau! Siapa yang tidak senang mendapatkan uang angpau kan? Hehe. Tapi ternyata uang angpau pernikahan ini juga bisa menimbulkan polemik!  Apalagi kalau bukan soal, untuk siapakah angpau pernikahan tersebut? Nggak jarang saya menemui beberapa calon pengantin yang jadi bertengkar dengan keluarganya karena masalah ini.

Sebagian orang berpikir bahwa angpau pernikahan adalah untuk orang tua yang sudah membiayai pernikahan tersebut. Tapi ada juga sebagian orang yang berpikir bahwa calon pengantin lah yang berhak untuk menerima uang tersebut sebagai bekal nanti menempuh hidup baru. Sebenarnya hal ini bisa dilalui dengan memiliki kesepakatan bersama dengan calon orang tua. Ada beberapa hal yang bisa menjadi point untuk dibahas ketika membahas mengenai angpau pernikahan ini:

1. Siapa yang paling berperan dalam membiayai pernikahan ini?

Point ini bisa dibilang merupakan point yang paling penting dalam memnentukan siapakah yang berhak mendapatkan angpau pernikahan. Kalau memang orang tua lah yang paling banyak mengeluarkan biaya, kamu harus berbesar hati untuk merelakan keputusan ini kepada mereka. Tapi kalau kamu ternyata banyak mengeluarkan biaya untuk pernikahan mu ini, maka kamu pun berhak untuk memutuskannya.

3. Dari pihak manakah tamu kebanyakan berasal?

Misalkan dari 500 undangan yang diundang kebanyakan adalah undangan dari orang tua, maka kebanyakan uang angpau tersebut datang dari teman orang tua. Kalau sudah begini, alangkah baiknya kalau kamu rela apabila orang tua memang insist untuk mengambil lebih banyak porsi angpau pernikahan tersebut.

3. Apakah keluarga atau pasangan baru tersebut yang lebih membutuhkan?

Siapakah kira-kira yang lebih membutuhkan? Orang tua kah atau kalian berdua? Kalau kamu merasa lebih butuh, kamu harus bisa mengutarakan hal ini kepada orang tua mu. Bagaimana pun juga kehidupan setelah pernikahan membutuhkan banyak sekali biaya yang mungkin sekarang tidak kamu sadari. Terlebih lagi jika kamu berencana untuk langsung memiliki anak.
Nah, mudah-mudahan dengan pertimbangan diatas, diskusi kamu dan orang tua mengenai angpau pernikahan ini bisa menjadi lebih lancar ya! Kalau pun nantinya orang tua tetap bersikeras untuk memiliki seluruh angpau pernikahan, jangan menjadi bitter ataupun bertengkar. Ingat, mereka pasti memiliki alasan yang kuat dibalik hal tersebut.

√ó