Bold Klasik pada Lamaran Audia-Refal

By Friska R. on under The Engagement

Bold Klasik pada Lamaran Audia-Refal

Style Guide

Style

Traditional

Venue

Restaurant

Colors

Vendor That Make This Happened

Wedding Organizer Chandani Wedding Organizer

Make Up Artist Sidiyanti

Photography Bootes Photography

Prosesi lamaran merupakan sebuah acara permintaan dari pihak pria kepada pihak wanita untuk melanjutkan hubungan ke tahap selanjutnya secara resmi. Acara ini juga sekaligus menjadi momen perkenalan bagi kedua belak pihak keluarga besar calon mempelai. Seperti pasangan yang berbahagia ini, mereka berdua baru saja melangsungkan acara dengan tema bold klasik pada lamaran Audia-Refal.

Pasangan Audia dan Refal pertama kali bertemu di kantor tempat mereka bekerja sekitar 3 tahun yang lalu. Dikarenakan pekerjaan yang cukup banyak, mereka berdua bisa dibilang sering menghabiskan waktu bersama untuk lembur.

“Karena di kantor kami itu sering lembur, baik aku dan Refal menjadi sering bersama, mengobrol lebih dekat dan sering kali pergi makan bareng.” Ungkap Audia.

Sejak saat itu, rasanya ada yang berbeda dari kedekatan kami. Audia dan Refal jadi lebih mengerti satu sama lain dan akhirnya memutuskan untuk berpacaran.

“Bisa dibilang hubungan kami ini cinta lokasi, karena kami mulai dekat di tempat bekerja.” Ungkap Audia.

Untuk acara lamaran ini, konsepnya dibuat sangat intimate, hanya saudara dekat dan sahabat dari kedua belah pihak yang diundang dikarenakan keadaan pandemi juga cukup tinggi pada saat itu. Bahkan lamaran Audia ini sempat tertunda karena Refal positif covid beberapa hari sebelum lamaran. Sehingga membuat lamaran mau tak mau harus diundur sampai Refal benar-benar sehat kembali. Untuk lamaran ini, Audia dan Refal lebih fokus ke permainan warna biru, kuning, putih dan abu sebagai warna yang dipilih. Audia ingin ada nuansa warna biru pada dekorasi bunga yang bisa membuat suasananya jadi lebih berwarna dan juga segar.

Jika berbicara tentang penggunaan prosesi adat, lamaran kami kemarin cenderung acara formal saja yang tidak menggunakan adat apa pun. Lamaran Audia dan Refal ini dibuat sederhana saja agar keluarga mereka bisa lebih dekat dan saling mengenal satu sama lain.

Penampilan Audia di hari lamarannya terlihat begitu anggun dan elegan. Dengan riasan simpel yang flawless, Audia memancarkan kecantikan alaminya. Riasan tersebut dibuat oleh makeup artist pilihannya yaitu Sidiyanti. Awalnya ia melihat portofolionya, dan begitu tertarik karena hasil riasannya rapi dan bagus. Yang lebih menariknya lagi, khusus riasan pada mata yang selalu berhasil memberikan statement tapi semuanya ditampilkan dengan gaya natural.

“Aku sangat suka dengan riasan seperti ini, karena tidak berlebihan dan cocok dengan kepribadianku sendiri.” Ungkap Audia.

Sedangkan untuk tatanan rambut, ketika Adela melihat Mas Boim menata rambut sang adik saat lamarannya, ia melihat Mas Boim Lauw ini sangat telaten dan memiliki teknik khusus ketika menata rambut. Menurut Audia, ia sangat paham dengan berbagai jenis rambut, sehingga Mas Boim tahu betul bagaimana caranya agar rambut sang klien terlihat sempurna.

Perancang kebaya yang aku pilih untuk busana lamaran ini adalah Lace by Artkea sedangkan untuk kainnya sendiri Audia memilih tenun gaya. Audia mengaku langsung jatuh hati ketika melihat kebaya tersebut, karena rasanya ‘aku banget’. Perpaduan bahan lace dan pleats yang memberikan kesan agak ‘edgy’ sesuai sekali dengan keinginanku. Warna hitam sendiri bisa menampilkan kesan yang anggun, sehingga Audia tak ragu memilih busana lamaran dengan palet warna gelap ini. Warna kebaya yang di dominasi hitam ini dipadu dengan palet abu dan kuning, hal tersebut menunjukkan how bold our relationship is dan perpaduan warna cerah yang ada menunjukkan keunikan dan kebahagiaan kami berdua. Menarik sekali ya cerita di balik busana lamaran Audia dan Refal ini!

Bila harus memilih konsep modern atau tradisional, Audia dan Refal lebih menyukai tema modern tapi tetap with a touch of traditional. Jadi kami masih bisa explore banyak hal tapi tentu tidak melupakan kultur kita sendiri (tetap menggunakan kebaya dan kain).

Untuk mewujudkan acara lamaran yang sesuai dengan konsep juga keinginan kami berdua, kita punya tips yang mungkin bisa kalian terapkan ya para bride-to-be!

  1. Tentukan budget bersama dengan keluarga dan calon pasangan. Lakukan alokasi budget sedari awal kalian memiliki rencana menikah.
  2. Lakukan banyak research, luangkan waktu untuk visit venue dan lihat juga trend apa yang digemari saat ini.
  3. Create mood board! Satukan visimu dan pasangan dari awal. Jadi ketika mencari vendor sudah terkerucut dengan sendirinya, sehingga akan lebih memudahkan dalam mengambil keputusan.

Acara lamaran yang berlangsung di Kembang Goela ini, berjalan lancar sesuai dengan keinginan mereka berdua juga keluarga. Hal tersebut tentu tak lepas dari vendor-vendor pilihan Audia dan Refal yang membantu mereka dalam mewujudkan lamaran yang indah.

Top 3 vendor pilihan Audia dan Refal

  1. Wedding Organizer – Chandani Weddings

Memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga Audia dan Refal bisa dengan mudah untuk bekerja sama merealisasikan acara lamaran ini.

  1. MUA – Sidiyanti

Membuat Audia tampil memukau di hari lamarannya dengan tampilan natural dan flawless.

  1. Photo and videographer – Bootes Photography

Tim fotografer yang dapat diandalkan, juga memberikan hasil foto terbaik di acara istimewa kami berdua.