Vintage Rustic Wedding at Conrad Hotel Bali

By Friska R. on under The Wedding

Style Guide

Style

International

Venue

Outdoor

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Reception

Venue Conrad Hotel Bali

Event Styling & Decor Locus Decoration

Photography David Salim Photography

Bride's Attire Priyo Oktaviano

Make Up Artist Priscilla Myrna

Groom's Attire Brillington Brothers

Lighting Lightworks Jakarta

Others Sound - Soundworks Jakarta

Wedding Organizer Kenisha Wedding Organizer

Others Branding - SOSJ Design Bureau

Pertemuan pertama antara Ditho dan Carolina berawal ketika Ditho meminta bantuan Carolina dalam mendekorasi kamarnya. Carolina yang merupakan seorang arsitek mengambil tawaran kerja tersebut. Tanpa terasa, mereka menjadi sering ngobrol dan pergi bareng hingga akhirnya berpacaran. Mereka pun berpacaran selama 2 tahun.

Pada penghujung tahun 2013, keluarga dari Ditho dan Carolina memutuskan untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Setelah countdown, mereka berdua beserta sahabat dan saudara masih ingin menikmati malam pergantian tahun di kota tersebut. Akhirnya, mereka pun mengunjungi daerah Clarke Quay, kawasan yang sangat happening di kalangan anak-anak muda. Karena Ditho dan Carolina sama-sama penggemar aktivitas yang memicu adrenaline,mereka pun memutuskan untuk mencoba giant slingshot di sana. Pada wahana ini, mereka berdua akan dilontarkan sejauh 60 meter ke udara dengan kecepatan 200 km per jam! Menegangkan ya, hihi. Akan tetapi ketika mereka sedang bersiap-siap untuk dilontarkan, Ditho pun mengeluarkan cincin dan berkata,”Will you marry me? Jika jawabannya iya, maka angkat tuasnya.” Reaksi Carolina pun bercampur aduk antara senang, kaget, bingung; namun satu yang pasti adalah ia mengiyakan ajakan Ditho!

Carolina mengaku bahwa persiapan pernikahannya dilakukan selama kurang lebih selama 1 tahun dan sejak awal mereka memang menginginkan konsep vintage rustic yet elegant dengan dominasi pale colour. Carolina mengaku bahwa ia sangat concerned dengan semua detail dari pernikahan mereka berdua. Ia bahkan membuat moodboard khusus untuk semua dekorasi dan furniture nya. “Luckily we’re in good hands and all of our wedding team is beyond amazing!”

Mereka memilih Bali karena keduanya memang sangat suka dengan suasana pantai. Tidak hanya itu, suasana pantai yang laid back juga sangat mendukung suasana yang intimate yang ingin dicapai oleh Ditho dan Carolina.

Carolina secara khusus memilih Conrad Hotel Bali karena ia adalah memang memiliki impian untuk menikah di kapel hotel tersebut. Ternyata Carolina merupakan penggemar berat dari Mas Andramatin, perancang dari kapel yang merupakan signature Hotel Conrad Bali tersebut. Unik ya, bagaimana sebuah profesi bisa membentuk wedding dream!

Hal yang menarik lainnya dari pernikahan ini adalah gaun pengantin yang dikenakan Carolina. Apabila biasanya para pengantin perempuan memilih wedding dress yang detail lace dan frills, maka ia memilih wedding dress dengan aksen lurus dan edgy. Ternyata Carolina memang sudah mengidam-idamkan dress tersebut ketika ia mendesain showroom Mas Priyo Oktaviano, sang perancang dress cantik tersebut. Bahkan ia pernah mengatakan kepada Mas Priyo bahwa ia ingin mengenakan dress itu ketika menikah nanti. Dreams come true!

Bagi Carolina, tantangan terbesar dalam mempersiapkan pernikahan ini adalah menyatukan suara dari kedua keluarga. Untungnya, kedua belah pihak sangat supportive sehingga segala persiapannya bisa berjalan lancar.

“Kita berdua sangat happy dengan wedding kita, dimulai dari masa persiapan, acara pemberkatan, resepsi maupun after party. Everything went well, sangat warm and intimate. Kita merasa sudah seperti big family, baik dengan semua bridesmaid groomsmen maupun dengan semua wedding vendor. Banyak banget cerita lucu dan memorable yang terjadi, terutama saat resepsi dan after party, that was our best night ever!”

Carolina pun berpesan kepada brides-to-be untuk tahu yang diinginkan dan be very detail about it! Tapi, on the day, you just have to enjoy and go with the flow. The most important thing is not about the ceremony, because it is only a day in your life. But it’s the marriage itself and the relationship between you and your husband! Pesta pernikahan hanya 1 hari, namun pernikahan adalah komitmen seumur hidup. Therefore if the relationship is strong, then you gotta get through it all with a big smile on your face!

*) All photos are from Terralogical Photography

×